Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dugderan 2026 Muter Kota: Dari Balai Kota Sampai MAJT
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dugderan 2026 Muter Kota: Dari Balai Kota Sampai MAJT

Ramadan belum datang, tapi Semarang sudah mulai “berisik”. Dugderan 2026 balik lagi, bukan cuma soal bedug dan ganjel rel, tapi juga soal toleransi, UMKM, dan budaya yang campur aduk jadi satu. Tahun ini, prosesi puncaknya bahkan muter di tiga lokasi sekaligus.

T. Budianto
Last updated: Februari 8, 2026 1:52 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PUKUL BEDUG: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti memerankan Kanjeng Mas Ayu Tumenggung Purbodiningrum memukul bedug tanda dimulainya prosesi Dugder sebagai tanda datangnya bulan suci Ramadan, tahun lalu. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Tradisi Dugderan sebagai penanda datangnya bulan suci Ramadan kembali digelar di Kota Semarang pada 7-16 Februari 2026. Yang bikin beda, puncak prosesi Dugderan tahun ini nggak cuma berhenti di satu titik, tapi digelar di tiga lokasi penting.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kota Semarang, Indriyasari mengatakan, Dugderan 2026 membawa pesan kuat soal toleransi dan akulturasi budaya. Apalagi, pelaksanaannya berbarengan dengan perayaan Pasar Imlek Semawis menjelang Tahun Baru Imlek.

Baca juga: Semarang Gaspol Jadi Kota Wisata: Event Dibikin Meriah, Kotanya Dipoles Biar Makin Keren

“Karena bersamaan dengan Imlek, kami menekankan toleransi dan akulturasi antarbudaya serta antarumat beragama. Semua unsur agama dan kepercayaan kami libatkan,” ujar Indriyasari, Jumat (6/2/2026).

Bukan cuma prosesi adat, Dugderan juga jadi ajang ngumpulin warga dan nggerakin ekonomi. Kawasan Alun-alun hingga koridor Semarang Utara ditata dengan sistem zonasi yang lebih rapi. Sepanjang Jalan Ki Narto Sabdo disulap jadi bazar UMKM, tempat jajan, belanja, dan cuci mata.

Wahana Permainan

Sementara itu, area Alun-alun Masjid Agung Semarang sampai Jalan Agus Salim bakal dipenuhi wahana permainan dan panggung hiburan rakyat. Dari kesenian lokal sampai dangdut jadul ala Om Lorenza, semua ada.

Puncak Dugderan bakal digelar Senin (16/2/2026). Acara dibuka dengan karnaval pelajar yang start dari Balai Kota Semarang menuju Mal Paragon. Setelah itu, giliran karnaval Dugderan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat lintas agama dan kepercayaan.

Prosesi utama dilakukan di Balai Kota Semarang, dilanjutkan arak-arakan menuju Masjid Agung Semarang untuk penabuhan bedug. Setelah itu, suasana bergeser ke Alun-alun Kauman, yang diisi pembacaan Suhuf Halaqah, pembagian kue ganjel rel, serta air minum khataman Alquran untuk masyarakat.

Baca juga: Pemkot Semarang Kumpulkan Pelaku Wisata Bahas Arah Baru Pariwisata Kota

Rangkaian acara ditutup dengan perjalanan rombongan ke Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), tempat peserta Dugderan diterima langsung oleh Gubernur Jawa Tengah.

Dugderan 2026 bukan cuma soal tanda Ramadan datang, tapi juga bukti kalau di Semarang, beda budaya bukan buat ribut, justru buat dirayakan bareng. Tinggal satu PR: jangan sampai niat toleransi kalah sama rebutan ganjel rel. (tebe)

You Might Also Like

Belum Genap 10 Hari Puasa, Tiket Lebaran di Daop 4 Semarang Sudah Terjual 305 Ribu!

Dari Kafe ke Speedboat, Wisata Jatibarang Mencoba Hidup Lagi

Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal di Jateng, Tapi Rob dan Akses Masih Jadi PR

Luthfi: Sekolah Bukan Cuma Tempat Belajar, Tapi “Jalan Keluar” dari Kemiskinan

3 Napi Terorisme Lapas Magelang Ikrar Setia NKRI

TAGGED:agustina wilujengdugderanheadlinepemkot semarangramadan 1447wali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PSIS Tambah Pemain Baru di Ujung Bursa
Next Article Pemprov Perkuat Sekolah Inklusi buat Penyandang Disabilitas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Industri Kreatif Bisa Jadi “Mesin Kerja” Anak Muda

DARI PERENCANAAN KE AKSI - PLN Icon Plus menyiapkan strategi dengan memperkuat kemampuan tim dalam membaca pasar, memahami kebutuhan pelanggan, hingga mengubah peluang menjadi rencana bisnis.

Dari Insight ke Aksi, PLN Icon Plus Dorong Pertumbuhan Bisnis PV Rooftop lewat PV Academy

Puan Ajak Parlemen Remaja Kenal Politik dari Dekat, Bukan Cuma dari Medsos

Mahasiswa Diminta Tak Cuma Jadi Komentator

Ilustrasi keracunan MBG. (wahyu/grafis)

Nah Lho! Kepala SPPG Karanganyar Muntah-muntah Cicipi Menu MBG untuk Ibu Hamil

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

UMK Rp5 Jutaan Cuma di Jabodetabek, Jateng Masih Jaga Jarak

Desember 28, 2025
GAJI - Ilustrasi uang rupiah sebagai gaji bulanan.
Ekonomi

Tanggal Muda Datang, Gaji Aman Atau Sekadar Lewat Saja

April 22, 2026
Info

Jangan Sembarangan Kasih Uang di Jalan Cilacap, Bisa Kena Denda Rp5 Juta

September 23, 2025
Info

Sensus Ekonomi 2026 Jateng Resmi Dimulai

Juni 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dugderan 2026 Muter Kota: Dari Balai Kota Sampai MAJT
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?