BACAAJA, KUDUS- Kejurprov Xiangqi Jawa Tengah 2026 bakal digelar di Pendopo Kantor Bupati Kudus. Ajang ini mempertandingkan 10 kategori sekaligus, dari level SD sampai senior, dengan total hadiah belasan juta rupiah plus piala Kejurprov.
Khusus kategori senior, tensinya dipastikan beda. Selain uang pembinaan dan piala Kejurprov, para jawara juga bakal berebut piala bergilir Bupati Kudus. Jadi bukan cuma soal strategi di papan, tapi juga gengsi daerah. Menariknya, xiangqi sebenarnya termasuk cabor baru di Kudus. Bahkan Pengkab Persatuan Xiangqi (Pexi) Kudus baru terbentuk beberapa bulan terakhir. Tapi soal animo, jangan ditanya, langsung tancap gas.
Salah satu kuncinya ada di sosialisasi ke sekolah-sekolah yang rutin dilakukan Pexi Kudus. Dari situ, xiangqi cepat menyebar dan mulai dikenal luas. Efeknya kelihatan jelas: setiap turnamen bulanan selalu ramai peserta, dari pelajar sampai umum.
Sukses Prestasi
“Khusus Kejurprov 25 Januari 2026 nanti, pesertanya datang dari seluruh Jawa Tengah. Kami berharap acaranya berjalan lancar, meriah, dan Kudus sukses sebagai tuan rumah, sukses penyelenggaraan, sukses prestasi,” ujar Ketua Panitia Kejurprov yang juga Ketua Pexi Kudus, Priskilla, Selasa (6/1/2026).
Dikatakan Lala, begitu panggilannya, bukan kali pertama Kudus dipercaya sebagai host kejurprov. Kota Kretek ini juga pernah menjadi tuan rumah even serupa pada 2016 lalu, jadi soal pengalaman, daerah ini sudah punya modal.
Lebih lanjut dikatakan, ada sepuluh kategori yang akan dipertandingkan yakni senior putra/putri, SMA putra/putri, SMP putra/putri, SD kelas 4, 5, 6 putra/putri serta SD kelas 1,2, 3 putra/putri. Dengan kategori selengkap itu, Kejurprov ini bukan cuma soal juara, tapi juga jadi ajang pembibitan atlet sejak dini.
Dulu xiangqi dibilang olahraga “asing” dan kurang dikenal. Sekarang? Sudah main di pendopo bupati, rebutan piala bergilir, dan bikin anak SD sampai senior mikir keras. Sepertinya bukan xiangqi yang baru, kita saja yang telat sadar kalau olahraga ini lagi naik daun. (tebe)


