Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemprov Serahkan 36 Hunian Tetap untuk Warga Banjarnegara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Pemprov Serahkan 36 Hunian Tetap untuk Warga Banjarnegara

Bertahun-tahun dihantui tanah bergerak, warga Dusun Bawang, Desa Aribaya, Kecamatan Pagentan, Banjarnegara akhirnya bisa tarik napas lega. Ramadan kali ini beda: bukan lagi waswas nunggu retakan melebar, tapi sibuk beberes rumah baru. Kunci sudah di tangan, sertifikat juga aman.

T. Budianto
Last updated: Februari 24, 2026 4:42 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
TERIMA RUMAH: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi bersama Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana mendampingi salah satu warga terdampak tanah gerak Dusun Bawang melihat rumah hunian tetap, Senin (23/2/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, BANJARNEGARA- Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, resmi menyerahkan 36 unit rumah hunian tetap kepada warga terdampak tanah gerak di Dusun Bawang, Desa Aribaya, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara, Senin (23/2/2026).

Bukan cuma rumah, warga juga langsung menerima sertifikat tanah yang sah. Artinya, bisa langsung ditempati tanpa drama administrasi. “Senang atau tidak? Masih ingat rumah dulu? Tidak usah ingat yang dulu karena sudah bahaya. Yang penting puasa dan Lebaran ini tinggal di rumah baru, gratis, tidak bayar. Semoga berkah,” ujar Luthfi di lokasi relokasi.

Baca juga: Banjarnegara di Atas Lereng Rapuh: Saatnya Serius Mengelola Ekosistem Sebelum Longsor Kembali Menelan Korban

Relokasi ini jadi bukti kolaborasi antara Pemprov Jateng, Pemkab Banjarnegara, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Pemkab menyiapkan lahan, Pemprov membantu pembangunan rumah, sementara sertifikat tanah diproses agar warga punya kepastian hukum.

Menurut Luthfi, Jateng termasuk wilayah yang rawan bencana. Karena itu, penanganan tak boleh setengah-setengah. “Harus komprehensif. Masyarakat jangan sampai merasa ditinggalkan. Pejabatnya juga harus menyertai,” tegasnya.

Sebanyak 36 rumah ini dibangun dengan teknologi Ruspin, rumah instan sederhana sehat yang dikenal tahan gempa, pembangunannya cepat, dan lebih efisien. Cocok untuk wilayah rawan pergerakan tanah seperti Banjarnegara.

Proses Relokasi

Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana menyebut, proses relokasi memang sudah berjalan sejak 2022. Namun percepatan terjadi hingga akhirnya kunci bisa diserahkan tahun ini.

“Terima kasih kepada Gubernur dan jajaran Pemprov Jateng. Sekarang sudah diserahkan ke warga,” katanya. Ke depan, pemerintah daerah juga akan melengkapi fasilitas umum seperti akses jalan, musala, listrik, hingga air bersih.

Untuk pembangunan musala, bantuan akan datang dari Baznas setempat. Total relokasi terdampak tanah gerak di Banjarnegara mencapai 80 unit rumah, dan 36 unit ini menjadi tahap terakhir.

Baca juga: Ratusan Warga Terdampak Tanah Gerak Sirampog Direlokasi

Salah satu penerima manfaat, Yanto (62), mengaku tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Rumah lamanya sudah nyaris roboh dan tak lagi aman ditempati bersama istri dan anaknya. “Terima kasih banget. Dulu rumah sudah mau roboh. Sekarang lebih bagus, langsung dapat sertifikat juga. Senang sekali,” ujarnya.

Dari rasa cemas tiap musim hujan, kini berganti harapan baru di rumah yang lebih kokoh. Karena bagi warga Dusun Bawang, bantuan ini bukan sekadar bangunan berdinding semen, tapi kepastian bahwa keselamatan bukan lagi sekadar janji, melainkan alamat baru yang benar-benar bisa ditinggali. (tebe)

You Might Also Like

Petani Tebu Blora Tak Mau Panennya Berakhir Jadi Cerita

Bandara Ahmad Yani Kini Dilengkapi Penunjuk Digital

Ribuan Runners Serbu Merbabu Sky Run 2025, Rutenya Bikin Lupa Capek!

Sebelas Event Wisata Jateng Masuk KEN 2026

Proyek Giant Sea Wall Pantura Dimulai

TAGGED:pemkab banjarnegarapemprov jatengtanah gerak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Andri Minta Pemain Tetap Fokus
Next Article Bank Pasar Semarang Digoyang Kredit Nakal, Negara Rugi Rp5,2 Miliar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gowes Sambil Menikmati Hidden Gem Kaki Lawu, 600 Pesepeda Serbu Tour de Surakarta 2026

Mendagri Bongkar Celah Calo Haji, Biometrik Jadi Andalan

Kompolnas Sentil Polres Cilegon, 19 Siswa Kena Gas Air Mata

Rumah Dinas Jadi Markas Judol, DPR Soroti Disiplin TNI

Ketuk Pintu Langit, 550 Orang Minta Hujan di Banjarnegara

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Klaten mewakili Bupati KLaten Hamenang saat sosialisasi penggunaan Trap Barrier System pada lahan tanam padi. Foto: dok/humas
Daerah

Inovatif! Petani Klaten Usir Tikus Pakai TBS, Panen Padi Aman Lagi

September 20, 2025
Info

Masuk Musim Kemarau, Luthfi Cek Embung dan Irigasi

April 9, 2026
Daerah

DPRD Kota Semarang Minta Lubang Jalan Segera Diperbaiki

Maret 12, 2026
Info

Saat Ribuan Warga Klaten Bilang “Siap Lepas dari Bansos”

Juni 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemprov Serahkan 36 Hunian Tetap untuk Warga Banjarnegara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?