Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Guru Nggak Cuma Ngajar, Tapi Juga “Nahan” Medsos
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Guru Nggak Cuma Ngajar, Tapi Juga “Nahan” Medsos

Di era scroll tanpa henti, jadi guru sekarang nggak cukup cuma pegang buku. Harus siap juga “ngimbangin” dunia digital yang makin liar, biar murid nggak kebawa arus.

T. Budianto
Last updated: April 2, 2026 10:05 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
HALALBIHALAL PENDIDIK: Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin menghadiri acara halalbihalal keluarga besar guru dan tenaga kependidikan se-Kecamatan Ngaliyan di Kampus UIN Walisongo, Semarang, Kamis (2/4/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Suasana hangat Halalbihalal di Kecamatan Ngaliyan jadi momen refleksi bareng soal dunia pendidikan yang makin kompleks. Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin hadir langsung dan ngasih pesan yang cukup “relate” dengan kondisi sekarang: guru harus siap hadapi tantangan digital.

Acara yang digelar di UIN Walisongo ini nggak cuma jadi ajang silaturahmi pasca Lebaran, tapi juga ruang diskusi soal peran guru di tengah gempuran teknologi.

Iswar bilang, Halalbhalal bukan sekadar tradisi tahunan. Lebih dari itu, ini jadi cara buat memperkuat hubungan antar manusia setelah sebulan penuh fokus ibadah. “Ini momen buat mempererat kebersamaan,” ujarnya.

Baca juga: 2026, Status Honorer Guru Semarang Resmi Tamat

Di balik suasana santai, ada isu serius yang disorot: pengaruh media sosial ke  generasi muda yang makin besar. Menurut Iswar, peran guru sekarang udah “naik level”. Nggak cuma ngajar di kelas, tapi juga jadi penjaga nilai dan karakter siswa.

“Jangan sampai anak-anak kita kehilangan jati diri,” tegasnya. Artinya, guru dituntut nggak gaptek, tapi juga nggak boleh kehilangan arah dalam mendidik. Iswar juga mendorong para pendidik buat adaptif dengan teknologi.

Pendidikan Karakter

Tapi catatannya jelas: kecakapan digital harus tetap seimbang sama pendidikan karakter. Karena kalau cuma pintar teknologi tanpa arah, hasilnya ya… bisa kebablasan.

Selain itu, momen ini juga dimanfaatkan buat memperkuat sinergi antar guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan di wilayah Ngaliyan. Menurut Iswar, pembangunan pendidikan nggak bisa jalan sendiri, harus bareng-bareng. “Fondasi kuat itu kebersamaan,” katanya.

Baca juga: Ribuan Guru, Marbot, hingga Perawat Jenazah Kini Dapat Bisyarah dari Pemkot Semarang

Acara ini pun dihadiri banyak tenaga pendidik dan berlangsung dengan suasana akrab, jadi bukti kalau komunikasi dan kolaborasi masih jadi “senjata utama” di dunia pendidikan.

Di zaman anak bisa lebih cepat update tren daripada update tugas, guru memang harus ikut melek digital. Tapi kalau semuanya diserahkan ke teknologi, jangan heran nanti yang ngajarin karakter… malah algoritma. (tebe)

You Might Also Like

Sapu Bersih Leg 2, Timnas Voli Juarai SEA V League 2025

Terus Bertambah, Korban Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi Jadi 16 Orang

Yellow Fun Walk: Cara Santai Wakil Ketua DPRD Jateng Ajakin Warga Hidup Sehat

Audit Abal-abal Bikin Ibu Pisah dari Bayinya, Pengacara Bella Ungkap Buktinya

Beda Sikap! China Tolak Keras Dewan Perdamaian Trump, Indonesia Manut Amerika

TAGGED:headlineiswar aminuddinuin walisongowakil wali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article April, Semarang Disulap Jadi “Arena Nasional”, Dari Balap Sampai Padel
Next Article MTQ 2026 Bukan Cuma Ngaji, Tapi Juga “Panggung Cuan” UMKM Jateng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Dari Lahan Nganggur, Lapas Purwodadi Panen 100 Kilo Terong

TEMBAK - Ilustrasi penembakan menggunakan senjata api (senpi) laras pendek/pistol.

Joget Berujung Letusan, Cafe Palembang Mendadak Jadi Lokasi Mencekam

Fotokopi KTP Mendadak Bikin Deg-degan, Bisa Dipidana?

Kabinet Prabowo Tumbang Bergiliran, Rumah Sakit Jadi Tempat Singgah Mendadak

Bukan Cuma Nama, Jurusan Teknik Kini Ikut Ganti Wajah Resmi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Laut Lagi Ngambek, Nelayan Rehat Dulu

Januari 10, 2026
Ilustrasi keindahan Bali.
Tumbuh

Bali Kehilangan Mahkota! Phu Quoc Pulau di Vietnam Dinobatkan Jadi yang Terindah di Asia

Oktober 12, 2025
Sepak Bola

Liga 4 Jateng Panas: Suporter Turun ke Lapangan, Panitia Kena Lempar Batu

Februari 5, 2026
ilustrasi sekolah daring di rumah.
Pendidikan

Pemerintah Wacanakan Belajar Di Rumah Untuk Anak Sekolah, Nasib MBG Nih?

Maret 24, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Guru Nggak Cuma Ngajar, Tapi Juga “Nahan” Medsos
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?