BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng mengapresiasi keterlibatan perusahaan swasta dalam membantu kelancaran program mudik gratis pada momen Lebaran 2026. Apresiasi tersebut disampaikan Sekda Jateng, Sumarno saat menghadiri acara pelepasan program Mudik Bareng Warmindo di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (16/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Sumarno menyampaikan terima kasih kepada pihak swasta yang turut memfasilitasi para perantau untuk pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.
Salah satu perusahaan yang mendapat apresiasi adalah PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Area Semarang yang memberikan kesempatan mudik gratis kepada para pengusaha Warmindo yang menjadi mitranya.
Baca juga: Mudik Gratis Jateng 2026 Siap Diluncurkan
Para mitra tersebut difasilitasi pulang kampung menuju Kuningan, Jawa Barat. “Kami mewakili Pemprov Jateng menyampaikan terima kasih, karena Indofood memfasilitasi teman-teman mitranya untuk bisa mudik dengan mudah, dan tentu saja mengedepankan keselamatan,” ujar Sumarno.
Ia berharap kemitraan antara perusahaan besar dan pelaku usaha kecil seperti Warmindo bisa semakin kuat ke depan. Menurutnya, para pengusaha Warmindo merupakan bagian dari sektor UMKM yang perlu terus mendapatkan dukungan dari perusahaan besar.“Harapannya ke depan support yang diberikan kepada UMKM bisa lebih besar lagi,” tambahnya.
Sementara itu, Sales Manager Area Semarang dari PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Agus Wahono mengatakan, program Mudik Bersama Indomie merupakan bentuk apresiasi kepada mitra Warmindo yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan bisnis perusahaan.
Difasilitasi Perusahaan
Ia menjelaskan, pada tahun 2026 ini perusahaan memfasilitasi perjalanan mudik bagi lebih dari 11.300 pengusaha Warmindo beserta keluarganya di berbagai wilayah di Indonesia. “Secara keseluruhan ada 195 armada bus yang diberangkatkan dari berbagai titik seperti Jabodetabek, Semarang, Yogyakarta, Bandung, Surabaya hingga Malang,” jelasnya.
Untuk keberangkatan dari kantor Gubernur Jateng sendiri, terdapat 576 pemudik yang diberangkatkan menggunakan sebelas armada bus. Agus menambahkan, para pengusaha Warmindo bukan sekadar mitra usaha, tetapi sudah dianggap sebagai bagian dari keluarga besar Indomie. “Senyum Bapak Ibu yang akan kembali berkumpul dengan keluarga di kampung halaman menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” katanya.
Baca juga: Mudik Gratis Pemprov, 346 Bus dan 17 Kereta Siap Antar Pemudik ke Kampung Halaman
Salah satu perwakilan pemudik, Babe Karsa mengaku bersyukur mendapatkan kesempatan mudik gratis tersebut. Ia merupakan warga Jabar yang selama ini mencari nafkah di Jateng. “Alhamdulillah saya bisa mencari nafkah di Semarang dan sekarang juga bisa pulang kampung,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan Umam, pengusaha Warmindo yang sudah 12 tahun merantau di Jawa Tengah. Saat ini ia mengelola lima Warmindo yang berada di Salatiga dan Kota Semarang. Menurutnya, program mudik gratis ini sangat membantu para perantau. “Lumayan sekali, bisa meringankan karena gratis,” katanya.
Di sisi lain, Pemprov Jateng juga menyelenggarakan Program Mudik Gratis 2026 dengan tema “Mudik Gampang Balik Tenang.” Dalam program tersebut, Pemprov Jateng bersama 35 pemerintah kabupaten/kota, BUMD, dan berbagai instansi memberangkatkan total 348 armada bus.
Rinciannya, 325 bus dari Jakarta yang mengangkut sekitar 16.186 pemudik, serta 23 bus dari Bandung dengan jumlah pemudik 1.133 orang. Selain bus, mudik gratis juga disiapkan melalui jalur kereta api dengan kuota sekitar 1.288 kursi, yang rencananya akan dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Tengah pada Selasa (17/3/2026).
Di balik ribuan mangkuk mi yang tiap hari mengepul di Warmindo, ternyata ada cerita panjang para perantau yang bekerja jauh dari rumah. Dan setidaknya sekali setahun, lewat bus mudik gratis, mereka bisa menukar apron dapur dengan tiket pulang, menuju satu tempat yang selalu jadi tujuan akhir: kampung halaman. (tebe)


