Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gak Hanya Ngerampok, Agus Diduga Sudah Rencanakan Pembunuhan Juragan Sate Boyolali
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Gak Hanya Ngerampok, Agus Diduga Sudah Rencanakan Pembunuhan Juragan Sate Boyolali

R. Izra
Last updated: Januari 31, 2026 10:24 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi perampokan, pelaku bersenjata tajam. (grafis/wahyu)
Ilustrasi perampokan, pelaku bersenjata tajam. (grafis/wahyu)
SHARE

BACAAJA, BOYOLALI – Drama pengejaran Agus Ratmono akhirnya tamat. Kurang dari 24 jam setelah kejadian, pelaku perampokan sadis sekaligus pembunuhan di Karanggede, Boyolali, berhasil diringkus polisi saat kabur ke wilayah Kudus.

Tim gabungan Satreskrim Polres Boyolali dan Jatanras Polda Jawa Tengah membekuk Agus pada Jumat (30/1) dini hari.

Gerak cepat polisi bikin pelarian Agus cuma bertahan sebentar.

Bacaaja: Polisi Tangkap Rampok Sadis Boyolali di Kudus, Keluarga Korban Curiga Motif Utang Piutang
Bacaaja: Kades Ungkap Detik-detik Perampokan Rumah Juragan Sate di Boyolali, Satu Anak Tewas

“Bersama terduga pelaku, kami turut mengamankan kendaraan milik korban,” kata Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, Jumat (30/1).

Cerita di balik aksi perampokan rumah juragan satu itu bikin siapa pun bergidik.

Aksi Agus ternyata bukan kejadian spontan. Semua sudah direncanakan.

Agus, yang merupakan tetangga korban, datang ke rumah dengan alasan mau melunasi utang.

Kedengarannya normal. Tapi di balik alasan itu, niatnya sudah gelap sejak awal. Ia datang sambil membawa senjata tajam.

Kabarnya, Agus memang sudah punya niat menghabisi nyawa ibu korban, sosok yang selama ini menagih utangnya.

Motifnya terbilang klise, tapi dampaknya fatal. Agus mengaku kesal karena terus ditagih utang hampir setiap hari.

Tekanan itu membuat emosinya meledak dan pikirannya gelap. Ia pun ingin agar tak lagi ditagih utangnya. Caranya, menghabisi orang yang ngasih dia utang.

Namun tragedi justru menimpa pihak yang sama sekali tak bersalah. Dalam kejadian tersebut, anak korban yang masih berusia 6 tahun meninggal dunia.

Kasus ini jadi ironi pahit. Hubungan bertetangga yang seharusnya penuh kepercayaan justru berubah menjadi mimpi buruk, hanya karena ketidakmauan menghadapi tanggung jawab.

Kini, Agus Ratmono harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. “Utang” yang harus ia bayar bukan lagi uang, melainkan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Cerita soal utang-piutang ini selaras dengan keterangan salah satu keluarga korban, Wahyudi (60), mengungkapkan bahwa pelaku dan korban saling mengenal, meski tak punya hubungan keluarga.

“Tidak ada hubungan keluarga. Tapi saling kenal. Istrinya pelaku juga sering main ke sini,” ujarnya.

Menurut Wahyudi, beberapa hari sebelum kejadian korban sempat menagih utang ke terduga pelaku. Situasi itu diduga memicu emosi dan berujung kekerasan.

“Sekitar lima atau enam hari lalu korban menagih utang ke A. Karena belum ada, A marah, lalu berujung penganiayaan,” katanya. (*)

You Might Also Like

Antisipasi Kondisi Darurat, Polda Jateng Siagakan Helikopter Ambulans di Kalikangkung

Rahayu Saraswati Mundur dari DPR: Klarifikasi, Permintaan Maaf, dan Harapan

Kata Kapolri kepada Keluarga Ojol Tewas Dilindas Brimob: Bapak yang Sabar Ya

Pemanggilan KPK ke Ridwan Kamil Hari Ini Bikin Publik Ikut Nunggu, Deg-degan Euy…

Update Kecelakaan KRL Vs Argo Bromo: 7 Korban Tewas, Masih Ada Penumpang Terjepit

TAGGED:boyolaliheadlinejuragan satepembunuhan berencanaperampokanrampokrencanakan pembunuhan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bendera Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). PBB Terancam Rungkad, Dewan Perdamaian Trump Bikin Kondisi Makin Runyam
Next Article Sekda: Jangan Sampai Koperasi Merah Putih Ikut “Rontok

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Suami di Kebumen Ngamuk: Istri dan Mertua Tewas Dianiaya

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Bantuan Operasional RT Sisa, Fraksi PDIP Buka Suara

Januari 10, 2026
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menemui massa aksi saat peringatan Haru Buruh Internasional atau May Day di depan kantor Gubernuran, Semarang, Jumat (1/5/2026). (dul)
Info

TPPD Jateng Resmi Dibubarin, Pengamat Singgung Beban Anggaran

Mei 6, 2026
Presiden Prabowo Subianto diwawancara wartawan saat menghadiri acara di SRMA 10 Margaguna, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025).
Nasional

Prabowo Minta Bersabar Soal Menteri Polkam & Menpora, “Biar Kalian Ada Semangat!”

September 11, 2025
Ilustrasi armada BRT Trans Jateng.
Info

Trans Jateng Magelang-Temanggung Gak Matiin Angkutan Lama, Gelangmanggung Siap Jalan 2027

Januari 23, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gak Hanya Ngerampok, Agus Diduga Sudah Rencanakan Pembunuhan Juragan Sate Boyolali
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?