Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tanggul Jebol, Banjir Demak Meluas ke Enam Desa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tanggul Jebol, Banjir Demak Meluas ke Enam Desa

Belum sempat warga napas lega, banjir di Demak malah makin “ngajak rame”. Gara-gara tanggul jebol dan luapan Sungai Tuntang, air terus merangsek masuk ke permukiman. Sekarang, total sudah enam desa terdampak.

T. Budianto
Last updated: April 4, 2026 4:10 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
EVAKUASI WARGA: Personel BPBD Demak bersama relawan melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir akibat meluapnya dan jebolnya tanggul Sungai Tuntang, Jumat (3/4/2026). (Foto: BPBD Demak)
SHARE

BACAAJA, DEMAK- Situasi banjir di Kabupaten Demak makin meluas. Kalau sebelumnya cuma beberapa titik, kini genangan sudah menjalar ke enam desa yang tersebar di tiga kecamatan.

Kepala Pelaksana BPBD Demak, Agus Sukiyono bilang, wilayah paling terdampak ada di Kecamatan Guntur. Di sana, empat desa kena imbas cukup parah: Trimulyo, Sidoarjo, Turitempel, dan Sumberejo.

Yang bikin makin miris, tanggul yang jebol justru ada di wilayah ini. Air dari Sungai Tuntang langsung meluber ke permukiman warga sejak Jumat pagi (3/4). Bahkan, empat rumah di Desa Trimulyo dilaporkan sampai roboh karena posisinya terlalu dekat dengan titik jebol.

Baca juga: Pemprov Jateng Dorong Normalisasi Sungai Tuntang untuk Tangani Banjir Demak-Grobogan

Sementara itu, di Kecamatan Karangtengah, banjir merendam Desa Ploso. Sekitar 150 rumah terdampak dengan total 600 warga harus berjibaku dengan genangan, ditambah dua tempat ibadah yang ikut terendam.

Di Kecamatan Wonosalam, giliran Desa Lempuyangan yang kena imbas. Meski jumlah rumah terdampak masih didata, kondisi di lapangan juga nggak kalah bikin was-was. Tinggi air sendiri bervariasi, mulai dari 20 cm sampai 80 cm. Cukup buat bikin aktivitas warga lumpuh total.

Evakuasi Warga

Tim gabungan pun langsung turun tangan. Evakuasi warga terus dilakukan ke tempat yang lebih aman, termasuk ke balai desa dan kantor kecamatan yang dijadikan titik pengungsian.

Nggak cuma evakuasi, pemerintah juga mulai gerak cepat: dari koordinasi lintas instansi, pendataan kerusakan, sampai distribusi karung untuk penanganan darurat tanggul.

Baca juga: Jalur Semarang – Demak Banjir akibatkan Macet Pantura

Meski begitu, kondisi di beberapa dukuh seperti Solowere dan Solondoko masih jadi perhatian. Debit air masih tinggi, dan tanggul yang jebol di Dukuh Soondoko, Desa Trimulyo, panjangnya diperkirakan mencapai 30 meter.

Airnya sih cuma cari jalan pulang ke laut, tapi jalurnya lewat rumah warga. Yang repot? Ya tetap manusia yang harus “ngalah” sama alam… sambil berharap tanggul berikutnya nggak cuma kuat di rencana. (tebe)

You Might Also Like

Karyawan MBG Dapet THR Enggak Nih…..

Mahesa Jenar Tumbang di Maguwoharjo

Pengakuan Siswa SMAN 6 Semarang: Auto Melek Isu Radikalisme Usai Meet & Greet Densus

Ngebut Belum Jadi, Remaja Keburu Diamankan Polisi Dinihari

Nunggak Puasa Bertahun-tahun, Gimana Cara Bayarnya Biar Tenang?

TAGGED:banjir demak. pemkab demaksungai tuntang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Polda Jateng Bongkar Praktik Oplos Elpiji Subsidi Beromzet Miliaran
Next Article Jelang Paskah, Gereja “Disapu Bersih” Brimob

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Daop 4 Tutup Enam Perlintasan Liar Sepanjang 2026

MATA UANG - Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dolar AS.

Terpuruk! Rupiah Semakin ‘Sujud’ di Kaki Dolar AS, Tembus Rp17.727 per USD

Tanggul Sungai Plumbon Jebol, Huntara Disiapkan

MEMBAHAS DIALEK--Pemerhati bahasa Jawa Semarangan, Hartono Samidjan, menjelaskan ciri khas dialeg Semarang saat ditemui di rumahnya, Kamis (14/5/2026). (bae)

Bahasa Ibu Pelan-pelan Hilang Sejak Digeser Bahasa Indonesia di Sekolah, Dampaknya Terasa!

KECANTIKAN BUKAN SULAP - Praktisi kecantikan dari Immoderma Aesthetics and Wellness Clinic, dr Teddy August, menegaskan bikin glowing wajah yang sehat gak bisa dilakukan secara instan. (dul)

Glowing Instan Bisa Berujung Petaka, dr. Teddy: Gak Segampang Itu, Kecantikan Bukan Sulap

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

PDIP Semarang Buka Posko THR

Maret 12, 2026
Hukum

Mantan Kaprodi Anestesi Undip Dituntut Tiga Tahun Bui Gara-Gara “Iuran Siluman”

September 10, 2025
Presiden Prabowo Subianto bersalaman dengan PM Kanada Mark Carney usai pertemuan bilateral kedua negara di West Block Parliament Hill Ottawa Kanada, Rabu (24/9/2025). Foto: dok. Biro Pers Kepresidenan
Ekonomi

Perjanjian Kemitraan ICA-CEPA Diteken; Kanada Siap Hapus 90,5% Tarif Impor Produk Indonesia

September 25, 2025
Sepak Bola

Jejak Pemilik Nomor 10 Real Madrid Sebelum Era Kylian Mbappe

Juli 23, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tanggul Jebol, Banjir Demak Meluas ke Enam Desa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?