Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dapur Marhaen PDIP Gak Cuma Makan Gratis, tapi Jadi Ruang Sosial Warga
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dapur Marhaen PDIP Gak Cuma Makan Gratis, tapi Jadi Ruang Sosial Warga

R. Izra
Last updated: April 11, 2026 11:04 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Warga menikmati makan siang gratis melalui program Dapur Marhaen yang digelar PDIP Jateng. (dul)
Warga menikmati makan siang gratis melalui program Dapur Marhaen yang digelar PDIP Jateng. (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di kegiatan Dapur Marhaen yang digelar DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.

Sejak siang, warga mulai berdatangan, ada yang langsung antre tertib, ada juga yang santai duduk dulu sebelum menikmati makanan.

Program makan gratis ini ternyata nggak cuma menarik warga sekitar. Banyak juga orang yang kebetulan lagi beraktivitas di Semarang ikut mampir. Tanpa syarat ribet, siapa pun boleh datang dan langsung makan.

Bacaaja: Dapur Marhaen: dari Makan hingga Urusan Kesehatan, Bikin PDIP Makin Dekat ke Rakyat
Bacaaja: Ari Bersyukur Ada Pengobatan Gratis di Dapur Marhaen: Jadi Tahu Apa yang Harus Diperhatikan

Di tengah keramaian, Pak Jumari (56) terlihat santai sambil ngobrol. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar bagi-bagi makanan.

“Manfaatnya besar banget. Ini membantu masyarakat, terutama yang butuh. Tapi sebenarnya ini untuk semua,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Hal yang paling terasa, kata dia, adalah suasana inklusif. Nggak ada batasan siapa yang boleh ikut, semua diperlakukan sama.

Hal serupa juga dirasakan Ari (42), warga Karang Tempel. Buatnya, dapur umum seperti ini cukup membantu, apalagi di kondisi ekonomi yang nggak selalu stabil.

“Ya bagus, Mas. Kalau ada yang butuh makan, bisa ke sini. Lumayan membantu,” katanya.

Nggak cuma warga lokal, Rona Salafudin (42) yang datang dari Wonogiri juga ikut merasakan manfaatnya. Meski punya urusan lain di Semarang, dia tetap menyempatkan diri mampir.

“Yang penting aman, tertib, dan bisa dirasakan banyak orang,” ujarnya.

Menariknya, Dapur Marhaen bukan cuma soal makan gratis. Di sini, warga bisa saling ketemu, ngobrol, bahkan berbagi cerita tanpa sekat.

Di tengah situasi ekonomi yang kadang nggak pasti, kegiatan sederhana kayak gini justru punya makna besar, ngasih rasa kebersamaan yang nyata.

Singkatnya, Dapur Marhaen bukan cuma soal kenyangin perut, tapi juga rasa kebersamaan antarwarga yang tumbuh dan terjaga. (*)

You Might Also Like

Bank Pasar Semarang Digoyang Kredit Nakal, Negara Rugi Rp5,2 Miliar

Agro Expo 2025: Pertanian di Semarang Nggak Cuma Soal Sawah, tapi Juga Inovasi Kekinian

Dipimpin Puan Maharani, DPR Sahkan RAPBN 2026

Underinvoicing, Hobi Oknum Bea Cukai Bikin Purbaya Muntab hingga Ancam Pembekuan

ESDM Jateng: Lereng Slamet Longsor Karena Hujan Terlalu Niat

TAGGED:dapur marhaenPDI Perjuanganpdipruang sosial
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Warga berkerumun melihat dan membeli produk keramik di Bazar PT Sango Ceramics Indonesia di area pabrik Wonosari, Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (10/4/2026). (bae) Warga Kalap Borong Keramik di Bazar Sango: Mumpung Murah!
Next Article Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo. Dasco Klarifikasi Status Kader Gerindra Bupati Tulungagung: Daftar setelah Menjabat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pemkot Semarang Belum Terapkan WFH

BRIN: Enam Kota/Kab di Jateng Masuk Daftar Paling Maju di Indonesia

Petugas mengevakuasi bangkai kendaraan yang melintang di Jalan Prof Hamka, Silayur, Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (10/4/2026). Truk yang diduga rem blong memicu kecelakaan beruntun, sehingga membuat kemacetan parah di lokasi. (dul)

Silayur Lagi, Silayur Lagi, Agustina: Kesalahan Tata Ruang

Pengurus Kopdes Merah Putih Pekopen menjalankan usaha koperasi dengan menjual saruy-sayuran segar, Kamis (1072025). (humas pemprov)

5.500 Koperasi Baru di Jateng, Jadi Motor Ekonomi atau Sekadar Bangunan Estetik?

Demokratisasi Akses Literasi Hukum Sejak Bangku Sekolah Dasar

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi demokrasi dibungkam.
Politik

Pilkada lewat DPRD Bentuk Kemunduran Demokrasi, Pengamat: Politik Transaksional

Desember 30, 2025
Mardid pecat Xabi Alonso dari kursi pelatih.
Sepak Bola

Alonso Out! Real Madrid Pecat Xabi setelah Kalah dari Barcelona di Final Piala Super Spanyol

Januari 13, 2026
Pendidikan

Bukan Margoyoso, Pemprov Jateng Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken

Februari 10, 2026
Ilustrasi Indonesia.
Info

Penelitian Harvard Nobatkan Indonesia Jadi Negara Paling Bahagia di Dunia! Kok Bisa?

Oktober 13, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dapur Marhaen PDIP Gak Cuma Makan Gratis, tapi Jadi Ruang Sosial Warga
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?