BACAAJA, SEMARANG- Tim Gegana Satbrimob Polda Jawa Tengah turun langsung buat “beresin” bahan peledak yang nyasar ke permukiman warga. Aksi ini berlangsung Minggu (22/3/2026) pagi di Lapangan Tembak Kodam IV/Diponegoro, Tembalang, Semarang.
Barang yang dimusnahkan bukan kaleng-kaleng, black powder seberat 0,5 kilogram. Bahan ini sebelumnya diamankan dari sisa petasan yang ikut terbang bareng balon udara. Nahasnya, benda itu malah jatuh di atap rumah warga di Kramas, Tembalang, sehari sebelumnya.
Baca juga: Polda Jateng Bongkar Praktik Oplosan Gas Melon di Semarang
Dipimpin Ipda Agus Santoso, tim Gegana langsung gercep melakukan disposal alias pemusnahan. Metodenya? Dibakar alias burning, sesuai SOP biar nggak ada kejutan tak diundang. Prosesnya berlangsung sekitar dua jam dan dipastikan aman, tanpa insiden.
Sejumlah aparat juga ikut mantau di lokasi, mulai dari Kapolsek Tembalang Kompol Kristiyastuti Handayani, Wakapolsek AKP Suharno, sampai jajaran fungsional lainnya. Intinya, pengamanan full team, nggak ada celah buat risiko.
Rrespons Cepat
Kapolsek Tembalang bilang, langkah ini jadi bentuk respons cepat biar nggak ada potensi bahaya lanjutan. Soalnya, bahan kayak gini kalau dibiarkan, bisa jadi ancaman serius buat warga sekitar.
Ia juga ngasih warning buat masyarakat: balon udara + petasan itu bukan kombinasi lucu. Justru berbahaya dan bisa berujung petaka. Kalau nemu benda mencurigakan, apalagi yang diduga bahan peledak, warga diminta nggak sok jadi pahlawan. Langsung lapor ke polisi biar ditangani yang ahli.
Kadang yang niatnya “biar viral di langit”, malah hampir bikin berita duka di darat. Untung kali ini belum telat. (tebe)


