Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Soal Pengelolaan Kota Lama: “Si Doel” Belajar ke Semarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Soal Pengelolaan Kota Lama: “Si Doel” Belajar ke Semarang

Kalau urusan ngerawat bangunan tua tapi tetap laku buat nongkrong, Semarang sekarang masuk daftar rujukan. Buktinya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno jauh-jauh datang ke Kota Lama. Bukan liburan, tapi belajar, gimana caranya bikin kawasan sejarah tetap hidup, bukan cuma jadi latar foto.

T. Budianto
Last updated: Februari 2, 2026 1:30 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
KUNJUNGI KOTA LAMA: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mendampingi Wagub DKI, Rano Karno mengunjungi kawasan Kota Lama Semarang, Sabtu, (31/1/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kawasan Kota Lama Semarang kembali jadi sorotan nasional. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima kunjungan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno yang ingin melihat langsung bagaimana kawasan cagar budaya ini berhasil “naik kelas”, Sabtu (31/1/2026),

Dari bangunan tua yang dulu sepi, Kota Lama kini berubah jadi ruang publik aktif, ramai wisatawan, hidup secara ekonomi, tapi tetap hormat sama sejarah. Dan itu yang bikin Jakarta penasaran.

Baca juga: Kota Lama Paling Laris Selama Libur Nataru, Gratisan Memang Juara

“Kunjungan ini kesempatan buat saling belajar. Kota Lama Semarang melalui proses panjang revitalisasi, bukan cuma mempertahankan bangunan lama, tapi juga bikin kawasan ini hidup dan berkelanjutan,” kata Agustina.

Menurutnya, merawat kawasan bersejarah itu bukan proyek instan. Kuncinya ada di konsistensi dan kerja bareng semua pihak, pemerintah, warga, sampai pelaku ekonomi kreatif. “Kami apresiasi kehadiran Pak Wagub. Revitalisasi seperti ini nggak bisa jalan sendiri, harus kolaboratif,” lanjutnya.

Rano Karno sendiri blak-blakan soal alasan memilih Semarang. Ia menilai struktur Kota Lama Semarang punya banyak kemiripan dengan Kota Tua Jakarta. Bedanya, Semarang sudah selangkah lebih depan dalam menghidupkan bangunan bersejarah.

Kemiripan Struktur

“Kami ingin belajar dari Semarang. Jakarta sedang membenahi Kota Tua, dan kami melihat ada kemiripan struktur kawasan,” ujar Rano, pemeran Si Doel dalam serial Si Doel Anak Sekolahan yang kondang di layar kaca tahun 1990 an ini.

Kunjungan ini sekaligus menegaskan posisi Semarang sebagai role model nasional dalam pengelolaan kawasan heritage. Bukan cuma cantik secara visual, tapi juga relevan secara ekonomi dan sosial.

Agustina menegaskan, Pemkot Semarang terbuka untuk kolaborasi lintas daerah. Targetnya jelas: membangun ekosistem pelestarian budaya yang adaptif dengan zaman, tanpa kehilangan identitas.

Baca juga: Pemkot Siapkan Jalur Konektivitas Heritage, Wisata Kota Lama Bakal Terkoneksi ke Pecinan hingga Kampung Melayu

“Semoga kolaborasi Semarang dan Jakarta ini jadi pemantik daerah lain supaya lebih peduli dengan sejarahnya. Semarang siap jadi mitra strategis,” tutupnya.

Kota Lama Semarang sudah membuktikan: bangunan tua tak harus jadi museum sunyi. Tinggal kemauan, dirawat serius, bukan sekadar dipugar pas mau dikunjungi pejabat. (tebe)

You Might Also Like

Akses Cucukan-Kotesan yang Putus Lima Tahun Kini Nyambung

Paving Mumbul, Jalan Amburadul, Pemkot Bertahap Benahi Ngaliyan

WFH Jumat di Semarang: Bukan Buat Rebahan, Tapi Biar Hemat BBM

Waspadai Kelelahan Otot saat MOBA

Sugiono Jadi Sekjen Gantikan Muzani, Berikut Susunan Pengurus Baru DPP Gerindra

TAGGED:agustina wilujengheadlinekota lama semarangpemkot semarangrano karno
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jafri Out, Alfredo Vera Mulai Disebut-sebut
Next Article Rotary Semarang dan Musisi Rumanfaat Tanam Pohon di Lereng Ungaran

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Bupati Sukoharjo Terjaring OTT KPK, Diperiksa Semalam Suntuk di Mapolresta Solo

Rambut Tetap Fresh Meski Berhijab, Ini Trik Simpel Biar Gak Apek

Nama Tatar Sunda Ramai Dibahas, DPR Ingatkan Kerja Nyata Tetap Prioritas

Isu Pasukan TNI ke Polda Ramai, Mabes Tegaskan Itu Hoaks Provokatif

Campur Pertalite dan Pertamax Turbo? Niat Irit Malah Bikin Boncos Mesin

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kondisi hutan yang sudah diubah menjadi lahan sawit. Sayangnya, lahan-lahan ini dikuasai oligarki dan sekarang dalam kondisi mangkrak. Menteri Nusron hanya menonton?. Foto: Greenpeace Indonesia
Info

Gila! Penebangan Hutan Indonesia Nomor 2 di Dunia, Paru-paru Dunia Dibabat

Desember 2, 2025
Daerah

Pemprov Kembali Gelar Pasar Rakyat dan Budaya, Gratis dan Terbuka untuk Umum

Juli 28, 2025
Ekonomi

UMKM Jateng Unjuk Gigi di Inacraft 2025, Nawal Yasin: Saatnya Naik Kelas!

Oktober 1, 2025
Info

1.150 Tenaga Pendidik Joging Bareng di Selo

Mei 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Soal Pengelolaan Kota Lama: “Si Doel” Belajar ke Semarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?