Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Luthfi Klaim Tak Ada Desa Tertinggal di Jateng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Luthfi Klaim Tak Ada Desa Tertinggal di Jateng

Kabar baik datang dari akar rumput. Desa-desa di Jateng kini makin pede berdiri di kaki sendiri. UMKM tumbuh, wisata hidup, energi mandiri jalan. Bahkan, menurut Gubernur Ahmad Luthfi, status “desa sangat tertinggal” sudah resmi tinggal cerita lama.

T. Budianto
Last updated: Januari 15, 2026 5:54 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PUNCAK HARI DESA: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi melepas merpati saat menghadiri puncak peringatan Hari Desa Nasional di Lapangan Kawasan Kebun Raya Indrokilo, Butuh, Mojosongo, Boyolali, Kamis, (15/1/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, BOYOLALI- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menegaskan, saat ini tidak ada lagi desa sangat tertinggal dan terpencil di Jawa Tengah. Kuncinya satu: ekonomi desa bergerak, ditopang jutaan usaha mikro yang terus naik level.

Pernyataan itu disampaikan Luthfi saat menghadiri puncak peringatan Hari Desa Nasional yang digelar meriah di Lapangan Kawasan Kebun Raya Indrokilo, Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Kamis, (15/1/2026).

Jateng sendiri tercatat sebagai provinsi dengan jumlah desa terbanyak di Indonesia, yakni 7.810 desa yang tersebar di 29 kabupaten/kota. Dan kabar paling bikin senyum: tahun 2025 sudah nol desa sangat tertinggal.

Baca juga: Posyandu di Tiga Desa Jateng Jadi Role Model

Data indeks desa menunjukkan, ada 2.208 desa mandiri atau sekitar 28,27 persen. Lalu 3.291 desa maju, 1.666 desa berkembang, dan tinggal 15 desa tertinggal yang kini jadi prioritas intervensi agar segera naik kelas.

“Desa itu ujung tombak pembangunan. Kalau desanya kuat, daerah dan nasional ikut kuat,” kata Luthfi. Lebih lanjut dipaparkan, berbagai program desa yang digarap Pemprov Jateng menunjukkan hasil nyata. Saat ini ada 154 kawasan perdesaan tematik di enam sektor: pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, industri, dan peternakan.

Desa Mandiri Energi

Tak berhenti di situ, Jateng saat ni juga punya 2.331 Desa Mandiri Energi, yang terdiri dari desa inisiatif, berkembang, hingga mapan. Sementara di sektor pariwisata, terdapat 899 desa dan kampung wisata, dari tahap rintisan sampai desa wisata maju.

Program penguatan desa ini diperkuat lewat skema Satu OPD Satu Desa Binaan, yang sekaligus jadi strategi pengentasan kemiskinan. Sepanjang 2025, tercatat 76 desa dampingan dari 49 OPD Provinsi Jawa Tengah.

Jika ditarik ke belakang, sejak 2019 hingga 2025 sudah ada 452 desa dampingan dengan total anggaran sekitar Rp112,5 miliar, hasil kolaborasi APBN, APBD, Dana Desa, hingga CSR.

Menurut Luthfi, UMKM adalah napas ekonomi Jawa Tengah. Total ada sekitar 4,2 juta UMKM, dan sekitar 3 juta di antaranya hidup di desa. Bahkan, sebagian desa kini sudah naik kelas jadi Desa Ekspor, punya usaha skala menengah dengan standar pasar luar negeri.

“Itu potensi desa yang harus terus kita dorong dan tingkatkan,” ujarnya. Momentum Hari Desa Nasional di Boyolali, lanjut Luthfi, diharapkan menjadi booster bagi UMKM agar makin dikenal, makin kuat, dan makin berdampak.

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto menegaskan, desa adalah subjek pembangunan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: Jateng Lagi Ramai: Dari Desa Sunyi Sampai Borobudur, Semua Jadi Magnet

“Kita satukan energi supaya ekonomi desa bangkit dan tumbuh. Ini bagian dari astacita Presiden Prabowo tentang pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Membangun desa sejatinya membangun Indonesia,” tegasnya.

Kalau dulu desa sering dicap tertinggal, sekarang justru jadi mesin ekonomi. UMKM gas, wisata ramai, energi mandiri nyala. Tinggal satu tantangan: jangan sampai desa maju cuma di data, tapi warganya masih harus mikir panjang tiap akhir bulan. (tebe)

 

You Might Also Like

Menkomdigi Beberin “Bisnis Gelap” di Balik Live Streaming Demo, Nyambung ke Judi Online!

Haru! Sopir Ambulans Meninggal setelah Antar Jenazah ke Rumah Duka

Alwin Menang dari Mbak Ita di Sidang, Pialanya? Dikasih Hukuman Lebih Tinggi dari Istri

Respati Dorong Gekrafs Jadi Motor Ekonomi Kreatif Solo, Bukan Organisasi Seremonial

Salat Idulfitri Bersama Anak, Luthfi: Lebaran Itu Soal Hati, Bukan Sekadar Hari Raya

TAGGED:desa mandiriheadlinepemprov jatengUMKM
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Luthfi Tepati Janji, Beri Bantuan untuk Mahasiswa Korban Banjir Sumatera
Next Article 1.049 Pejabat Pemprov Dilantik, Luthfi Gaspol Merit System

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Industri Kreatif Bisa Jadi “Mesin Kerja” Anak Muda

DARI PERENCANAAN KE AKSI - PLN Icon Plus menyiapkan strategi dengan memperkuat kemampuan tim dalam membaca pasar, memahami kebutuhan pelanggan, hingga mengubah peluang menjadi rencana bisnis.

Dari Insight ke Aksi, PLN Icon Plus Dorong Pertumbuhan Bisnis PV Rooftop lewat PV Academy

Puan Ajak Parlemen Remaja Kenal Politik dari Dekat, Bukan Cuma dari Medsos

Mahasiswa Diminta Tak Cuma Jadi Komentator

Ilustrasi keracunan MBG. (wahyu/grafis)

Nah Lho! Kepala SPPG Karanganyar Muntah-muntah Cicipi Menu MBG untuk Ibu Hamil

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pangeran Arab Saudi, Al Waleed bin Khalid meninggal dunia pada Sabtu (19/7/2025) usai koma 20 tahun.
Unik

‘Pangeran Tidur’ Arab Saudi Meninggal Dunia setelah 20 Tahun Hidup dalam Kondisi Koma

Juli 20, 2025
SIDANG KORUPSI--Saksi sidang korupsi terdakwa Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (20/7/2026), mengungkap adanya kontraktor yang dapat fee meski tak kerja. (bae)
Hukum

Gak Kerja Apa-apa Dapat Fee Rp450 Juta, Kontraktor Temannya Sudewo

Juli 21, 2026
Politik

Coblosan Mau Go Digital? Usul E-Voting Pilkada Mulai Dipikirin Serius

Januari 20, 2026
Ekonomi

576 Ribu UMKM Ditarget Kantongi Sertifikat Halal

April 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Luthfi Klaim Tak Ada Desa Tertinggal di Jateng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?