BACAAJA, KUDUS – Bupati Pati Sudewo dibawa keluar dari Mapolres Kudus, Senin (19/1/2026) tengah malam, sekitar pukul 23.40 WIB.
Politikus Gerindra itu diperiksa di Mapolres Kudus setelah terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dengan jaket, masker, dan topi, Sudewo melangkah keluar dari ruang Intel Satreskrim.
Bacaaja: KPK Tanggapi Kabar OTT Bupati Pati Sudewo, Jubir: Kami akan Sampaikan
Bacaaja: Heboh! Bupati Pati Sudewo Dikabarkan Kena OTT KPK, Camat & Kades Ikut Terseret?
Momen itu sempat bikin perhatian tertuju karena ia terlihat tersandung hingga hampir jatuh sebelum masuk ke mobil Toyota Innova Reborn hitam yang sudah menunggu.
Saat Sudewo mau jatuh, seseorang di kerumunan berteriak lantang, ‘koruptor’.
“Malang-malang putung, wayahe Sudewo digulung,” teriaknya, kembali.
Dikawal ketat polisi, Sudewo langsung masuk ke mobil. Tak lama kemudian, iring-iringan sekitar empat mobil melaju bareng meninggalkan Mapolres Kudus.
Keberadaan Sudewo di Polres Kudus dibenarkan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.
“Betul,” ujar Budi singkat.
Ada 8 orang digelandang KPK
Bupati Pati Sudewo ternyata nggak sendirian saat digelandang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Jakarta.
Total, ada delapan orang yang ikut dibawa tim penyidik usai operasi tangkap tangan (OTT) di Pati.
“Yang dibawa 8 orang,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, lewat pesan singkat, Selasa (20/1/2026).
Meski begitu, KPK masih irit bicara soal siapa saja tujuh orang lain yang ikut diamankan. Termasuk soal detail perkara OTT yang digelar pada Senin (19/1/2026) kemarin.
Dari informasi yang beredar, kasus ini diduga kuat berkaitan dengan jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Pati. Salah satu orang yang ikut diciduk disebut sebagai koordinator kecamatan atau pengepul.
“Koordinator kecamatan (pengepul),” ujar Budi singkat.
Sampai saat ini, KPK belum menetapkan siapa pun sebagai tersangka. Sesuai aturan, lembaga antirasuah punya waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring OTT.
Publik pun masih menunggu: siapa saja yang bakal resmi jadi tersangka, dan seberapa besar skandal ini bakal bergulir. (*)

