Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: “TPS” Muktiharjo Kidul: Dari Gunung Sampah ke Calon Taman
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

“TPS” Muktiharjo Kidul: Dari Gunung Sampah ke Calon Taman

Warga Muktiharjo Kidul, Pedurungan kini bisa bernapas lega. "TPS" Muktiharjo Kidul yang sempat bikin dahi berkerut karena tumpukan sampah, kini balik kinclong. Bukan cuma dibersihin, tapi juga “dikunci” biar drama sampah nggak terulang lagi.

T. Budianto
Last updated: Januari 19, 2026 9:34 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PASANG PAGAR: Petugas memasang pagar di lokasi yang kerap dimanfaatkan untuk membuang sampah di Muktiharjo Kidul, Sabtu (17/1/2026). Untuk mencegah penumpukan sampah terulang, Pemkot Semarang memasang pagar, CCTV dan menanam pohon penghijauan di sekitar lokasi. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemkot Semarang nggak mau setengah-setengah urusan sampah. TPS Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan yang sebelumnya jadi langganan numpuk, sekarang ditangani total. Sejak Kamis (15/1) sampai Sabtu (17/1), sampah diangkut habis, lalu dilanjutkan dengan penataan dan pengamanan supaya nggak balik jadi TPS liar.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng sudah wanti-wanti sejak awal: beresin sampah itu bukan cuma soal angkut lalu tinggal. Harus ada pengaturan ritasi, nambah kontainer, sampai sterilisasi area yang sering disalahgunakan buat buang sampah sembarangan.

Baca juga: Sampah Numpuk? Pemkot Langsung Gercep

Arahannya langsung dieksekusi. Pj Sekda Kota Semarang, Budi Prakosa turun langsung memimpin pembersihan lanjutan di lokasi. Kerja bakti lintas OPD digelar, bareng unsur wilayah, demi satu tujuan: TPS ini harus benar-benar bersih dan tertib, bukan bersih sesaat.

Alat berat pun diturunkan. Dinas PU mengerahkan dua backhoe dan 20 dump truck. Disperkim ikut nyumbang lima dump truck plus pasukan kebersihan. DLH menyiapkan satu alat berat, puluhan armada pengangkut, dan empat kontainer siaga.

Pasang CCTV

Satpol PP berjaga dengan tiga regu personel, sementara Dishub bantu urusan lampu penerangan biar aktivitas di lapangan aman dan nggak remang-remang. Pemangku wilayah setempat juga ikut ambil peran. Kecamatan dan kelurahan memasang dua CCTV buat ngawasin gerak-gerik pembuang sampah bandel, khususnya kendaraan roda empat yang harusnya langsung ke TPA.

Tokoh masyarakat, RW, LPMK, Babinsa, sampai Bhabinkamtibmas ikut gotong royong beresin sisa sampah yang masih tercecer. Nggak berhenti di situ, Pemkot mulai “mengamankan” area bekas TPS liar. Lahan eks bengkok dipagari supaya nggak lagi jadi tempat buang sampah dadakan.

Material pagar sudah datang dan mulai dipasang oleh DLH. Biar makin adem, kawasan ini juga dihijaukan: tabebuya ditanam Disperkim, sementara DLH menanam mangga dan sukun. Rencananya, lokasi ini bakal disulap jadi taman lingkungan.

Baca juga: Sampah Mau Disulap Jadi Listrik, Semarang Gaspol Tapi Masih Nunggu Tim

Untuk urusan buang sampah harian, warga diarahkan ke TPS Muktiharjo Kidul yang resmi dan berada tepat di sebelah lokasi TPS liar. Di sana sudah disiapkan empat kontainer, dilayani empat armada armroll dengan tiga kali ritasi per hari. Satu dump truck khusus juga disiagakan buat pembilasan area biar nggak bau dan tetap bersih.

Langkah berlapis ini jadi bukti kalau Pemkot Semarang serius menata urusan sampah. Tapi ujungnya tetap sama: tanpa disiplin warga, semua usaha ini bisa balik ke nol.

TPS-nya sudah bersih, pagarnya sudah berdiri, tanamannya mulai tumbuh. Tinggal satu PR paling berat: jangan sampai mental buang sampah sembarangan ikut “tumbuh” lagi. (tebe)

You Might Also Like

Dugaan 571 Ribu Penerima Bansos Main Judol, Puan: Jangan Hukum yang Tak Bersalah

‘Ciuman Kecil’ KA Harina untuk Truk Boks yang Nekat Terobos Palang di Semarang

Puasa Belum Tentu Bikin Taqwa Naik, UAH Ingatkan Ini

Stadion TLJ Tutup Dua Bulan untuk Perbaikan Trek Lari, Agustina: Masyarakat Tetap Terlayani

MBG TV Viral Duluan, BGN Kaget Belakangan: “Itu Bukan Program Kami”

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarangtps liar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bripda Rio bersama tentara bayaran Rusia lainnya. Nasib Bripda Rio Eks Brimob Aceh setelah Gabung Tentara Bayaran Rusia, Menkum Buka Suara
Next Article Tim DVI Biddokkes Polda Jateng mengambil sampel DNA di Karanganyar, Minggu (18/1/2026). Foto: Dok. Polda Jateng. Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Maros: DVI Polda Jateng Ambil Sampel DNA Keluarga Korban di Karanganyar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketua Pengarah Pelaksana Soekarno Run SOC 2026, Aria Bima, memaparkan prediksi perputaran uang dari event yang ia helat, Minggu (28/6/2026). (bae)

Soekarno Run Dongkrak Ekonomi Solo, Perputaran Uang Ditaksir Tembus Rp5 Miliar

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

PEMER MEDALI--Nava (dua dari kiri) dan koleganya pamer medali usia mengikuti Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Kesaksian Wabup Purworejo hingga Pelari Pemula: Soekarno Run 2026 Bikin Ketagihan

OMZET MENINGKAT--Kedai Bunzen Coffee di kawasan Alun-Alun Utara Keraton Surakarta dipenuhi konsumen yang habis ikut Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Berkah Soekarno Run 2026: UMKM Solo Ketiban Rezeki, Dagangan Laris Sejak Subuh

PAPARAN - Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Andhika Satya Wasistho menyampaikan pemaparan terkait tanggung jawab industri saat Kunjungan Kerja Panitia Khusus DPR RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Desain Industri ke Provinsi Jawa Tengah.

Usul Progresif Legislator Muda Andhika Satya: Industri Abaikan Warga dan UMKM Kena Sanksi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Sawah Ngebut, Lumbung Aman: Jateng 2025 Tembus Target

Januari 2, 2026
BUS LISTRIK--Penumpang baru saja turun dari bus listrik Trans Semarang.
Tumbuh

Elektrifikasi Trans Semarang Dipuji, Agustina: Langkah Nyata Menuju Transportasi Hijau

Juni 19, 2026
Pekerja media SM didampingi penasihat hukumnya dari LBH Semarang menilik berkas anjuran tripartit dari Disnaker Kota Semarang. (ist)
Info

Pekerja Media Suara Merdeka Kecewa, Tawaran Solusi Disnaker Dianggap Nggak Adil

April 17, 2026
Politik

Mundur dari Pimpinan DPRD, Anas Hidayat Tegaskan Tak Mundur dari Perjuangan

September 21, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: “TPS” Muktiharjo Kidul: Dari Gunung Sampah ke Calon Taman
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?