BACAAJA, SEMARANG- Lapas Kelas I Semarang ngadain perayaan Natal, Sabtu (10/1/2026). Perayaan Natal tahun ini terasa beda. Bintang tamu, Mongol bikin suasana ibadah jadi lebih hangat dan penuh tawa.
Mongol hadir sebagai pengisi acara Natal bersama warga binaan. Komika berambut kriwil itu datang bukan cuma buat ngelawak, tapi juga berbagi cerita, motivasi, dan doa.
Di awal, Mongol mengaku undangan ke lapas ini jadi momen yang spesial buatnya. Ia merasa terhormat bisa merayakan Natal bareng warga binaan. Ia menyebut pertemuan dengan warga binaan memberi kesan mendalam. Bisa ngobrol langsung, bercanda, sekaligus menyemangati mereka jadi pengalaman yang tidak biasa.
Baca juga: Warga Binaan Lapas Semarang Unjuk Bakat Religi
“Saya bisa bertemu dengan teman-teman warga binaan, bisa memotivasi plus menghibur mereka,” ujarnya. Menurut Mongol, lapas sering dianggap sebagai tempat yang identik dengan hal-hal negatif. Padahal, kata dia, pesan Natal justru sangat relevan di tempat seperti ini.
“Kegiatan seperti ini luar biasa. Di tempat yang mungkin menurut orang kurang baik karena isinya orang-orang dengan masalah hukum, tapi sejujurnya Kristus datang hanya membawa damai sejahtera,” ucap Mongol.
Pesan Damai
Ia menegaskan, pesan damai itu tidak melihat latar belakang siapa pun. Tidak peduli kaya atau miskin, bersalah atau tidak, semua berhak merasakan kedamaian.
“Tidak membawa lu bersalah atau tidak, lu siapa, lu kaya atau miskin. Tapi damai yang dibawa,” lanjutnya. Lewat candaan khasnya, Mongol berharap tawa bisa jadi obat sementara bagi warga binaan.
Ia juga menyelipkan doa agar proses hukum yang dijalani bisa berjalan dengan baik. “Mudah-mudahan teman-teman warga binaan, dalam proses hukumnya nanti Tuhan campur tangan dan bisa mendapatkan apapun yang terbaik,” katanya.
Baca juga: Bebas dari Lapas, Napiter Perempuan Asal Malaysia Langsung Dideportasi dari Semarang
Kepala Lapas Kelas I Semarang menyambut hangat kehadiran Mongol. Ia menyebut kehadiran komika nasional itu memberi energi positif bagi warga binaan. “Suatu kehormatan bagi warga Lapas Kelas I Semarang, Mongol berkenan menghibur dan bahkan memberikan motivasi kepada warga binaan kami,” kata Kalapas.
Ia berharap apa yang disampaikan Mongol tidak berhenti di acara Natal saja. Motivasi dan kisah sukses Mongol diharapkan bisa jadi pemicu semangat bagi warga binaan. (bae)


