Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Akses Cucukan-Kotesan yang Putus Lima Tahun Kini Nyambung
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Akses Cucukan-Kotesan yang Putus Lima Tahun Kini Nyambung

Lima tahun bukan waktu singkat kalau tiap hari harus muter jalan. Warga Desa Cucukan dan Kotesan akhirnya bisa bernapas lega setelah jembatan penghubung dua desa itu kembali berfungsi.

T. Budianto
Last updated: Januari 15, 2026 9:09 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
JEMBATAN MERAH PUTIH: Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menandatangani persemian Jembatan Merah Putih di Klaten didampingi Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi dan Kapolda Jateng, Irjen Polisi Ribut Hari Wibowo, Rabu (14/1/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, KLATEN- Lima tahun itu cukup buat anak SD hampir lulus, atau sawah panen berkali-kali. Tapi buat warga Desa Cucukan dan Kotesan, lima tahun terakhir berarti satu hal: jalan muter karena jembatan putus. Kabar baiknya, cerita panjang itu akhirnya selesai.

Jembatan penghubung dua desa di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, yang sempat terputus akibat banjir sejak 2021, kini resmi berfungsi kembali. Akses warga pun kembali normal, tanpa harus ambil jalur jauh seperti sebelumnya.

Jembatan yang diberi nama Jembatan Merah Putih di Dukuh Matangan, Desa Cucukan, diresmikan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, Rabu (14/1/2026).

Jembatan ini menjadi satu dari 19 Jembatan Merah Putih yang diresmikan serentak di berbagai daerah. Kapolri berharap, jembatan tersebut benar-benar bisa jadi jalur hidup bagi warga, mulai dari anak sekolah, petani, hingga aktivitas ekonomi harian.

Baca juga: Jalan Putus Dampak Longsor, BPBD Temanggung Antar-Jemput Siswa Sekolah

“Mudah-mudahan jembatan ini betul-betul bermanfaat untuk anak-anak kita, masyarakat, petani, dan semua yang memanfaatkannya,” ujar Kapolri, Jendearl Polisi Listyo Sigit.

Ia menjelaskan, di Jateng sendiri ada 63 jembatan yang dibangun atau diperbaiki melalui kolaborasi Pemprov Jateng dan Polda Jateng. Dari jumlah itu, 19 jembatan sudah rampung, sementara sisanya masih dalam proses pembangunan.

Pengerjaannya pun melibatkan masyarakat sekitar, jadi bukan cuma proyek bangunan, tapi juga gotong royong. Secara nasional, total 171 jembatan telah terbangun, dengan Jawa Tengah jadi provinsi dengan kontribusi terbesar.

Akses Utama

Sekadar kilas balik, jembatan di Dukuh Matangan awalnya dibangun secara swadaya warga pada 1981. Selama puluhan tahun, jembatan ini jadi akses utama penghubung Desa Cucukan dan Kotesan. Namun pada 2021, banjir besar memutus jembatan dan memaksa warga memutar jalur lebih jauh.

Pada 2025, Pemprov Jateng menggelontorkan bantuan Rp400 juta, ditambah swadaya dari Polres Klaten, untuk membangun ulang jembatan sepanjang 12 meter dan lebar 4 meter.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPUBMCK)  Jateng, Hanung Triyono menyebut, pembangunan jembatan ini jadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah dan Polri dalam menghadirkan layanan dasar bagi masyarakat.

Upaya ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Ahmad Luthfi untuk menggenjot infrastruktur dasar. Bahkan, pada 2026 mendatang, Jateng mengajukan sekitar 679 usulan pembangunan jembatan ke pemerintah pusat, mulai dari jembatan penyeberangan orang, jembatan gantung, hingga rehabilitasi jembatan di 35 kabupaten/kota.

Baca juga: 452 Desa Sudah Didampingi, Pemprov Jateng: Nggak Cuma Kota yang Boleh Maju

Tak cuma jembatan, Pemprov Jateng juga mendorong perbaikan jalan provinsi dan konektivitas antarwilayah bersama kabupaten/kota. Tujuannya jelas: sekolah lancar, hasil panen cepat sampai, ekonomi desa nggak tersendat. Sebagai pendukung swasembada pangan, Pemprov Jateng juga mengalokasikan sekitar Rp30 miliar untuk perbaikan irigasi tersier.

Setelah lima tahun harus memutar, warga akhirnya bisa meluruskan langkah lagi. Kadang, yang paling dibutuhkan desa bukan kata-kata manis, tapi jembatan yang benar-benar nyambung, biar hidup nggak terus-terusan muter di tempat yang sama. (tebe)

You Might Also Like

Jateng Siap Bagikan 1.000 Sambungan Listrik Gratis Buat Warga Miskin

Puan Buka Suara Soal Kasus FH UI: “No Excuse!”

Drama Lanjutan PBNU: Muncul Edaran Gus Yahya Nggak Lagi Ketum per 26 November 2025

Perbaikan Jalan Kaligawe Semarang Dikebut

Diputusin Lalu Dibalas AI Porno, Korban Sampai Tak Bisa Tidur dan Trauma Berat

TAGGED:gubernur jatengheadlinekapolripemprov jatengpolda jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 327 Desa di Jateng Pilih Jalan Antikorupsi
Next Article Puluhan Lapak PKL di Atas Drainase Pasar Kobong Ditertibkan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)

Korban Keracunan MBG di Batang Terus Meningkat Capai 498 Orang, Masih Bisa Tambah Lagi

Kemarau Makin Seret, Polres Banjarnegara Kirim 25 Ribu Liter

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Bocah 17 Tahun Pecahkan Rekor Timnas

Juni 8, 2026
Info

Jembatan “Merah Putih Presisi” Jadi Jalan Pulang 500 Kepala Keluarga

Februari 21, 2026
Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno.
Info

Pohon Tumbang 2 Nyawa Pengguna Jalan di Semarang, MTI: Bukan Sekadar Musibah

September 4, 2026
Ribuan petani berbondong-bondong membawa hasil panen dalam gelaran kawasan Nyadran Ageng Bhumi Phala di Rest Area Kledung, Sabtu (2/5/2026).
Unik

Nyadran Ageng Bhumi Phala, Eskpresi Syukur dan Cinta Kasih Petani Temanggung kepada Alam

Mei 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Akses Cucukan-Kotesan yang Putus Lima Tahun Kini Nyambung
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?