Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tetap Ramai Meski Ada Larangan, Pancuran 13 Guci Diserbu Wisatawan di Libur Lebaran
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Plesir

Tetap Ramai Meski Ada Larangan, Pancuran 13 Guci Diserbu Wisatawan di Libur Lebaran

R. Izra
Last updated: Maret 26, 2026 2:58 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Wisatawan memadati area Pancuran 13, Guci, Kabupaten Tegal.
Wisatawan memadati area Pancuran 13, Guci, Kabupaten Tegal.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Libur Lebaran memang selalu identik dengan jalan-jalan. Tapi di balik ramainya tempat wisata, ada juga cerita soal pengunjung yang tetap datang meski sudah ada larangan. Itu yang terjadi di Pancuran 13, Objek Wisata Guci, pada libur lebaran 2026.

Sejak H+3 lebaran, kawasan ini sudah dipenuhi orang. Padahal, statusnya masih ditutup karena kondisi pasca-banjir bandang belum benar-benar pulih. Tapi kenyataannya, banyak pengunjung tetap masuk, bahkan ikut berendam di pancuran darurat.

Pemandangan di lokasi terasa campur aduk. Di satu sisi, orang-orang terlihat santai menikmati air panas, tertawa bareng keluarga, seolah tidak ada masalah. Tapi di sisi lain, kondisi tempatnya sendiri masih jauh dari aman. Akses menuju pancuran saja masih pakai jembatan seadanya dari bambu dan kayu.

Bacaaja: Guci Kembali Dilanda Banjir Bandang: Kali Ini Lebih Parah, Tiga Jembatan Putus
Bacaaja: Giliran Wisata Guci Mendadak Luluh Lantak, Begini Gambarannya

Larangan sebenarnya sudah jelas terpampang di beberapa titik. Tapi ya begitu, tidak semua orang menggubris. Selama masih bisa masuk, pengunjung tetap berdatangan.

Iis Trisnawati (38), wisatawan asali Bumi Jawa, Tegal, mengaku cukup kaget melihat kondisi sekarang. Ia bilang suasananya sudah jauh berubah dibanding beberapa tahun lalu.

“pancuran 13 yang sempat porak poranda Sudah di pakai lagi menggunakan palaron ” katanya. Saat di konfirmasi Via WA. Selasa (24/03/2026).

Yang menarik, di tengah kondisi seperti ini, pedagang justru mulai ramai berdatangan. Jajanan, minuman, sampai oleh-oleh khas Guci dijajakan di sekitar lokasi. Suasananya jadi seperti pasar dadakan yang ikut hidup karena kerumunan wisatawan.

Dari pihak pengelola sendiri, sebenarnya sudah menegaskan bahwa Pancuran 13 masih belum boleh digunakan. Keputusan itu juga hasil koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam, yang mempertimbangkan faktor keselamatan.

Tapi membatasi pengunjung di momen libur Lebaran memang bukan perkara mudah. Akhirnya, pengelola hanya bisa mengimbau agar wisatawan tidak berlama-lama di area tersebut.

Padahal, ada pilihan yang lebih aman. Pengunjung bisa menggunakan pemandian air panas tertutup yang sudah disediakan dan gratis. Sayangnya, banyak yang tetap memilih pancuran alami karena dianggap lebih seru dan “asli”.

Cerita ini jadi gambaran sederhana. kadang, keinginan untuk menikmati liburan bisa mengalahkan rasa waspada. Padahal, di tempat seperti ini, sedikit lengah saja bisa berisiko. (dul)

You Might Also Like

Dari Panggung ke Kera: Cara Semarang Bikin Tradisi Tetap ‘Hidup’

Jejak Sejarah Taman Lele Semarang: dari Kisah Perang Jawa hingga Jadi Kampung Wisata

Nyepi Ketemu Lebaran, Takbiran Gimana Dong Nanti?

Taman Garot Jadi Spot Healing Murah Warga Lamper Kidul

Maaf Lebaran Lewat Chat, Cukup Nggak Sih Sebenarnya?

TAGGED:gucilebaranpancuran 13tegalwisata guci
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tugu Muda yang menjadi simbol perjuangan rakyat Semarang dalam peristiwa Pertempuran Lima Hari di Semarang. (ist) Beragam Spot Wisata Sejarah di Semarang, Jangan Lupa Kunjungi Little Netherlands
Next Article ilustrasi sekolah daring di rumah. Belum Dimulai Sudah Dibatalkan! Pemerintah Gak Jadi Berlakukan Sekolah Daring

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Anindya Bakrie Apresiasi Iklim Investasi Jateng

Pemkot Perketat Pengawasan Jalur Silayur

Jateng Mau Jadi Rumah Besar Investasi

PRODI BARU--Petinggi Unwahas bersama Menteri ESDM mengenakan helm proyek saat meresmikan prodi pertambangan. (ist)

Unwahas Buka Prodi Teknik Pertambangan Pertama di Jateng, Siap Cetak Bos Tambang!

DAMPINGI KLIEN--Pengacara Setiawan (dua dari kiri) mendampingi kliennya, Bella, mengajukan PK di pengadilan, Senin (11/5/2026). (bae)

Audit Abal-abal Bikin Ibu Pisah dari Bayinya, Pengacara Bella Ungkap Buktinya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi penumpang bersiap naik gerbong kereta api di Stasin Tawang Semarang.
Ekonomi

16.000 Tiket Kereta Mudik Lebaran Sudah Terjual, KAI Daop 4 Ungkap Tanggal Favorit

Februari 5, 2026
Plesir

Saat Kota Makin Panas, Taman Sudirman Cocok Jadi Jujugan

Januari 6, 2026
Plesir

Bingung Bukber di Magelang? Tempat Asyik Ini Layak Dicoba

Maret 13, 2026
Tugu Muda yang menjadi simbol perjuangan rakyat Semarang dalam peristiwa Pertempuran Lima Hari di Semarang. (ist)
Plesir

Beragam Spot Wisata Sejarah di Semarang, Jangan Lupa Kunjungi Little Netherlands

Maret 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tetap Ramai Meski Ada Larangan, Pancuran 13 Guci Diserbu Wisatawan di Libur Lebaran
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?