Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sensus Ekonomi 2026: BPS Ajak Pengusaha Buka Data Tanpa Drama
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Sensus Ekonomi 2026: BPS Ajak Pengusaha Buka Data Tanpa Drama

Ngitung ekonomi itu bukan cuma soal angka di kertas. Di baliknya ada cerita UMKM, bisnis digital, sampai isu green economy yang lagi naik daun. Nah, jelang Sensus Ekonomi 2026, BPS Jateng mulai ancang-ancang. Pesannya simpel: data dibuka, ekonomi dibaca lebih jernih.

T. Budianto
Last updated: Februari 14, 2026 4:29 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Kepala BPS Jateng, Ali Said. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah resmi memulai tahapan persiapan Sensus Ekonomi 2026. Langkah awalnya bukan langsung turun lapangan, tapi koordinasi dulu bareng pelaku usaha dan instansi terkait. Targetnya jelas: teknis pendataan matang, hasilnya nggak setengah-setengah.

Kepala BPS Jateng, Ali Said menegaskan, keberhasilan sensus ini sangat bergantung pada keterbukaan data, baik dari sektor swasta maupun pemerintah daerah. Menurutnya, tanpa sinergi lintas sektor, bisa saja ada unit usaha yang luput dari pendataan.

Baca juga: Jateng Masih Laku Keras di Mata Investor

“Sensus kali ini bukan cuma hitung jumlah usaha. Kita juga mau lihat daya saing, kontribusi UMKM, sampai transformasi ekonomi yang sedang berjalan,” ujarnya di Semarang, Kamis (12/2/2026).

Menariknya, Sensus Ekonomi 2026 juga bakal menggali lebih dalam soal ekonomi digital dan ekonomi lingkungan. Isu seperti green economy dan blue economy ikut masuk radar. Artinya, bukan cuma bisnis konvensional yang dicatat, tapi juga arah perubahan ekonomi yang lebih modern dan berkelanjutan.

Kebijakan Pembangunan

Data yang terkumpul nanti akan jadi bahan bakar pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan. Dari situ bisa kelihatan peta kekuatan usaha di Jawa Tengah, termasuk seberapa besar kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Di sisi lain, pengamanan pendataan juga jadi perhatian. Kompol Umbar Wijaya mewakili Polresta Semarang memastikan pihaknya siap mengawal jalannya sensus di lapangan.

Ia mengakui, kadang pelaku usaha ragu memberikan data karena khawatir soal keamanan informasi. Tapi ia menegaskan, data yang masuk ke BPS dilindungi undang-undang dan bersifat rahasia.

Baca juga: Ekonomi Jateng Lagi Ngebut: Tumbuh 5,37 Persen

Polisi pun berkomitmen memberi pengamanan dan pendampingan agar sensus berjalan aman dan tertib. Bahkan, segala bentuk gangguan yang menghambat proses pendataan disebut tak akan ditoleransi.

Karena pada akhirnya, sensus bukan sekadar proyek lima tahunan. Kalau data akurat, kebijakan bisa tepat sasaran. Tapi kalau pelaku usaha masih setengah hati buka informasi, ya jangan kaget kalau kebijakannya terasa “ngira-ngira”. (tebe)

You Might Also Like

Garam, Gas, dan Gagal Paham: Industri Ngeluh, Pemerintah Bingung

Sepuluh Pemprov Kumpul di Semarang, Bahas Sampah sampai Tembok Laut Raksasa

14 Daerah di Jateng Kena Sanksi karena Tak Becus Urus Sampah di TPA

Cegah Banjir: Kader PKK Jateng Diajak Nandur Pohon

Satu OPD Satu Desa: 30 Rumah Langsung Kinclong

TAGGED:BPSpemprov jatengsensus ekonomi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bikin Perda Nggak Bisa Asal Jadi, Kemenkum Jateng: Sinkron Dulu, Baru Ketok Palu
Next Article Dari Tuk Panjang ke Warak Ngendog, Agustina: Damai Itu Modal Utama Semarang Sejahtera

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Didampingi Mahasiswa SCU, UMKM di Semarang Kewalahan Terima Order

Cordova Edupartment Lanjut Dampingi PSIS Arungi Musim 2026/27

TBRS Hidup Lagi! Sepekan Bulan Bung Karno Disulap Jadi Panggung Seni, Literasi, dan Aksi Sosial

Semarang Punya Banyak Seniman Hebat, Jangan Sampai Namanya Tinggal Cerita

PERTUNJUKAN TEATER--Kelompok Teater Lingkar sedang tampil di acara Peringatan Bulan Bung Karno, di Taman Budaya Raden Saleh Semarang, Selasa (30/6/2026). (bae)

Bulan Bung Karno Diperingati Lewat Musik, Teater, dan Puisi di TBRS Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Walikota Semarang Agustina Wilujeng melihat peta nama jalan YB Mangunwijaya yang baru saja diresmikan. Foto: dok/bae.
DaerahSirkular

Dari Sampah Jadi Harapan! Jalan Menuju TPA Jatibarang Kini Bernama Jalan YB Mangunwijaya

September 9, 2025
LPK JIDS menggelar seremoni pelepasan pemberangkatan perdana driver profesional ke Negeri Sakura, di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (1/8/2025).
Ekonomi

Lepas Keberangkatan Perdana Driver Profesional ke Jepang, JIDS: Butuh 10.000 Tiap Tahun

Agustus 2, 2025
Ekonomi

Transaksi Soloraya Great Sale 2025 Tembus Rp10,3 Triliun

Juli 28, 2025
Daerah

Lawan TBC, Pemprov Gas Kolaborasi

Januari 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sensus Ekonomi 2026: BPS Ajak Pengusaha Buka Data Tanpa Drama
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?