Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bupati Pati Tersandung saat Keluar Polres Kudus, ‘Malang-malang Putung, Wahaye Sudewo Digulung
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Bupati Pati Tersandung saat Keluar Polres Kudus, ‘Malang-malang Putung, Wahaye Sudewo Digulung

R. Izra
Last updated: Januari 24, 2026 5:27 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
SHARE

BACAAJA, KUDUS – Bupati Pati Sudewo dibawa keluar dari Mapolres Kudus, Senin (19/1/2026) tengah malam, sekitar pukul 23.40 WIB.

Politikus Gerindra itu diperiksa di Mapolres Kudus setelah terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dengan jaket, masker, dan topi, Sudewo melangkah keluar dari ruang Intel Satreskrim.

Bacaaja: KPK Tanggapi Kabar OTT Bupati Pati Sudewo, Jubir: Kami akan Sampaikan
Bacaaja: Heboh! Bupati Pati Sudewo Dikabarkan Kena OTT KPK, Camat & Kades Ikut Terseret?

Momen itu sempat bikin perhatian tertuju karena ia terlihat tersandung hingga hampir jatuh sebelum masuk ke mobil Toyota Innova Reborn hitam yang sudah menunggu.

Saat Sudewo mau jatuh, seseorang di kerumunan berteriak lantang, ‘koruptor’.

“Malang-malang putung, wayahe Sudewo digulung,” teriaknya, kembali.

Dikawal ketat polisi, Sudewo langsung masuk ke mobil. Tak lama kemudian, iring-iringan sekitar empat mobil melaju bareng meninggalkan Mapolres Kudus.

Keberadaan Sudewo di Polres Kudus dibenarkan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

“Betul,” ujar Budi singkat.

Ada 8 orang digelandang KPK

Bupati Pati Sudewo ternyata nggak sendirian saat digelandang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Jakarta.

Total, ada delapan orang yang ikut dibawa tim penyidik usai operasi tangkap tangan (OTT) di Pati.

“Yang dibawa 8 orang,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, lewat pesan singkat, Selasa (20/1/2026).

Meski begitu, KPK masih irit bicara soal siapa saja tujuh orang lain yang ikut diamankan. Termasuk soal detail perkara OTT yang digelar pada Senin (19/1/2026) kemarin.

Dari informasi yang beredar, kasus ini diduga kuat berkaitan dengan jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Pati. Salah satu orang yang ikut diciduk disebut sebagai koordinator kecamatan atau pengepul.

“Koordinator kecamatan (pengepul),” ujar Budi singkat.

Sampai saat ini, KPK belum menetapkan siapa pun sebagai tersangka. Sesuai aturan, lembaga antirasuah punya waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring OTT.

Publik pun masih menunggu: siapa saja yang bakal resmi jadi tersangka, dan seberapa besar skandal ini bakal bergulir. (*)

You Might Also Like

Dua Anak Kotim Terpapar Paham Ekstrem dari Game Online, Terkait Bom SMA Jakarta?

Saleh Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Tantangan Komunikasi Publik Era Digital

Taj Yasin: Riset Kampus Jadi Bahan Bikin Kebijakan

Pemprov Dorong Penggunaan Bioplastik

HUT Bhayangkara Tak Melulu Seremoni

TAGGED:bupati patiheadlineinnovaKPKmapolres kuduspolres kudussudewoterpelesettersandung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi petugas haji daerah membantu jemaah haji yang membutuhkan pertolongan. Fix! Sempat Mau Dihapus, TPHD Temanggung 2026 Dibuka! Berikut Formasinya
Next Article Coblosan Mau Go Digital? Usul E-Voting Pilkada Mulai Dipikirin Serius

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SINDIR PEMERINTAH--Warga Kandri saat upacata HUT RI cosplay mengkritik ucapan Prabowo soal pengupas bawang. (bae)

Warga Kandri Cosplay Jadi Juragan Bawang saat HUT RI, Sindir Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu

BANGUNAN ROBOH - Sebuah bangunan di NTT roboh setelah diguncang gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026).

Update Gempa NTT: BNPB Nyatakan Korban Tewas Bertambah Jadi 68 Jiwa

UPACARA UNIK--Emak-emak Kampung Gang Presiden, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, mengenakan kostum daur ulang sampah plastik saat menggelar upacara bendera HUT Kemerderkaan ke-81 Republik Indonesia (RI), Senin (17/8/2026). (ist)

Bukan Upacara Biasa! Emak-emak Gang Presiden Puntan Pakai Kostum Daur Ulang Sampah

Bidan Ngada Berjuang Terangi Persalinan Pakai HP

Kenapa Perempuan Lebih Rentan Cedera ACL?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Sudewo Patok Tarif Calon Perangkat Desa Rp150 Juta, Anak Buahnya Mark-up Jadi Rp225 Juta

Januari 21, 2026
Ilustrasi tawuran. (grafis/tera)
Hukum

Tawuran Salatiga Makin Rumit, Polisi Kejar Pemasok Air Keras Misterius

Juli 8, 2026
RUTINITAS MUSIMAN: Sampai kapan banjir dan longsor di Kota Semarang dianggap sebagai rutinitas musiman yang “wajar” terjadi?
Fokus

Semarang Jangan Terbiasa dengan Banjir dan Longsor

Mei 17, 2026
Info

Jateng Rawan Bencana, Luthfi Minta PMI Gerak Kilat Saat Musibah

Agustus 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bupati Pati Tersandung saat Keluar Polres Kudus, ‘Malang-malang Putung, Wahaye Sudewo Digulung
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?