Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Usai Lebaran, Jateng Siap Gas Bangun Dry Port
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Usai Lebaran, Jateng Siap Gas Bangun Dry Port

Bayangin punya banyak barang tapi “garasi”-nya sempit, ujung-ujungnya numpang ke tetangga. Kira-kira itu yang lagi dialami logistik Jateng sekarang. Solusinya? Upgrade pelabuhan dan bikin “garasi baru” bernama dry port.

T. Budianto
Last updated: Maret 17, 2026 6:12 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BERTEMU DIRUT PELINDO: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi bertemu dengan Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar di Taman Mini Indonesia Indah, Senin (16/3/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Rencana ngebut revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas dan pembangunan dry port di Batang bakal mulai digas setelah Lebaran 2026. Hal ini dibahas dalam pertemuan antara Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, dengan Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi di Taman Mini Indonesia Indah, Senin (16/3/2026).

Topiknya nggak jauh dari satu hal: gimana caranya logistik Jateng nggak lagi “numpang lewat” daerah lain. Menurut Muchtasyar, pertumbuhan kawasan industri di Jateng makin ngebut. Tapi sayangnya, infrastruktur logistiknya belum sepenuhnya ngimbangin.

Baca juga: Gubernur Jateng Luthfi Minta Revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Dikebut

“Banyak kawasan industri, jadi kita perlu solusi baru seperti dry port di sekitar industrial estate,” jelasnya. Dry port ini nantinya bakal jadi titik bongkar muat alternatif, semacam pelabuhan versi darat yang bisa bantu distribusi barang tanpa harus numpuk di pelabuhan utama.

Rencananya, setelah Lebaran, Pelindo bakal langsung bentuk tim khusus buat ngebut proyek ini. Nggak cuma dry port, pengelolaan pelabuhan juga bakal di-upgrade biar lebih maksimal.

Di sisi lain, Ahmad Luthfi menyambut rencana ini dengan cukup optimististis. Soalnya, selama ini Jateng sebenarnya punya potensi besar dalam pergerakan kontainer, tapi belum dimaksimalkan.

Kapasitas Terbatas

Faktanya, sebagian besar kontainer dari Jateng justru dikirim lewat Jakarta dan Surabaya. Dari wilayah sendiri? Cuma sekitar 30 persen. Masalah utamanya ada di kapasitas. Pelabuhan Tanjung Emas dinilai belum cukup kuat menopang lonjakan logistik dari kawasan industri yang terus tumbuh.

Akibatnya, banyak pelaku industri yang “terpaksa” kirim barang lewat kota lain. Lebih jauh, lebih mahal, dan jelas kurang efisien. “Kalau pelabuhan tidak cukup, ya harus ada alternatif seperti dry port,” tegas Luthfi.

Baca juga: Luthfi Ngebut Kembangkan Pelabuhan, Target Dongkrak Ekonomi Jateng Lewat Logistik

Rencana pembangunan dry port sendiri sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya, konsep ini juga sudah dibahas bareng PT Kereta Api Indonesia untuk konektivitas distribusi.

Salah satu lokasi yang dilirik adalah kawasan industri Batang, yang nantinya bisa terkoneksi dengan dry port lain di Kendal. Kalau ini kejadian, distribusi logistik di Jateng bisa jauh lebih cepat dan rapi.

Karena di dunia logistik, masalahnya kadang bukan kurang barang, tapi kurang tempat. Dan selama “garasi” masih sempit, jangan heran kalau barang sendiri malah lebih sering jalan-jalan ke kota sebelah. (tebe)

You Might Also Like

Padhang, Jurus Pemprov Buru Hoaks

Hari Jadi ke-479 Semarang, Kesenjangan Ekonomi Masih Mengintai

Ngopi Diplomatik di Jakarta: Brunei Diajak Lirik Jateng

Beda Partai Bukan Alasan Beda Arah, Luthfi Ajak Semua Kubu Bangun Jateng

Menimbang Keadilan Upah di Tengah Pertumbuhan Ekonomi

TAGGED:dry portpelindopemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Cek Pos Mudik, Kapolrestabes Semarang: Polisi Harus Terasa, Bukan Sekadar Ada
Next Article WADUK MENGERING: Dampak kemarau panjang di Waduk Botok, Kedawung, Sragen, Jateng beberapa waktu lalu. (Foto: Ist) BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih “Kering dari Biasanya”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KASUS TPPU--Tim jaksa penuntut umum (sisi kiri) mengikuti sidang kasus TPPU dengan terdakwa Gus Yazid (kemeja hijau), di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Jaksa Tak Terima Gus Yazid Dihukum Ringan Setahun Bui, Nyatakan Banding

Siswa SLB Blitar Pingsan, Diduga Tahan Sakit Keracunan MBG

Influenza A Naik, Begini Bedanya dengan Covid-19

Ilustrasi judi online (judol).

Bansos Dicoret Gegara Judol, Dinsos DIY Buka Sanggahan

Glucowrap, Sandal Pintar Mahasiswa UGM Pantau Kaki Diabetesi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Penanganan Longsor Ungaran Ditarget Rampung Seminggu

Februari 17, 2026
Ekonomi

Rokok Ilegal Bikin Dompet Negara Tipis

Oktober 23, 2025
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Ekonomi

Trump Turunkan Tarif Bea Masuk Jadi 19 Persen untuk Indonesia, Siapa Untung Siapa Buntung?

Juli 17, 2025
Ekonomi

Jateng Target Pembangunan Dry Port Rampung Dua Tahun

Agustus 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Usai Lebaran, Jateng Siap Gas Bangun Dry Port
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?