Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kapan Sidang Isbat Digelar? Ini Jadwalnya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kapan Sidang Isbat Digelar? Ini Jadwalnya

Tahun ini sidang penentuan Idul Fitri 1447 Hijriah dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026. Waktu pelaksanaannya bertepatan dengan 29 Ramadhan dalam kalender Hijriah. Momen tersebut biasanya jadi penentu kapan umat Islam di Indonesia merayakan hari raya.

Nugroho P.
Last updated: Maret 14, 2026 8:53 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Tahun ini sidang penentuan Idul Fitri 1447 Hijriah dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026. Waktu pelaksanaannya bertepatan dengan 29 Ramadhan dalam kalender Hijriah. Momen tersebut biasanya jadi penentu kapan umat Islam di Indonesia merayakan hari raya.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Momen Lebaran selalu ditunggu umat Muslim setelah sebulan penuh menjalani puasa Ramadhan. Namun sebelum hari kemenangan tiba, pemerintah lebih dulu menggelar sidang isbat untuk menentukan tanggal resmi Idul Fitri. Agenda ini rutin digelar setiap tahun oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Tahun ini sidang penentuan Idul Fitri 1447 Hijriah dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026. Waktu pelaksanaannya bertepatan dengan 29 Ramadhan dalam kalender Hijriah. Momen tersebut biasanya jadi penentu kapan umat Islam di Indonesia merayakan hari raya.

Sidang isbat rencananya digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, kantor pusat Kementerian Agama di Jakarta. Agenda akan dimulai sekitar pukul 16.00 WIB. Sejumlah perwakilan lembaga dan organisasi Islam dijadwalkan ikut hadir dalam forum ini.

Direktur Jenderal Bimas Islam, Abu Rokhmad, menyebut seluruh persiapan sudah disiapkan dengan matang. Mulai dari data astronomi hingga kesiapan teknis pengamatan hilal. Semua itu dilakukan agar keputusan yang diambil benar-benar akurat.

Ia menjelaskan sidang isbat selalu menggabungkan dua pendekatan sekaligus. Pertama melalui perhitungan astronomi atau hisab. Kedua melalui pengamatan langsung bulan sabit muda atau rukyatul hilal.

Data rukyat nantinya dikumpulkan dari puluhan titik pemantauan di berbagai wilayah Indonesia. Hasil pengamatan itu kemudian diverifikasi bersama data hisab. Setelah itu barulah dilakukan sidang penentuan secara tertutup.

Proses sidang sendiri biasanya melewati beberapa tahapan. Dimulai dari pemaparan ilmiah posisi hilal oleh para ahli falak. Setelah itu dilanjutkan dengan pembahasan laporan pengamatan hilal dari berbagai daerah.

Tahap berikutnya adalah sidang isbat tertutup yang dihadiri para ulama dan perwakilan lembaga terkait. Dalam forum itu semua data dibahas sebelum keputusan diambil. Hasilnya kemudian diumumkan kepada publik.

Pengumuman resmi biasanya disampaikan langsung oleh Menteri Agama melalui konferensi pers. Momen ini selalu ditunggu masyarakat karena menjadi penentu resmi hari raya di Indonesia. Dari situ masyarakat akhirnya mengetahui kapan 1 Syawal dimulai.

Jika melihat kalender Hijriah nasional, Idul Fitri 1447 H diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Perkiraan ini juga tercantum dalam Surat Keputusan Bersama tiga menteri tentang hari libur nasional. Namun tanggal tersebut masih bersifat prediksi.

Keputusan final tetap menunggu hasil sidang isbat. Jika hilal sudah terlihat pada 29 Ramadhan, maka Lebaran bisa jatuh lebih cepat. Sebaliknya jika belum terlihat, maka puasa akan digenapkan menjadi 30 hari.

Di sisi lain, organisasi Islam Muhammadiyah sudah lebih dulu menetapkan jadwal Idul Fitri. Keputusan tersebut tercantum dalam maklumat resmi yang dikeluarkan oleh pimpinan pusat organisasi tersebut. Penetapan itu menggunakan metode hisab.

