Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Uang Deras ke Jateng: Investasi 2025 Tembus Target
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Uang Deras ke Jateng: Investasi 2025 Tembus Target

Kalau investasi itu lomba lari, Jateng sekarang lagi sprint. Target 2025 sudah terlewati, bahkan industri yang biasanya main kalem, padat modal, sekarang mulai ngebut, ngejar dominasi sektor alas kaki yang selama ini jadi andalan.

T. Budianto
Last updated: Januari 22, 2026 3:34 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BERI KETERANGAN: Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng, Sakina Rosellasari (tengah) memberikan keterangan saat konfrensi pers di kantor DPMPTSP Jateng, Kamis (22/1/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kinerja penanaman modal Jawa Tengah sepanjang 2025 tercatat moncer. Realisasi investasi tembus Rp88,50 triliun, atau 112,98 persen dari target Rp78,33 triliun. Angka ini jadi sinyal kuat kalau Jateng masih jadi magnet empuk buat investor.

Yang menarik, sektor industri padat modal mulai unjuk gigi dan mengejar capaian sektor alas kaki yang selama ini identik dengan industri padat karya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Sakina Rosellasari menyebut, tren ini sebagai dinamika baru peta investasi di Jateng.

“Selama ini Jawa Tengah dikenal dengan ekosistem industri alas kaki. Tapi sekarang, sektor padat modal juga mulai masuk dengan nilai investasi yang signifikan,” kata Sakina, dalam rilis di kantor DPMPTSP Jateng, Kamis (22/1/2026).

Ia membeberkan, sektor padat modal yang masuk antara lain industri fiber optik, alat kesehatan, hingga industri karet dan plastik, termasuk baterai. Salah satu contohnya adalah pembangunan pabrik anoda baterai di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal dengan nilai investasi Rp1,5 triliun. Tak kalah besar, industri ban di Jatengland Demak menanamkan modal Rp1,08 triliun.

Baca juga: Realisasi Investasi Jateng Capai Rp 21,8 Triliun

Menanggapi tren tersebut, Pemprov Jateng membuka pintu selebar-lebarnya bagi investor. Pemprov memastikan layanan investasi tetap optimal, baik untuk sektor padat modal yang mendongkrak nilai investasi, maupun sektor padat karya yang menyerap tenaga kerja.

“Kami ingin keduanya jalan bareng. Kawasan industri memang mulai dilirik sektor padat modal, tapi sektor padat karya tetap kami harapkan karena ekosistem alas kaki di Jawa Tengah sangat kuat,” jelas Sakina.

Lima Sektor

Sepanjang 2025, realisasi investasi Jateng terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp37,64 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp50,86 triliun. Dari total tersebut, tercatat 105.078 proyek investasi dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 418.138 orang.

Lima sektor penyumbang investasi terbesar masih didominasi industri barang dari kulit dan alas kaki dengan nilai Rp11,37 triliun. Disusul industri mesin, elektronik, dan alat kedokteran sebesar Rp9,70 triliun, industri karet dan plastik Rp8,96 triliun, industri tekstil Rp7,97 triliun, serta sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran Rp7,47 triliun.

Baca juga: Jateng Magnet Investasi Padat Karya, Serapan Tenaga Kerja Tertinggi se-Pulau Jawa

Untuk wilayah favorit investor, Kabupaten Kendal berada di posisi teratas dengan nilai investasi Rp15,86 triliun. Disusul Kota Semarang Rp11,15 triliun, Kabupaten Demak Rp9,06 triliun, Kabupaten Batang Rp6,73 triliun, dan Kabupaten Semarang Rp4,38 triliun.

Sementara dari sisi negara asal, investor Hong Kong masih jadi jawara, diikuti Singapura, Tiongkok, Korea Selatan, dan Samoa Barat. Industri alas kaki masih kuat berdiri, tapi industri padat modal mulai merapat. Di Jateng, siapa cepat tanam modal, dia yang kebagian tempat, yang penting uang masuk, lapangan kerja ikut hidup. (tebe)

You Might Also Like

Deretan Koleksi 17 Jam Mewah Alwin Basri Suami Mbak Ita, Ada Rolex Rp600 Juta

Penanganan Longsor Ungaran Ditarget Rampung Seminggu

MBG: Keren di Konsep, “Anyep” di Lapangan, Akademisi Spill Masalahnya

Mal Baru Terus Tumbuh, Luthfi: Jateng Masih Dipercaya Investor

Polemik Revisi PP Kesehatan, Agus Gondrong Harap Keresahan Petani Tembakau Didengar

TAGGED:dpmptspheadlineinvestasipemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Lawan TBC, Pemprov Gas Kolaborasi
Next Article Pemprov Bekali Kades Biar Nggak Nyemplung Korupsi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PEMER MEDALI--Nava (dua dari kiri) dan koleganya pamer medali usia mengikuti Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Kesaksian Wabup Purworejo hingga Pelari Pemula: Soekarno Run 2026 Bikin Ketagihan

OMZET MENINGKAT--Kedai Bunzen Coffee di kawasan Alun-Alun Utara Keraton Surakarta dipenuhi konsumen yang habis ikut Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Berkah Soekarno Run 2026: UMKM Solo Ketiban Rezeki, Dagangan Laris Sejak Subuh

PAPARAN - Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Andhika Satya Wasistho menyampaikan pemaparan terkait tanggung jawab industri saat Kunjungan Kerja Panitia Khusus DPR RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Desain Industri ke Provinsi Jawa Tengah.

Usul Progresif Legislator Muda Andhika Satya: Industri Abaikan Warga dan UMKM Kena Sanksi

KOSTUM UNIK--Pelari bersayap mengikuti Soekarno Run SOC 2026 di Surakarta, Minggu (28/6/2026). (bae)

Peri Bersayap hingga Trio Manekin Ikut Ramaikan Soekarno Run 2026

Kota Semarang Siap Sambut 8.000 Kafilah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Petugas BPBD, TNI, Polri dan relawan membersihkan material banjir bandang yang menutup akses jalan di Dusun Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (24/1/2026). (ist)
Info

Bencana Lereng Gunung Slamet Bikin Aliran Sungai Baru di Purbalingga, Alam Sedang Murka?

Januari 26, 2026
Info

Bunda Literasi Jateng: Nggak Cuma Bikin Pintar, Baca Buku Juga Biar Nggak Mudah Ketipu

April 9, 2026
Hukum

New Zealand Ninggal Janji: Korban TPPO Akhirnya Bicara

Januari 12, 2026
Ilustrasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol.
Info

Diskon Tol Berlaku Lagi, Bikin Perjalanan Arus Balik ke Jakarta Jadi Lebih Murah

Maret 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Uang Deras ke Jateng: Investasi 2025 Tembus Target
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?