Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Satu Tahun Agustina-Iswar: Sukses Ubah Sampah Jadi Cuan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Satu Tahun Agustina-Iswar: Sukses Ubah Sampah Jadi Cuan

Satu tahun itu sebentar, tapi kalau kerjanya ngebut, hasilnya bisa kelihatan banget. Genap setahun duet Agustina-Iswar pegang kemudi Semarang, vibes kotanya berubah. Lebih bersih? Iya. Lebih hijau? Banget. Warganya makin sejahtera? Angkanya yang ngomong.

T. Budianto
Last updated: Februari 23, 2026 3:59 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KANTUNG SAMPAH: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng membagikan kantung pilah sampah saat peringatan Hari Peduli Sampah Nasional atau HPSN tingkat Kota Semarang di TPS Pudak Payung, Sabtu (21/2/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Genap setahun Agustina Wilujeng Pramestuti bersama wakilnya, Iswar Aminuddin, memimpin Ibu Kota Jawa Tengah. Alih-alih cuma seremoni, tahun pertama ini justru jadi panggung pembuktian.

Melalui program “Semarang Bersih”: Pemkot berupaya mengubah mindset warga. Sampah dipilah, dikelola lalu dijual. Ekonomi sirkular jalan. Bank sampah yang dulu cuma ratusan, sekarang menjamur.

Tercatat pada 2024 ada 664 unit melonjak hingga 857 unit aktif dengan total 1.705,7 ton sampah terkelola. Dari jumlah tersebut, 1.080 ton dikelola bersama PKK. Perputaran uang tembus Rp1,89 miliar. Sampah jadi duit, dan duitnya masuk ke warga.

Baca juga: Agustina Ajak Warga Ngurus Sampah Bareng

Lewat gerakan “ASN Wegah Nyampah”, pegawai Pemkot berhasil mengurangi 4,3 ton sampah per hari dari aktivitas kantor. Bukan cuma imbauan, tapi teladan. Sarana kebersihan juga digenjot. Kontainer sampah naik dari 418 jadi 454 unit

TPS dari 200 jadi 237 unit, TPS3R bertambah jadi 26 unit. IPAL domestik kini ada 4 titik, termasuk di Taman RBRA Abdurrahman Saleh dan kawasan Hamka, Ngaliyan. Artinya, bukan cuma bersih di permukaan, tapi limbahnya juga ditangani.

Gerakan Penghijauan

Di tengah isu krisis iklim, Semarang nggak mau ketinggalan berbuat sesuatu. Sedikitnya 16,58 hektare lahan dihijaukan dan 46.510 bibit pohon ditanam.  Tiga taman baru berdiri, yakni Taman RBRA Abdurrahman Saleh, Taman Garoot dan Taman Dinar Mas Meteseh.

Revitalisasi taman menyentuh dua taman yakni Telaga Bodas dan Jalan Bougenville Raya Sendangmulyo. Taman sekarang bukan cuma pelengkap kota, tapi ruang kumpul, tempat anak main, tempat keluarga healing murah meriah.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng saat press conference setahun pemerintahannya, Jumat (20/2/2026), mengatakan, memasuki tahun kedua pihaknya tetap injak pedal gas.

Sejumlah program dicanangkan, salah satunya menekan penggunaan plastik dan menggantikannya dengan produk yang ramah lingkungan hingga menukar botol plastik dengan bibit saat Car Free Day.

Baca juga: MBG Bikin Sampah Kian Menumpuk, Pemprov Jateng Akui Banyak Makanan Terbuang Sia-sia

Program lainnya, aplikasi ASN Wegah Nyampah dikaitkan dengan penilaian kinerja, target 1.468 bank sampah aktif, membangun IPAL TPA Jatibarang Tahap 1 hingga menambah 17 hektare penghijauan dan menanam 50.000 bibit pohon.

Sejumlah taman baru juga siap dibangun, dari Sampangan sampai Panggung Lor.  “Pembangunan itu soal keseimbangan. Ekonomi tumbuh, lingkungan tetap terjaga,” tegas Agustina. Setahun ini nunjukin satu hal: kota nggak bisa maju sendirian. Pemerintah gerak, warga ikut. PKK turun tangan, ASN kasih contoh.

Dan mungkin ini yang paling relevan buat zaman sekarang: Di saat banyak kota sibuk debat wacana, Semarang justru sibuk nimbang sampah lalu mengubahnya jadi cuan. Kadang solusi itu bukan yang ribet dan mahal. Cukup mulai dari rumah. Dari tempat sampah. (tebe)

You Might Also Like

Menang 1-0, Tapi Bukan Skor yang Dicari PSIS

Batik Pegon Difabel Kebumen Tembus Panggung Dunia

Bupati Fahmi Ngotot, Alun-Alun Bukan Lapak Jualan

Pimpin Kurvei Pasar Gedhe Solo, Respati Sorot Buruknya Manajemen Sampah

Kontingen Jateng Siap Berlaga di Pornas Korpri 2025, Sekda: Main Jujur dan Sportif!

TAGGED:headlinepeduli sampahpemkot semarangsetahun agustina-iswar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Iuran BPJS Harus Naik, Negara Nggak Kuat Lagi?
Next Article Ramadan Datang, Kurma Dipilih Makin Penuh Pertimbangan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Secuil Cerita dari Sebuah Museum di Kota Lama Semarang

Berbagi Itu Indah, Bergibah Itu Nirfaedah

Puasa Bedug Dulu Dicengin, Kata Buya Yahya Keren

Mokel Itu Apa Sih? Istilah Puasa Diam-Diam

Menko PMK yang juga Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Ealah, Cak Imin Setujui Iuran BPJS Naik Lagi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

PSIS Mulai Borong Pemain Berpengalaman

Desember 4, 2025
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto. (bae)
Hukum

Rasain! AKBP Basuki Dipecat Gara-gara Main Perempuan, Imbas Kematian Dosen Untag

Desember 4, 2025
Nasional

Tamu dari Beijing Datang, Puan Curhat Soal Banjir & Drama Dunia

Desember 3, 2025
Hukum

Kacau Nih, Pejabat Klaten Bancakan Duit Sewa Plasa

Desember 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Satu Tahun Agustina-Iswar: Sukses Ubah Sampah Jadi Cuan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?