Dalam keputusan tersebut, warga Muhammadiyah diperkirakan merayakan Lebaran pada Jumat, 20 Maret 2026. Artinya perayaan hari raya berpotensi berlangsung sehari lebih awal dibanding prediksi pemerintah. Hal ini memang kerap terjadi di beberapa tahun tertentu.

Perbedaan itu muncul karena metode penentuan awal bulan Hijriah yang digunakan tidak sama. Muhammadiyah menggunakan sistem hisab hakiki wujudul hilal. Metode ini mengandalkan perhitungan astronomi secara matematis.

Sementara pemerintah menggunakan metode kombinasi hisab dan rukyat. Sistem ini menggabungkan perhitungan ilmiah dengan pengamatan langsung hilal di lapangan. Pendekatan tersebut mengikuti kriteria MABIMS yang dipakai beberapa negara Asia Tenggara.

Walau begitu, perbedaan tanggal Lebaran bukan hal baru di Indonesia. Masyarakat biasanya tetap menjalani ibadah dengan penuh khidmat sesuai keyakinan masing-masing. Yang terpenting adalah semangat merayakan kemenangan setelah Ramadhan.

Karena itu sidang isbat selalu menjadi momen penting setiap menjelang akhir puasa. Selain menentukan tanggal Lebaran, sidang ini juga menjadi simbol kebersamaan umat Islam di Indonesia. Semua pihak berkumpul untuk mencari keputusan terbaik.

Apapun hasilnya nanti, masyarakat hanya tinggal menunggu pengumuman resmi pemerintah. Begitu keputusan diumumkan, suasana Lebaran biasanya langsung terasa. Persiapan mudik, takbir, hingga sholat Idul Fitri pun mulai dipersiapkan. (*)

You Might Also Like

PSIS Pulang Bawa Satu Poin

Mangrove untuk Daratan yang Terus Mundur

Solo Punya Logo Baru di Usia ke-281, Respati Gandeng ISI: Biar Nggak Ada Unsur Subjektif

Cerita Vanisa Sritex: 19 Tahun Mengabdi, Kini Terpaksa Hidup Serabutan

Pembinaan Atlet Terancam Akibat Permenpora No.14/2024

TAGGED:idul fitrikapan idul fitrilebaransidang isbat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wakil Kepala BGN Kena Prank Pas Sidak, Ternyata Dapur MBG di Dekat Kandang Sapi
Next Article GAJI - Ilustrasi uang rupiah sebagai gaji bulanan. Sudah Tahu Sejarah THR? Ternyata Begini..

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla yang akrab disapa JK (tengah). (dul)

Ancaman Kekeringan Mengintai, JK Kerahkan PMI Genjot Distribusi Air Bersih

Ilustrasi petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Anomali! Cerita Perwira Polisi Pegawai KPK Peras Tersangka Korupsi Bupati Pemalang

Guys.. Nyamuk Jantan Baik, yang Hisap Darah Nyamuk Betina

Prabowo Bidik Indonesia Bebas Gunung Sampah

Isu Santet Berujung Maut, Lansia Tewas Dipukul

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah Jateng, Zulkifli saat menjelaskan kinerja setahun Luthfi-Yasin. (ist)
Info

Jateng Mau Jadi Pusat Industri atau Lumbung Pangan? Mana yang Dikorbankan, Biar Publik Menilai

Februari 28, 2026
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, paparin konsep JTAB yang bisa bikin petani naik kelas, jadi pemain bukan penonton.
Ekonomi

JTAB: Cara Baru Bikin Petani Naik Kelas, akan Dibuka di 35 Kabupaten/Kota di Jateng

Oktober 9, 2025
Sepak Bola

Piala U-13 Semarang Jadi Jalan Ninja ke Sepak Bola Profesional

April 27, 2026
Ketua Golkar Jateng M Saleh meraih gelar doktor bidang hukum dari Universitas Islam Sultan Agung, Sabtu (14/2/2026). Disertasinya terkait keadilan ekologis PSN menuai apresiasi.
Pendidikan

Disertasi Saleh Terkait Keadlian Ekologis PSN Tuai Apresiasi Akademisi

Februari 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kapan Sidang Isbat Digelar? Ini Jadwalnya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?