Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gagal Bersinar di Australia, Rafael Struick Tinggalkan Brisbane Roar dan Tambah Daftar Pemain Timnas Indonesia Tanpa Klub
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Olahraga

Gagal Bersinar di Australia, Rafael Struick Tinggalkan Brisbane Roar dan Tambah Daftar Pemain Timnas Indonesia Tanpa Klub

Kini sorotan pun kembali pada manajemen karier dan stabilitas klub para pemain Timnas Indonesia. Apakah Struick akan segera mendapat klub baru? Dan mampukah para pemain lain mempertahankan tempat di level kompetitif? Waktu akan menjawab.

Nugroho P.
Last updated: Mei 29, 2025 5:13 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Rafael Struick
SHARE

NARAKITA, JAKARTA – Panggung sepak bola Australia harus kehilangan satu nama dari skuad Timnas Indonesia. Brisbane Roar resmi melepas Rafael Struick, penyerang muda berusia 22 tahun, pada Selasa, 27 Mei 2025. Pengumuman mengejutkan ini muncul melalui akun Instagram resmi klub, mengakhiri kisah singkat sang pemain di Negeri Kanguru.

Tanpa embel-embel perpanjangan kontrak, klub menyampaikan salam perpisahan kepada Struick. “Brisbane Roar ingin mengonfirmasi kepergian Rafael Struick, yang meninggalkan klub setelah berakhir kontraknya,” tulis pernyataan klub. Langkah ini sekaligus menandai akhir dari petualangan Rafael di A-League yang kurang mengesankan.

Kontrak Rafael sejatinya masih tercatat aktif hingga 30 Juni 2025, sebagaimana tertera dalam data situs Transfermarkt. Namun, keputusan klub mengindikasikan pemutusan lebih awal dari masa kerja yang seharusnya. “Semua orang di Brisbane Roar mengucapkan terima kasih kepada Rafael atas kontribusinya musim ini dan mendoakan kesuksesan untuknya di masa depan,” bunyi lanjutan pernyataan klub.

Rafael Struick sendiri datang ke Brisbane Roar dari ADO Den Haag pada 16 September 2024. Namun, perjalanan kariernya di klub berjuluk The Lions itu terbilang singkat dan minim sorotan. Dari total 10 pertandingan yang dijalaninya, delapan kali ia hanya masuk sebagai pemain pengganti.

Dalam catatan menit bermain, Struick hanya mendapat total waktu 239 menit selama satu musim. Ia pun hanya mampu mencetak satu gol, sebuah angka yang kurang memuaskan untuk pemain di lini depan.

Situasi ini menambah daftar pemain Timnas Indonesia yang kini menyandang status tanpa klub. Sebelum Struick, nama-nama seperti Shayne Pattynama, Thom Haye, dan Kevin Diks lebih dulu dilepas oleh klub masing-masing — KAS Eupen, Almere City, dan FC Copenhagen.

Pelepasan Rafael menyoroti fenomena baru di Timnas Indonesia: gelombang pemain yang kehilangan klub menjelang tahun krusial menuju turnamen internasional. Situasi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pelatih Shin Tae-yong dalam menyiapkan tim.

Di tengah daftar yang terus bertambah, nasib kontrak beberapa pemain Timnas Indonesia juga berada di ujung tanduk. Jordi Amat dan Justin Hubner dilaporkan akan segera mengakhiri kontrak masing-masing dengan Johor Darul Takzim dan Wolverhampton Wanderers.

Di sisi lain, beberapa nama yang tak masuk daftar pemanggilan Timnas terbaru juga berada dalam situasi serupa. Saddil Ramdani (Sabah FC), Muhammad Ferarri (Persija Jakarta), Elkan Baggott (Ipswich Town), dan Ronaldo Kwateh (Muangthong United) berada di ambang habis kontrak.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan minimnya stabilitas klub bagi para pemain tim nasional. Tanpa klub yang mendukung performa mereka di level domestik, sulit bagi para pemain untuk menunjukkan kualitas saat dipanggil ke timnas.

