BACAAJA, DEMAK- Situasi banjir di Kabupaten Demak makin meluas. Kalau sebelumnya cuma beberapa titik, kini genangan sudah menjalar ke enam desa yang tersebar di tiga kecamatan.
Kepala Pelaksana BPBD Demak, Agus Sukiyono bilang, wilayah paling terdampak ada di Kecamatan Guntur. Di sana, empat desa kena imbas cukup parah: Trimulyo, Sidoarjo, Turitempel, dan Sumberejo.
Yang bikin makin miris, tanggul yang jebol justru ada di wilayah ini. Air dari Sungai Tuntang langsung meluber ke permukiman warga sejak Jumat pagi (3/4). Bahkan, empat rumah di Desa Trimulyo dilaporkan sampai roboh karena posisinya terlalu dekat dengan titik jebol.
Baca juga: Pemprov Jateng Dorong Normalisasi Sungai Tuntang untuk Tangani Banjir Demak-Grobogan
Sementara itu, di Kecamatan Karangtengah, banjir merendam Desa Ploso. Sekitar 150 rumah terdampak dengan total 600 warga harus berjibaku dengan genangan, ditambah dua tempat ibadah yang ikut terendam.
Di Kecamatan Wonosalam, giliran Desa Lempuyangan yang kena imbas. Meski jumlah rumah terdampak masih didata, kondisi di lapangan juga nggak kalah bikin was-was. Tinggi air sendiri bervariasi, mulai dari 20 cm sampai 80 cm. Cukup buat bikin aktivitas warga lumpuh total.
Evakuasi Warga
Tim gabungan pun langsung turun tangan. Evakuasi warga terus dilakukan ke tempat yang lebih aman, termasuk ke balai desa dan kantor kecamatan yang dijadikan titik pengungsian.
Nggak cuma evakuasi, pemerintah juga mulai gerak cepat: dari koordinasi lintas instansi, pendataan kerusakan, sampai distribusi karung untuk penanganan darurat tanggul.
Baca juga: Jalur Semarang – Demak Banjir akibatkan Macet Pantura
Meski begitu, kondisi di beberapa dukuh seperti Solowere dan Solondoko masih jadi perhatian. Debit air masih tinggi, dan tanggul yang jebol di Dukuh Soondoko, Desa Trimulyo, panjangnya diperkirakan mencapai 30 meter.
Airnya sih cuma cari jalan pulang ke laut, tapi jalurnya lewat rumah warga. Yang repot? Ya tetap manusia yang harus “ngalah” sama alam… sambil berharap tanggul berikutnya nggak cuma kuat di rencana. (tebe)

