BACAAJA, JEDDAH – Sejarah baru tercipta di panggung El Clasico. Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah, Barcelona sukses menang tiga kali beruntun di laga final lawan Real Madrid.
Yes, tiga kali. Bukan kebetulan, tapi dominasi.
Yang paling fresh, Barcelona menang 3-2 atas Real Madrid di final Piala Super Spanyol 2026, Senin (12/1/2026) dini hari WIB, yang digelar di Jeddah, Arab Saudi. Laga panas, tensi tinggi, drama full time.
Bacaaja: Keren Nih! BRI Resmi Jadi Sponsor Barcelona sampe 2027, Fans Indonesia Akses Eksklusif
Bacaaja: Barcelona Anggap Rashford Prospek Bagus, Deco: tapi . . .
Blaugrana langsung tancap gas lewat brace Raphinha di menit ke-36 dan 73. Robert Lewandowski ikut nyumbang gol jelang turun minum (45+4’).
Real Madrid sempat ngelawan lewat Vinicius Jr (45+2’) dan Gonzalo Garcia (45+7’), tapi comeback cuma jadi wacana.
Skor akhir 3-2. Barcelona juara. Lagi. Kembali mengangkat piala.
Koleksi trofi Barcelona makin jauh

Kemenangan ini bikin Barcelona kini mengoleksi 16 gelar Piala Super Spanyol, unggul cukup jauh dari Real Madrid yang baru punya 13 trofi. Secara mental? Jelas Blaugrana lagi di atas angin.
Tapi bukan cuma soal trofi. Yang bikin fans Barca makin senyum lebar adalah rekor spesial di El Clasico Final.
Sebelum juara di Super Spanyol 2026, Barcelona juga menyakitkan Real Madrid di dua final sebelumnya.
Di final Copa del Rey musim lalu, Barca menang 3-2 lewat drama extra time.
Laga sempat imbang 2-2 setelah gol Pedri dan Ferran Torres dibalas Kylian Mbappe dan Aurelien Tchouameni.
Saat semua siap adu penalti, Jules Kounde muncul jadi pahlawan dengan gol menit ke-116. Real Madrid auto silent.
Mundur sedikit ke final Piala Super Spanyol 2025, ceritanya malah lebih brutal. Barcelona menghajar Madrid 5-2.
Gol Barca dicetak Lamine Yamal, Lewandowski, Alejandro Balde, plus dua gol Raphinha.
Madrid? Cuma bisa balas lewat Mbappe dan Rodrygo.
Kapan terakhir Madrid menang?
Real Madrid terakhir kali bisa tersenyum di final lawan Barcelona terjadi di Piala Super Spanyol 2024.
Waktu itu Madrid menang 4-1 lewat hat-trick Vinicius Jr plus satu gol Rodrygo. Barcelona cuma bisa membalas lewat Lewandowski.
Sekarang, Barcelona bukan cuma menang. Mereka mendominasi, terutama saat bertemu rival abadinya di partai paling krusial.
El Clasico Final? Tiga kali beruntun milik Blaugrana. (*)


