BACAAJA, SEMARANG– Duel panas antara PSIS Semarang vs Barito Putera di Stadion Jatidiri, Minggu, (5/4/2026) berakhir pahit buat tuan rumah. Laskar Antasari sukses bawa pulang tiga poin usai menang tipis 1-0.
Gol semata wayang lahir di menit ke-24 lewat sontekan Bayu Pradana. Memanfaatkan celah di lini belakang PSIS, pemain bernomor punggung 13 itu sukses ngecoh kiper Mario Londok.
Baca juga: Hadapi Barito, PSIS Siapkan Strategi Khusus
Ketinggalan satu gol, PSIS langsung coba ngegas. Tekanan demi tekanan dilancarkan, tapi pertahanan Barito tampil disiplin, rapat, rapi, dan susah ditembus.
Jelang turun minum, tensi pertandingan sempat naik. Adu argumen antar pemain beberapa kali terjadi, tapi masih bisa diredam. Skor 1-0 buat Barito bertahan sampai babak pertama selesai.
Pertahanan Solid
Masuk babak kedua, PSIS berusaha bangkit. Tapi alur ceritanya masih sama: serangan mentok di pertahanan lawan. Barito malah sempat nambah gol di menit ke-53. Sayangnya, gol itu dianulir wasit karena offside lebih dulu.
Drama belum berhenti. Menit ke-73, PSIS sempat minta penalti setelah bola menyentuh tangan pemain Barito di kotak terlarang. Tapi wasit cuek, pertandingan lanjut tanpa hadiah penalti.
Baca juga: PSIS Siap Tempur!
Sisa waktu termasuk tambahan 8 menit nggak cukup buat PSIS nyamain skor. Sampai peluit panjang, angka di papan tetap 0-1. Kekalahan ini bikin PSIS tertahan di posisi delapan dengan 19 poin. Sementara Barito Putera makin pede menjaga peluang menuju Super League musim depan.
Main di kandang, peluang ada, tekanan ada… tapi golnya nggak ada. Kadang yang bikin kalah bukan lawan, tapi momen yang nggak berhasil dimanfaatin. (tebe)


