BACAAJA, SEMARANG – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk trailer bermuatan kontainer terjadi di ruas jalan padat kawasan Kota Semarang, Jumat pagi (10/04/2026) sekitar pukul 09.00–09.15 WIB. Insiden ini tidak hanya menyebabkan kerusakan sejumlah kendaraan, tetapi juga sempat melumpuhkan arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Berdasarkan keterangan dua saksi mata, peristiwa bermula saat sebuah truk trailer melaju dari arah Silayur menuju Jalan Prof. Hamka dengan kecepatan tinggi. Truk tersebut diduga mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun.
Dwi (54), pedagang ayam potong yang berada di sekitar lokasi, menuturkan bahwa truk datang dari arah atas dengan laju yang tidak terkendali.
Bacaaja: Sendang Pengasihan & Penguripan, Mata Air Sakral yang Tetap Dijaga Warga Ngaliyan
Bacaaja: Ngeri! Truk Ugal-ugalan Picu Kecelakaan Beruntun di Silayur, Polisi Ungkap Kondisi Korban
“Dari arah atas itu kencang banget, turunnya keras sekali. Terus ada mobil merah keluar dari gang kecil, langsung kesenggol,” ujarnya, Jum’at (10/4/2026).
Benturan pertama terjadi ketika mobil merah yang keluar dari gang tersenggol oleh truk hingga membanting setir ke kanan. Namun, truk tidak berhenti dan terus melaju. Dalam kondisi oleng, kendaraan besar tersebut kemudian menabrak sebuah pick up.

Dwi menambahkan, setelah serangkaian benturan itu, sopir sempat mencoba mengendalikan kendaraan dengan membanting setir, namun justru membuat truk kehilangan keseimbangan.
“Setelah nabrak, dia lari ke sini, terus banting setir. Akhirnya malah oleng dan kontainernya jatuh,” jelasnya.
Akibatnya, kontainer terlepas dan terbalik melintang di badan jalan. Kepala truk mengalami kerusakan cukup parah, sementara salah satu kendaraan yang terlibat terlihat ringsek di bagian samping akibat benturan keras.

Saksi lain, Sugito (61), mengaku berada tidak jauh dari lokasi kejadian dan langsung berinisiatif menolong korban yang tergeletak di jalan. Ia menggambarkan suasana saat itu penuh kepanikan, namun warga sekitar berusaha sigap memberikan pertolongan pertama.
“Saya lihat korban sudah lemas, badannya dingin. Saya sama tentara bantu angkat, dipopong, terus saya kasih minum dan dipijit biar sadar,” kata Sugito.
Menurutnya, korban mengalami luka cukup serius, terutama di bagian tubuh yang diduga mengalami patah tulang. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Sugito juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak sempat menolong korban lain karena kondisi di lapangan cukup kacau dan ia memilih fokus pada satu korban terdekat.
“Yang lain saya tidak lihat jelas, saya fokus yang paling dekat saja, sudah panik,” ujarnya.
Dari hasil observasi di lokasi, terlihat kontainer besar dalam posisi terbalik dan menutup sebagian badan jalan. Material tanah dan puing-puing berserakan di sekitar lokasi, menandakan benturan yang cukup keras.
Sebuah mobil tampak mengalami kerusakan berat di bagian samping dan atap, sementara beberapa kendaraan lain mengalami kerusakan ringan.

Petugas kepolisian bersama dinas terkait langsung melakukan penanganan di lokasi. Sebuah mobil derek dikerahkan untuk mengevakuasi kontainer dan kendaraan yang terlibat. Selain itu, terdapat tiang dan kabel listrik yang terdampak, diduga tersenggol saat kecelakaan berlangsung.
Kemacetan panjang sempat terjadi mengingat lokasi berada di jalur ramai yang dipadati kendaraan roda dua maupun roda empat. Aktivitas warga dan pengendara pun sempat terganggu hingga proses evakuasi selesai.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara mengarah pada faktor kecepatan tinggi serta kemungkinan sopir kehilangan kendali saat melintasi jalan menurun yang padat. (dul)

