Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Pilkada Tak Langsung Dinilai Perkuat Dominasi Koalisi di Bawah Gerindra
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Politik

Pilkada Tak Langsung Dinilai Perkuat Dominasi Koalisi di Bawah Gerindra

Pilkada lewat DPRD katanya demi efisiensi. Tapi di balik jargon hemat biaya dan stabilitas, ada cerita lain yang mulai kebaca: peta kekuasaan bisa makin rapat dan arahnya condong ke satu komando. Kalau wacana ini jadi kenyataan, kontestasi kepala daerah tak lagi rame di lapangan, tapi pindah ke meja rapat DPRD.

T. Budianto
Last updated: Januari 15, 2026 6:39 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Ilustrasi: Warga memasukkan kartu suara pada pilkada 2024 lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Wacana mengembalikan pilkada lewat DPRD tak cuma soal efisiensi atau mekanisme pemilihan. Di balik itu, ada potensi penguatan kekuasaan politik.

Pengamat politik Universitas Diponegoro (Undip), Muchamad Yuliyanto menilai, pilkada DPRD akan mengukuhkan dominasi koalisi pemerintah. Dan dalam struktur koalisi saat ini, Partai Gerindra berada di posisi paling atas.

“Kalau pilkada kembali ke DPRD, kekuatan partai koalisi akan semakin solid di bawah komando Gerindra,” ujar Yuliyanto saat dimintai pendapat, Kamis (15/1/2026).

Baca juga: PDIP Tetap Ngotot Pilkada Langsung

Menurutnya, sistem ini membuat pertarungan politik tidak lagi terbuka ke publik. Penentuan kepala daerah bergeser ke ruang DPRD, tempat partai koalisi punya kendali kursi.

Yuliyanto yang juga dosen komunikasi politik di Fisip Undip itu menjelaskan, kondisi ini jelas lebih menguntungkan Gerindra. Sebagai partai utama dalam pemerintahan, Gerindra punya pengaruh besar dalam mengatur arah koalisi.

Mengunci Kekuatan

Dengan pilkada DPRD, partai-partai koalisi cenderung saling mengunci kekuatan. Ruang oposisi makin sempit, sementara kekuasaan terpusat di lingkaran elite parlemen daerah. Ia menilai, kepala daerah yang lahir dari DPRD akan lebih loyal ke partai pengusung dibanding ke pemilih. Relasi kekuasaan berubah. Akuntabilitas pun bergeser.

Sebagai pengelola Lembaga Pengkajian dan Survei Indonesia (LPSI) Semarang yang fokus pada dinamika demokrasi dan politik lokal, Yuliyanto melihat ini sebagai keuntungan strategis bagi Gerindra. Kekuasaan eksekutif daerah bisa dikonsolidasikan lewat jalur legislatif.

“Ini cara yang lebih rapi dan aman untuk menjaga stabilitas kekuasaan,” katanya, bernada satir. Menurutnya, wacana ini juga memudahkan koordinasi politik pusat-daerah. Tapi konsekuensinya, demokrasi lokal kehilangan ruang kompetisi yang sehat.

Baca juga: Wacana Pilkada lewat DPRD Diprotes Keras, tapi Partai Macam Gerindra Bodo Amat, Mengapa?

Yuliyanto menegaskan, jika pilkada DPRD benar-benar diterapkan, peta politik daerah akan semakin dikuasai koalisi pemerintah. Dan di dalam koalisi itu, Gerindra berada di posisi paling diuntungkan.

Ia menyebut pola ini sebagai model sentralistik demokratis. Secara formal, pencalonan terlihat demokratis karena datang dari banyak partai. Tapi secara praktik, keputusan akhirnya terpusat. Presidennya dari Gerindra, maka gubernur, bupati, dan wali kota diharapkan lurus, sama-sama dari Gerindra atau partai koalisi pemerintah saat ini. (bae)

You Might Also Like

KONI Jateng Gaspol: Bidik “Prestasi Emas 2032”

Final Tanpa Rival: Sujarwanto Calon Tunggal Ketum KONI Jateng 2025-2029

Mendes Minta Warga Ikhlaskan Lahan untuk Bangun Koperasi Desa Merah Putih

3.200 Warga Mengungsi, Dampak 450 Rumah Ludes Terbakar di Penjaringan Jakarta Utara

Puan Maharani Pastikan Adik Affan Kurniawan Dapat KJP & KJMU Sampai Lulus

TAGGED:gerindraheadlinelspi semarangpilkadaundip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 1.049 Pejabat Pemprov Dilantik, Luthfi Gaspol Merit System
Next Article PSIS Beres-beres: Empat Pemain Resmi Pamitan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Awaluddin (batik cokelat) menangis saat dihampiri keluarganya usai sidang vonis di pengadilan, Rabu (11/2/2026). (bae)

Cerita Awaluddin Eks-Sekda Cilacap: Korupsi Demi Ikut Pilkada, Kalah Lalu Masuk Penjara

Rumah warga Deliksari, Gunungpati, Semarang, terlihat sudah miring dan beberapa mengalami tembok retak, Rabu (11/02/2026). (dul)

Triastono Risau Tanah Terus Bergerak, Warga Deliksari Bertahan di Tengah Ancaman Longsor

Wakil Ketua DPRD Jateng dari Fraksi Golkar, M Saleh.

Wacana Peralihan LPG ke DME, M Saleh: Sosialisasi Dulu, Jangan Sampai Bikin Warga Kaget

Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo.

Survei IPI: Ganjar Masuk Tiga Besar Kandidat Capres 2029, Ada Nama Baru Masuk Radar

Terdakwa Andhi Nur Huda duduk di kursi pesakitan saat sidang putusan kasus korupsi BUMD Cilacap, di Tipikor Semarang, Rabu (11/2/2026). (bae)

Ringan Banget Banyak Diskon! Dituntut 18 Tahun, Koruptor Cilacap hanya Dihukum 2 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

BGN mengajukan anggaran untuk program MBG tahun 2026 sebesar Rp 335 triliun. Sasaran 82,9 juta penerima. Dalam setiap bulan sebesar Rp25 triliun.
Politik

Begni Suara DPRD Banyumas Soal Kacang Rebus Jadi Menu MBG Gunung Lurah

September 24, 2025
Daerah

Bupati Sudewo ke Pansus DPRD Pati: “Bahas PBB Aja, Jangan Kemana-Mana”

September 6, 2025
Polisi memberikan keterangan peristiwa pemusnahan amunisi kadaluarsa Garut yang menwaskan 11 orang
Daerah

2 TNI dan 9 Warga Sipil Tewas Saat Pemusnahan Amunisi Kedaluwarsa

Mei 12, 2025
Info

Tol Trans Jawa Masih Lengang tapi Polisi Udah Siaga

Desember 21, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pilkada Tak Langsung Dinilai Perkuat Dominasi Koalisi di Bawah Gerindra
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?