Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Catur Cina Nggak Main-main: Kudus Jadi Arena, Anak-anak Jadi Jagoan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Olahraga

Catur Cina Nggak Main-main: Kudus Jadi Arena, Anak-anak Jadi Jagoan

Siapa bilang olahraga strategi itu sepi peminat? Di Kudus, papan catur Cina justru jadi magnet. Ratusan atlet dari berbagai daerah tumplek blek, adu otak dan strategi sampai kepala panas, tapi tetap fun.

T. Budianto
Last updated: Januari 27, 2026 2:03 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KEJURPROV XIANGQI: Peserta Kejurprov Xiangqi (Catur Cina) se-Jateng “Bupati Kudus Cup I” kelompok usia dini sesaat sebelum bertanding di Auditorium Universitas Muria Kudus (UMK), Sabtu, (24/1/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, KUDUS –Sebanyak 206 atlet dari 16 kabupaten/kota se-Jawa Tengah meramaikan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Xiangqi Jawa Tengah Bupati Kudus Cup I yang digelar di Auditorium Universitas Muria Kudus (UMK), Sabtu-Minggu (24-25/1/2026).

Ini bukan sekadar kejuaraan biasa. Untuk pertama kalinya, Kejurprov Xiangqi tingkat provinsi digelar di Kota Kretek. Kudus resmi naik kelas, bukan cuma dikenal rokoknya, tapi juga papan Xiangqi-nya.

Dari anak SD sampai atlet senior, semua turun gelanggang. Total ada 10 kategori pertandingan, mulai dari usia dini hingga senior putra-putri. Ketua Panitia Pelaksana, Puncara menyebut ajang ini jadi panggung penting buat mengasah jam terbang atlet.

Baca juga: Kudus Jadi Medan Tempur Kejurprov Xiangqi Jateng

“Selain uang pembinaan, kami juga siapkan piala bergilir Bupati Kudus yang desainnya beda dari cabor lain. Plus doorprize biar makin semangat,” kata Puncara, Minggu (25/1/2026).

Menurutnya, sistem pertandingan grup membuat para atlet benar-benar diuji. Semua ketemu semua. Nggak bisa modal hoki. “Xiangqi itu bukan cuma main catur. Ini olahraga otak. Melatih fokus, konsentrasi, daya ingat, dan strategi. Di negara asalnya, Xiangqi bahkan masuk kurikulum sekolah,” jelasnya.

Melalui Kejurprov ini, Pengkab Persatuan Xiangqi (Pexi) Kudus menegaskan keseriusannya membumikan Xiangqi, khususnya di kalangan pelajar. Meski tergolong baru, perkembangan Xiangqi di Kudus disebut melesat cepat berkat dukungan KONI dan Pemkab Kudus.

Program Kerja

“Kami punya program jangka panjang. Ada turnamen bulanan antar pelajar, tiga bulanan antarkabupaten se-Karesidenan Pati, sampai event tahunan bareng Pexi Jateng,” tegas Puncara. Total 34 atlet asal Kudus ikut ambil bagian di semua kategori. Artinya, tuan rumah nggak cuma jadi penyedia tempat, tapi juga pemain serius.

Ketua Pexi Kudus, Priskilla mengapresiasi dukungan penuh dari KONI Kudus, Disdikpora, dan UMK. “Ini bukan cuma soal medali, tapi soal regenerasi atlet dan persaudaraan Xiangqi se-Jawa Tengah,” ujarnya.

Ketua Pexi Jateng, Dr Ir Bambang Wuragil, MM bahkan menyebut Kudus sebagai daerah dengan akselerasi perkembangan Xiangqi tercepat di Jateng. “Ini membuktikan sinergisitas antar pemangku kepentingan di Kudus berjalan sangat baik,” ucap bambang.

Sementara Rektor UMK, Prof Dr. Ir. Darsono, M.Si menegaskan komitmen kampusnya mendukung olahraga prestasi. Bahkan, UMK tengah merancang Program Studi Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan. “Ke depan, Xiangqi bisa jadi salah satu keunikan UMK,” katanya.

Baca juga: Janji Perampingan Tinggal Janji: Jumlah Pengurus KONI Jateng Bertambah

Dalam klasemen akhir, Kudus finis sebagai runner up dengan raihan 2 emas, 1 perak, dan 3 perunggu. Emas disumbangkan oleh Oliviane Azzahwa (SD 1-3 Putri) dan Jizzi Janeeta (SD 4-6 Putri). Sementara Kota Semarang keluar sebagai juara umum dengan 3 emas dan 1 perunggu, disusul Kota Pekalongan dan Kabupaten Banyumas.

Di Kudus, papan catur bukan lagi sekadar papan. Anak-anak sudah sibuk mengatur strategi, sementara orang dewasa baru sadar, ternyata masa depan bisa dimulai dari satu langkah pion kecil. (tebe)

 

You Might Also Like

Siap-siap! BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Panjang, Jateng Terancam Krisis Air

Sok Jago Senioritas Berujung Pidana, Zara PPDS Undip Kena Tuntutan 1,5 Tahun Bui

Prabowo di Pidato Kenegaraan: Naikin Gaji Hakim, Bongkar Korupsi, sampai Bikin Beras Surplus

Presiden Prabowo “Ngomong Serius”: Demo Rusuh Dicap Makar, DPR Disemprot Habis-habisan!

Kota Semarang Siap Sambut 8.000 Kafilah

TAGGED:catur cinaheadlineKONIpexi jatengxiangqi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Warga Bersih-bersih Kali Banger
Next Article Respati Siapkan Jalan Pemuda Solo Kuliah di Belanda

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

NAIK KA--Pengguna jasa kereta api berada di Stasiun Semarang Tawang. (ist)
Info

Libur Panjang Maulid Nabi, 124 Ribu Penumpang Kereta Padati Stasiun Daop Semarang

Agustus 22, 2026
PROPOSAL BANTUAN - Pemkot Salatiga ider proposal permohonan bantuan dana untuk HUT kota. Belakangan, proposal ditarik setelah menimbulkan kontroversi.
Viral

Pemerintah Rasa Ormas? Pemkot Salatiga Ider Proposal Bantuan Dana untuk Perayaan HUT Kota

Juli 16, 2026
Hukum

Puan Sentil Pejabat, Jangan Tunggu KPK Datang Baru Sadar

November 4, 2025
Sirkular

PLN Gandeng Danantara, Energi Hijau Nggak Cuma Wacana

Desember 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Catur Cina Nggak Main-main: Kudus Jadi Arena, Anak-anak Jadi Jagoan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?