Rafael Struick sendiri masih punya waktu untuk mencari pelabuhan baru. Usianya yang masih muda menjadi modal penting jika ia ingin membangun ulang kariernya. Banyak yang berharap ia bisa menemukan klub yang memberi kepercayaan dan menit bermain lebih besar.

Pihak federasi sepak bola Indonesia (PSSI) sejauh ini belum memberikan tanggapan mengenai tren pemain tanpa klub ini. Namun, langkah antisipasi tentu diperlukan demi menjaga kekuatan tim nasional jelang kompetisi penting.

Berikut daftar terbaru pemain Timnas Indonesia yang kini tanpa klub:

  • Shayne Pattynama (ex-KAS Eupen)

  • Thom Haye (ex-Almere City)

  • Kevin Diks (ex-FC Copenhagen)

  • Rafael Struick (ex-Brisbane Roar)

Pemain yang segera habis kontraknya:

  • Jordi Amat (Johor Darul Takzim), kontrak berakhir Mei 2025

  • Justin Hubner (Wolverhampton Wanderers), kontrak berakhir Juni 2025

Pemain lain berstatus rawan tanpa klub:

  • Saddil Ramdani (Sabah FC)

  • Muhammad Ferarri (Persija Jakarta)

  • Elkan Baggott (Ipswich Town)

  • Ronaldo Kwateh (Muangthong United)

Kini sorotan pun kembali pada manajemen karier dan stabilitas klub para pemain Timnas Indonesia. Apakah Struick akan segera mendapat klub baru? Dan mampukah para pemain lain mempertahankan tempat di level kompetitif? Waktu akan menjawab.

You Might Also Like

Asia Auto Login Penonton! 16 Besar Piala Dunia 2026 Resmi Lengkap

Jateng Bidik Empat Besar PON

Misi Kas Hartadi: Selamatkan PSIS!

Kebumen vs Magelang, Perebutkan Tiket Terakhir ke Perempat Final Soekarno Cup 2025

Tiket Timnas Vs China Ludes Terjual Dalam Waktu 6 Jam

TAGGED:Brisbane RoarRafael StruickTimnastimnas indonesia
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 79.8 Ribu Pendaftar Gagal Masuk Undip Lewat UTBK SNBT 2025
Next Article Sidak Warga Asing, Imigrasi Semarang Temukan WNA Malaysia yang Overstay

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas. (grafis/wayu)

Kronologi Mobil KH Anwar Zahid Kecelakaan di Bojonegoro, Dihantam Truk Trailer saat Menuju Banjarnegara

DEMO--Massa dari kelompok Pati Ora Sepele (POS) berorasi meminta koruptor dihukum berat. (bae)

Bakal Rame Terus Nih Sidang Sudewo, Dikawal Fans dan Haters sampai Vonis

Desa yang Diminta Mandiri, Tetapi Dikunci dari Luar

Jateng Banjir Wisatawan, Diserbu 30,95 Juta Orang Plesiran dalam Tiga Bulan

Ilustrasi polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP.) (grafis/wayu)

Kasus Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, Keluarga Curigai Hal Ini

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Nilai Pasar Timnas Indonesia vs China: Siapa Lebih Mahal?

Mei 24, 2025
Sepak Bola

PSIS Kunci Skuad: Thaufan-Kristof Jadi Puzzle Terakhir

Februari 8, 2026
Timnas Indonesia cetak sejarah setelah kalahkan Honduras 2-1.
Sepak Bola

Timnas Indonesia Cetak Sejarah di Piala Dunia U17, Kalahkan Honduras

November 11, 2025
PSG juara Liga Champions setelah menghajar Inter Milan dengan skor 5-0. Namun, pesta juara PSG membawa petaka dengan menelan dua korban jiwa.
Sepak Bola

Rusuh Pesta Juara PSG Telan 2 Korban Jiwa, 559 Suporter Ditangkap

Juni 1, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gagal Bersinar di Australia, Rafael Struick Tinggalkan Brisbane Roar dan Tambah Daftar Pemain Timnas Indonesia Tanpa Klub
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?