BACAAJA, KARANGANYAR — Lagi-lagi cuaca ekstrem bikin deg-degan. Sebuah mobil Daihatsu Xenia apes dihantam longsoran batu saat melintas di Bukit Mitis, jalur Alternatif Lawu, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Jumat (26/12/2025) sore.
Kejadiannya cepet banget. Mobil yang lagi jalan tiba-tiba kena longsoran dari sisi kiri. Saat itu hujan memang sudah turun deras sejak sore, bikin tanah di tebing labil.
Alhasil, bodi samping kiri mobil ringsek, kaca belakang pecah, dan mobil penuh lumpur. Untungnya, nggak sampai ada korban jiwa.
Bacaaja: Alam Lagi Sensi, Jalur Wonosobo–Dieng Longsor Lagi setelah Hujan Deras
Bacaaja: Detik-detik Maut di Umbul Ponggok: Niat Foto Estetik, Remaja Malah Jaksel Tewas Tenggelam
Kapolsek Tawangmangu AKP Eling Adi Utomo membenarkan insiden tersebut. Longsor terjadi sekitar pukul 18.30 WIB.
“Korban jiwa tidak ada. Di dalam mobil ada tiga orang, cuma luka ringan lecet. Sekarang sudah ditangani di Puskesmas Tawangmangu,” ujar Eling.
Material longsor juga sempat nutup sebagian badan jalan Alternatif Lawu. Petugas gabungan dari Polsek, Koramil, kecamatan, sampai relawan langsung turun ke lokasi buat pengamanan dan penanganan.
“Longsor menutup separuh jalan. Semua unsur Forkopimcam dan relawan sudah di lokasi,” jelasnya.
Sementara itu, Kalakhar BPBD Karanganyar Hendro Prayitno bilang mobil Xenia tersebut melaju dari arah Ponorogo menuju Solo. Dari tiga penumpang, satu orang mengalami memar di bagian pundak kiri.
“Mobilnya kena batu longsor, lalu sempat terlempar ke kanan sampai mengenai pembatas jalan,” kata Hendro.
Nggak cuma satu titik, ternyata ada dua titik longsor di jalur tersebut. Salah satunya bahkan sempat mengenai pengendara motor, tapi beruntung pengendara itu juga tidak mengalami luka.
Akibat kondisi ini, jalur Alternatif Lawu diberlakukan sistem buka-tutup. Jalan tidak ditutup total karena jalur lama Magetan–Tawangmangu dinilai lebih ekstrem dan rawan kalau semua kendaraan dialihkan ke sana.
“Kalau ditutup total, jalur lama terlalu curam dan bisa terlalu padat. Jadi jalan baru kita atur buka-tutup,” pungkas Hendro.
Catatan buat yang mau lewat Tawangmangu, saat hujan deras di jalur pegunungan memang harus ekstra waspada. Longsor bisa datang kapan aja, literally tanpa aba-aba. (*)


