Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tarawih di Balik Jeruji, Agustina: “Selalu Ada Kesempatan Perbaiki Diri”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tarawih di Balik Jeruji, Agustina: “Selalu Ada Kesempatan Perbaiki Diri”

Ramadan memang sering disebut bulan penuh ampunan. Tapi di Lapas Perempuan Kelas IIA Bulu Semarang, malam itu terasa sedikit berbeda. Ada tarawih bareng, obrolan hangat, sampai hadiah ratusan Alquran. Intinya sederhana: meski berada di balik tembok penjara, harapan tetap boleh tumbuh.

T. Budianto
Last updated: Maret 10, 2026 8:03 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SAMBUTAN WALI KOTA: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti memberikan sambutan pada acara buka bersama dan tarawih keliling di Lapas Perempuan Kelas IIA Bulu Semarang, Minggu (8/3/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Suasana malam di Lapas Perempuan Kelas IIA Bulu Semarang terasa lebih hangat dari biasanya, Minggu (8/3/2026). Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti datang bersilaturahmi lewat agenda Tarawih Keliling sekaligus membagikan 300 mushaf Alquran kepada warga binaan.

Kunjungan itu bukan sekadar agenda seremonial Ramadan. Bagi Agustina, momen ini jadi cara sederhana untuk mengingatkan bahwa setiap orang selalu punya kesempatan memperbaiki hidup, kapan pun dan di mana pun.

“Ramadan selalu membawa pesan yang sama. Setiap manusia punya kesempatan untuk memperbaiki diri, menata ulang langkah, dan membuka lembaran hidup yang lebih baik,” ujar Agustina di hadapan warga binaan.

Di sela kegiatan, Agustina juga menyempatkan diri melihat berbagai program pembinaan yang ada di lapas. Mulai dari urban farming, pelatihan membuat roti, sampai salon kecantikan yang dikelola warga binaan.

Menurutnya, program seperti itu bukan sekadar aktivitas pengisi waktu, tapi bisa menjadi bekal penting ketika para warga binaan kembali ke masyarakat. Ia bahkan mendorong para warga binaan untuk tidak takut bermimpi lagi setelah bebas nanti.

Apresiasi Petugas

“Manfaatkan waktu di sini untuk mencari bekal. Kalau sudah punya keterampilan, nanti di luar bisa jadi entrepreneur,” katanya memberi semangat. Tak hanya menyapa warga binaan, Agustina juga memberi apresiasi kepada para petugas lapas yang dinilainya menjalankan tugas dengan penuh empati.

Menurutnya, petugas lapas sering kali bukan hanya bekerja secara administratif, tetapi juga menjadi tempat curhat dan sandaran bagi warga binaan yang sedang menghadapi masa sulit. “Sering kali mereka bukan hanya petugas, tapi juga pendengar cerita bagi mereka yang sedang rapuh. Ini bukan sekadar pekerjaan, tapi peran kemanusiaan yang sangat mulia,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Bulu Semarang, Ade Agustina menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemkot Semarang terhadap pembinaan warga binaan. Ia mengatakan, suasana kebersamaan dan toleransi di lingkungan lapas terus dijaga sebagai bagian dari proses pembinaan yang lebih humanis.

“Perlindungan terhadap perempuan dan anak sangat penting. Karena itu kami membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik warga binaan maupun pegawai,” ujarnya.

Melalui kegiatan tarawih keliling ini, Pemkot Semarang berharap Ramadan bisa menjadi ruang refleksi, mempererat silaturahmi, sekaligus menyalakan kembali harapan bagi siapa pun yang sedang berusaha memperbaiki hidup.

Kadang hidup memang memberi “pause” yang tak diinginkan. Tapi Ramadan seolah mengingatkan satu hal: bahkan di balik jeruji, manusia masih punya kesempatan menekan tombol reset. (tebe)

You Might Also Like

Mudik Aman, Wisata Nyaman: Parakan-Dieng Resmi Mulus

Pemprov Jateng Siapkan Satgas PHK

Besok Minggu Jalanan Semarang Disulap Jadi Panggung Budaya

Habis Lebaran Layanan Samsat Jateng Tetap Lancar: Cepat, Ramah, Nggak Ribet

Wali Kota Ajak ASN Patungan Bantu Warga Rentan

TAGGED:agustina wilujengheadlinelapas perempuan bulumtq nasional 2026pemkot semarangpemprov jatengtarling pemkot semarangwagub jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pembukaan MTQ Nasional 2026 Diminta Tonjolkan Kearifan Lokal
Next Article Salah satu lahan di bsb yang dulu penuh dengan pohon sekarang menjadi perumahan selasa (10/3/2026). (dul) Kawasan Atas Berubah Jadi Hutan Beton, Warga Semarang Khawatir Tambah Sering Kebanjiran

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Langit Madinah Berduka, Jemaah Tegal Tutup Perjalanan

Saat Tubuh Berbalik Arah, Autoimun Makin Dekat

Duka Lebanon Menggema, Rico Gugur Dunia Ikut Menoleh

Rudy Bilang Kabar Gelap Menutup Cerah Kaltim

Batuk Tak Pergi, Paru Bisa Kirim Alarm Dini

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi SPPG Polda Bali.
Info

Kronologi SPPG Polda Bali Lumpuh hingga Akhirnya Ngegas Lagi

Oktober 15, 2025
Hukum

KPK Tanggapi Kabar OTT Bupati Pati Sudewo, Jubir: Kami akan Sampaikan

Januari 19, 2026
Daerah

Bulog Jateng Siap Serap Beras Lokal

Januari 26, 2026
Info

Dulu Kayak Jalur Offroad, Sekarang Mulus: Warga Sragen Kini Bisa Bernapas Lega

Maret 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tarawih di Balik Jeruji, Agustina: “Selalu Ada Kesempatan Perbaiki Diri”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?