Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kamu Harus Tahu! AC Bikin Sejuk Ruangan, tapi Bikin Lingkungan Makin Panas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tumbuh

Kamu Harus Tahu! AC Bikin Sejuk Ruangan, tapi Bikin Lingkungan Makin Panas

R. Izra
Last updated: Maret 30, 2026 10:27 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi penggunaan AC untuk mendinginkan ruangan.
Ilustrasi penggunaan AC untuk mendinginkan ruangan.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Di tengah cuaca yang terasa makin panas, banyak orang memilih solusi instan: mendinginkan rumah dengan pendingin ruangan atau AC.

Namun di balik kenyamanan itu, ada dampak yang sering diabaikan. Lingkungan sekitar justru ikut menanggung “panas” yang ditinggalkan.

Pakar lingkungan dari Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), Prof. Rita Dwi Ratnani, menilai kebiasaan ini tidak lepas dari sikap manusia yang cenderung egois. Fokus pada kenyamanan pribadi, tapi abai pada dampak bersama.

Bacaaja: Banjir Lereng Muria Bukan Takdir Ilahi, Walhi Sorot Krisis Lingkungan
Bacaaja: Sindir Pejabat yang Lalai Urus Lingkungan, MUI Dukung Seruan Taubatan Nasuha

“AC itu kan sebenarnya salah satu penyebab lingkungan ini semakin panas,” kritiknya saat dimintai komentar BacaAja.

Menurut dia, penggunaan AC, apalagi dalam jumlah banyak justru memperparah suhu lingkungan. Apalagi jika dalam satu rumah terdapat beberapa unit yang digunakan sekaligus.

“Ada yang satu rumah bisa punya empat sampai lima AC, itu akhirnya membuat suhu di luar juga ikut naik,” jelasnya.

Kondisi ini makin diperparah oleh minimnya ruang hijau. Tanpa pepohonan, panas tidak terserap dan langsung dilepas ke udara.

Akibatnya, suhu lingkungan terus meningkat. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa memperburuk pemanasan yang dirasakan masyarakat.

“Kalau tidak ada tanaman, panas langsung ke atmosfer. Dampaknya bisa makin luas,” katanya.

Ia juga mengaitkan fenomena ini dengan pola pembangunan perumahan yang kurang ramah lingkungan. Banyak pengembang, terutama skala kecil, dinilai hanya mengejar harga murah tanpa memikirkan kenyamanan alami.

“Pengembang kecil itu sering asal bangun, asal laku, sesuai budget. Tapi tidak mempertimbangkan lingkungan,” ujarnya.

Padahal, menurut dia, rumah tetap bisa dibuat sejuk tanpa bergantung penuh pada AC. Kuncinya ada pada desain dan keberadaan ruang hijau.

Ia bahkan mendorong adanya pembatasan penggunaan pendingin ruangan. Bukan melarang, tapi agar penggunaannya tidak berlebihan.

“Pendingin di dalam rumah itu harusnya juga diberi aturan. Jangan terlalu banyak,” tegasnya.

Selain berdampak pada suhu, penggunaan AC juga berpengaruh pada konsumsi energi listrik. Semakin banyak digunakan, semakin besar pula energi yang dibutuhkan.

“AC itu bukan hanya soal panas, tapi juga pemborosan energi listrik. Dampaknya tidak hanya sekarang, tapi juga ke depan,” jelasnya.

Sebagai solusi, ia menyarankan konsep hunian yang lebih ramah lingkungan. Misalnya, memperbaiki sirkulasi udara, meninggikan bangunan, dan menanam pohon di sekitar rumah.

Jika tidak memungkinkan setiap rumah memiliki pohon, setidaknya ada penghijauan di tingkat lingkungan. Dengan begitu, kesejukan bisa tercipta secara alami.

“Kalau satu rumah tidak bisa, ya minimal satu gang ada tanaman. Yang penting desainnya memang memikirkan penghijauan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kenyamanan tidak harus dicapai dengan cara instan yang berdampak buruk. Menjaga keseimbangan lingkungan justru jadi kunci agar hidup tetap nyaman dalam jangka panjang. (bae)

You Might Also Like

Bukan Cuma Buang Sampah, TPA Jatibarang Bakal Hasilin Listrik!

Teknologi Ngebut, SDM Kedodoran: Indonesia Rawan PHK Massal di Era AI

Salut, Warga Bedono Terus Tanam Mangrove Demi Lindungi Pesisir

Kuliah di Tengah Masa Pidana,12 WBP Lapas Purwokerto Wisuda Teologi

Banyak Negara Ramai-ramai Tolak Data Center, AI di Persimpangan Jalan?

TAGGED:acair conditionerlingkunganpanaspemanasan globalsejuk
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Rupanya Begini Rasanya Menjadi Pasangan Muda yang Baru Menikah
Next Article Coach Andri: “Gas Terus, Tapi Jangan Lupa Rem!”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sahoun Purwokerto, Langka tapi Rasanya Nampol

Soto Sangka, Warung Tua yang Masih Ngangenin

Benarkah Kantor Bikin Wajah Cepat Tua?

Makam Elite Etruria 2.700 Tahun Terkuak

Batik Tak Harus Kuno, Asal Tekniknya Tetap Batik

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi pelaku teror yang berafiliasi pada jaringan teroris.
Tumbuh

Orang Tua Hati-hati, Anak Sedang Dalam Fase Ini Jadi Sasaran Empuk Jaringan Terorisme

Januari 3, 2026
Ilustrasi colokan listrik.
Tumbuh

Ngecas Tanpa Kabel, Tanpa Colokan: Finlandia Bikin Listrik Bisa ‘Terbang’ di Udara Kayak Wifi

Januari 8, 2026
CEO Google dan Alphabet, Sundar Pichai.
Tumbuh

Bos Google Bilang Investasi AI Sudah Lebay dan Irasional, tapi . . .

November 28, 2025
Tumbuh

Pertamina Ngebut Cari Energi Alternatif: Nggak Mau Bergantung Terus

April 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kamu Harus Tahu! AC Bikin Sejuk Ruangan, tapi Bikin Lingkungan Makin Panas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?