Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Banjir di Tembalang, Pemkot Perkuat Tanggul Kali Babon
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Banjir di Tembalang, Pemkot Perkuat Tanggul Kali Babon

Hujan deras semalaman lagi-lagi bikin Semarang “deg-degan”. Beberapa titik di Tembalang kebanjiran, tapi kali ini Pemkot nggak tinggal diam. Dari atur pintu air sampai perkuat tanggul, semuanya langsung dikerjain biar air nggak makin liar.

T. Budianto
Last updated: Maret 26, 2026 7:46 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PERKUAT TANGGUL: Sejumlah petugas DPU Kota Semarang memperkuat tanggul Kali Babon untuk mencegah limpasan air, Kamis (26/3/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemkot Semarang langsung tancap gas merespons banjir yang kembali melanda wilayah Tembalang usai hujan ekstrem, Rabu (25/3/2026) malam hingga Kamis (26/3/2026) dini hari.

Fokus utama penanganan ada di Kali Babon, yang tanggulnya kini diperkuat untuk mencegah luapan susulan. Sejumlah wilayah terdampak antara lain Rowosari, Meteseh, Sumberejo, Grand Permata Tembalang, hingga Dinar Indah. Kawasan ini memang dikenal rawan kalau hujan deras datang tanpa jeda.

Baca juga: Semarang Atas Terus Dibangun: Lahan Resapan Pelan-pelan Hilang, Banjir Selalu Datang

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyebut, langkah cepat langsung diambil lewat koordinasi teknis dengan pihak terkait. Salah satunya mengatur aliran air dari Bendung Pucanggading.

“Pintu air diarahkan ke Banjir Kanal Timur supaya  tekanan air di hulu bisa ditekan,” jelasnya. Strategi ini terbukti cukup efektif. Debit air yang mengarah ke wilayah hulu bisa dikurangi, sehingga genangan di Meteseh dan Rowosari nggak separah kejadian sebelumnya.

Nggak cuma itu, Pemkot juga langsung bergerak di lapangan dengan memperkuat tanggul darurat di titik-titik kritis. Sandbag dan kisdam dipasang buat nahan air, apalagi cuaca masih belum bisa diprediksi sepenuhnya.

Di sisi lain, ada kendala yang nggak bisa dihindari. Beberapa perumahan baru yang terdampak ternyata belum diserahterimakan ke pemerintah, jadi masih jadi tanggung jawab pengembang. Artinya, penanganan permanen di kawasan itu belum bisa dilakukan penuh oleh Pemkot.

Langkah Darurat

Meski begitu, langkah darurat tetap jalan. Mulai dari bersihin lumpur sisa banjir, siaga personel, sampai nyiapin logistik untuk kondisi terburuk. Banjir kali ini juga jadi pengingat kalau persoalan klasik Semarang ini belum sepenuhnya selesai.

Sebelumnya, awal Maret 2026, wilayah Mangkang dan Tlogosari juga sempat terdampak akibat hujan tinggi dan infrastruktur yang bermasalah.

Ke depan, Pemkot menegaskan bakal terus memperkuat sistem pengendalian banjir secara menyeluruh, dari hulu sampai hilir. Termasuk mendorong pengembang segera menuntaskan kewajiban infrastruktur dasar.

Baca juga: Banjir yang Naik Kelas: Alarm Keras untuk Tata Ruang Kota Semarang

“Kami akan terus siaga dan bergerak cepat,” tegas Agustina. Saat ini, pemantauan cuaca dan debit air juga terus dilakukan, dengan personel disiagakan di titik rawan.

Di Semarang, hujan deras itu udah kayak “tes rutin”, bukan cuma buat warga, tapi juga buat tanggul dan sistem drainase. Bedanya sekarang, Pemkot lagi berusaha biar tiap hujan nggak selalu berujung jadi episode banjir berikutnya. (tebe)

You Might Also Like

Gus Baha Bongkar Dzikir Langit Full, Malaikat Sampai Ngeluh Capek Nyatet Pahalanya

IHSG Rontok! Dua Hari Berturut Kena Trading Halt, Ekonomi Indonesia Bakal Ambruk?

Kota Semarang Jadi Proyek Percontohan Program Ruang Bersama Indonesia

DPR Desak Dunia Bertanggung Jawab, Prajurit RI Gugur di Misi Damai

Semarang Harus Siap Kalau Langit Lagi “Bad Mood”

TAGGED:agustina wilujengbanjir tembalangpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 18,3 Persen Anak di Jateng Alami Pelecehan di Internet
Next Article Pelayanan Samsat di Jateng tetap optimal setelah libur lebaran 2026. Habis Lebaran Layanan Samsat Jateng Tetap Lancar: Cepat, Ramah, Nggak Ribet

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BELLA MENANGIS--Terpidana kasus penggelapan, Bella Puspita Sari menangis teringat anaknya usai sidang PK di pengadilan, Senin (11/5/2026). (bae)

Jerit Tangis Bella di PN Semarang, Sudah Lama Terpisah dari Bayinya: “Saya Pengen Pulang!”

Pemprov Fokus Benahi Jalur Logistik Laut

Anindya Bakrie Apresiasi Iklim Investasi Jateng

Pemkot Perketat Pengawasan Jalur Silayur

Jateng Mau Jadi Rumah Besar Investasi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Libur Panjang Datang, Jateng Bersiap Diserbu 7,8 Juta Pelancong

Desember 15, 2025
Pesawat berjejer di landasan Bandara Ahmad Yani Semarang. (ist)
Info

Mengintip Kesiapan Bandara Ahmad Yani Layani Penumpang Mudik Lebaran

Maret 12, 2026
Hukum

Dari Ejekan Jadi Petaka, Duel Siswa SMP Berujung Duka

April 8, 2026
Daerah

Bangun Rumah Nempel Jalan? Siap-Siap ‘Disentil’ Perda Baru Jateng

April 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Banjir di Tembalang, Pemkot Perkuat Tanggul Kali Babon
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?