Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dari Gang Desa Benang Rajut Nyebrang Sampai Luar Negeri
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Dari Gang Desa Benang Rajut Nyebrang Sampai Luar Negeri

Pesanannya datang dari berbagai kota di Jawa Tengah, dari Sragen, Semarang, Purbalingga sampai Purwokerto. Beberapa paket bahkan udah mendarat di Singapura dan Malaysia

Nugroho P.
Last updated: Februari 17, 2026 10:37 am
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Warga Banjarnegara mampu tembus luar negeri dengan karya rajutnya.
SHARE

DI SEBUAH  sudut Desa Karangjambe, Kecamatan Wanadadi, Banjarnegara, benang warna-warni tiap hari muter di tangan Rahmawati Nurul Layli. Awalnya cuma buat ngisi waktu, sekarang malah jadi ladang cuan.

Yang dulu sekadar hobi santai sore, berubah jadi usaha handmade serius. Produk rajutannya pelan-pelan jalan jauh, bahkan sampai lintas negara.

Layli ngerjain sendiri sebagian besar pesanan. Mulai dari dompet, tas, topi, gantungan kunci, sampai cover siwak yang cukup unik.

“Awalnya cuma iseng rajut biar nggak gabut, lama-lama banyak yang pesan,” cerita Layli. Dari situ dia mutusin buat seriusin.

Pemasarannya nggak cuma lewat tetangga atau kenalan. Ia jualan online juga, jadi jangkauannya makin luas.

Pesanannya datang dari berbagai kota di Jawa Tengah, dari Sragen, Semarang, Purbalingga sampai Purwokerto. Beberapa paket bahkan udah mendarat di Singapura dan Malaysia.

Selain rajutan, Layli juga nerima pesanan buket dan parsel. Ada juga seserahan mahar custom sesuai request pembeli.

“Harganya mulai lima ribuan sampai ratusan ribu tergantung tingkat ribetnya,” katanya santai.

Dalam sebulan, omzetnya rata-rata sekitar tiga juta rupiah. Nominal yang cukup buat bantu kebutuhan rumah.

“Lumayan banget buat nambah pemasukan keluarga,” tambahnya.

Buat Layli, rajutan bukan cuma barang jualan. Itu jadi bukti kalau kreativitas desa bisa punya panggung sendiri.

Nggak harus dari kota besar buat dikenal luas. Yang penting konsisten dan sabar ngerjain.

Kepala Desa Karangjambe, Susilo Jatmiko, ikut bangga lihat warganya berkembang. Menurutnya potensi kerajinan di kampungnya memang banyak.

“Rajutan ini salah satu contoh warga bisa bikin peluang ekonomi sendiri,” ujarnya.

Di desa itu juga ada pembuat buket, mainan kayu, sampai alat tangkap ikan tradisional. Semua tumbuh dari keterampilan tangan.

“Kerajinan seperti ini bukan cuma jaga kreativitas, tapi juga bantu penghasilan keluarga,” jelasnya.

Cerita Layli nunjukin usaha besar nggak selalu lahir dari modal besar. Kadang cuma dari benang, jarum, dan ketelatenan. (*)

You Might Also Like

Mengenal RS Samsoe Hidajat, Rumah Sakit Swasta Semarang dengan Layanan Lengkap

Cadangan Devisa RI Anjlok, Imbas Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah

Rupiah Loyo, Baju Sampai Sepatu Minggu Depan Harganya Naik

Tanah Labil dan Kubangan Air Ganggu Operasi SAR Pandanarum

Gubernur: Stok Elpiji Jateng Lagi “Overload”

TAGGED:banjarnegaraekonomikaryarajut
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dokter Cantik Sebut Cara Sahur Bumil Biar Awet Kenyang saat Puasa
Next Article Ilustrasi pembayaran tunai menggunakan mata uang rupiah. Dompet ASN Bakal Tebal di Awal Ramadhan, THR Cair!!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Dari Jateng untuk NTT: 16 Relawan dan Ribuan Paket Bantuan Dikirim

Bromo Tutup, Omzet Jeep Wisata Malang Ikut Ambyar

Kemensos Gercep Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Lita Raih ASN of The Year Purbalingga, Hadiah Umrah

Luthfi: Kemerdekaan Harus Terasa di Meja Makan Rakyat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Bapenda: Pajak Hiburan 40 Persen Amanat UU, Pemkot Sudah Beri Masa Transisi bagi Pelaku Usaha

Juni 20, 2026
Ketua DPR RI PUan Maharani. Foto: dok.
Ekonomi

Ekonomi 5,4%? Puan Bilang Masih Realistis, Tapi Tergantung Pemerintah Serius atau Nggak

Agustus 22, 2025
Ekonomi

OJK Jelaskan Nasib Peserta DPLK DPPK Jiwasraya Sekarang

Maret 24, 2026
Anggota Komisi VII DPR RI Erna Sari Dewi dalam rapat bersama Kementerian Perindustrian di Gedung Nusantara Senayan Jakarta, Rabu (3/9/2025). Foto: dok.
Ekonomi

Sektor Manufaktur Jadi Pahlawan Pertumbuhan Ekonomi, DPR Minta Anggaran Kemenperin Jangan Dipangkas!

September 3, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dari Gang Desa Benang Rajut Nyebrang Sampai Luar Negeri
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?