Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Mendes Minta Warga Ikhlaskan Lahan untuk Bangun Koperasi Desa Merah Putih
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Mendes Minta Warga Ikhlaskan Lahan untuk Bangun Koperasi Desa Merah Putih

R. Izra
Last updated: Desember 22, 2025 7:20 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto.
SHARE

BACAAJA, MAJALENGKA – Pemerintah lagi semangat bangun Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Targetnya enggak main-main: 80.000 koperasi.

Masalahnya cuma satu—klasik, abadi, dan selalu muncul di setiap program: lahannya entah ke mana.

Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto akhirnya angkat suara. Bukan buat cari investor besar atau skema ribet, tapi dengan jurus paling Indonesia: “tolong dong yang punya tanah, ikhlasin sedikit.”

Bacaaja: Dewan Adat Papua Tolak Kebun Sawit: Ogah Warisin Bencana ke Anak-Cucu
Bacaaja: Wali Kota Semarang Dorong Koperasi Merah Putih Jadi “Gudang Kulakan” Kios Warga

Ajakan itu disampaikan Yandri saat peletakan batu pertama KDMP di Desa Gunung Kuning, Majalengka, Jumat (19/12/2025). Batu pertama sudah diletakkan, lahannya? Masih sering jadi cerita panjang.

“Hampir di semua daerah, lahannya ada tapi nggak strategis. Atau strategis, tapi luasnya nggak cukup,” kata Yandri, yang secara halus berarti: program sudah ada, peta sudah digambar, tapi tanahnya belum tentu nyata.

Karena itu, Mendesa ngajak warga dan pengusaha buat menghibahkan tanah. Ya, hibah. Gratis. Tanpa cicilan. Tanpa drama.

Contohnya, kata dia, sudah ada. Di Landak, Kalimantan Barat, desa nggak punya tanah bengkok. Tapi ada warga yang rela ngasih tanahnya.

Di Sulawesi Selatan, daerah super padat penduduk, lahan kosong nihil. Solusinya? Developer perumahan nyumbang fasilitas umum.

“Kolaborasi seperti ini yang penting,” ujar Yandri.

Terjemahan bebasnya: kalau nunggu negara punya lahan di desa, bisa-bisa KDMP keburu jadi legenda.

Target 80 Ribu, Realisasinya Bertahap (Banget)

Pemerintah tetap pede dengan target 80.000 KDMP. Tapi tenang, kata Yandri, nggak dibangun sekaligus. Bertahap. Pelan-pelan. Sambil nyari lahan.

Tahun 2025, targetnya 20.000 KDMP. Katanya sih optimistis, karena “di atas kertas” hampir semua daerah sudah siap.

“Insyaallah akhir tahun ini 20.000 KDMP sudah ada,” ucap Yandri.

Catatan kecil: sudah ada bisa berarti sudah dibentuk, sudah direncanakan, atau sudah dibicarakan di rapat. Bangunannya? Nanti dulu, tergantung tanah.

Di sela acara, Yandri sempat panen anggur bareng warga. Simbol manis di tengah realita pahit soal lahan.

Intinya begini: KDMP mau jadi tulang punggung ekonomi desa, tapi kakinya belum dapat pijakan. Negara punya mimpi besar, desa punya semangat, tapi tanah? Masih nunggu siapa yang rela.

Kalau program ini berhasil, hebat. Kalau mandek, jangan kaget. Di negeri ini, sering kali yang bikin program jalan bukan anggaran, tapi siapa yang ikhlas ngasih tanah duluan. (*)

You Might Also Like

Tukang Bangunan di Solo Wajib Terdaftar BPJS

ASN Setda Jateng Turun ke Selokan

Krisis Memori Chip Diramal sampai 2030, Alamat Harga Gadget Makin Melambung

62 Kasus Super Flu di Indonesia Dimodinasi Anak-anak, IDAI Ingatkan Hal Ini

Viral Ucapan “Rampok Negara”, Ternyata Begini Profil Wahyudin Moridu Legislator Muda Gorontalo

TAGGED:ajak wargaheadlineikhlaskan tanahkoperasi desa merah putihlahanmendesmendes pdtyandri susanto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BGN Ngotot MBG Tetap Jalan saat Libur Sekolah, Siapa yang Makan?
Next Article Kasus Dosen Untag, AKBP B Kena Pasal Berlapis

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jateng Mau Sulap 70 Persen Sampah Jadi Listrik, Mimpi atau Jalan Keluar?

96 Ribu Pejabat “Belum Lapor”, MAKI: KPK Jangan Cuma Kasih Angka, Spill Namanya!

MBG Lima Hari Aja? Santai, Daerah 3T Dapat “Bonus Sabtu”

Bukan Sekadar Haul, Ini “Push Rank” KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional

Haji 2026 Tetap Berangkat, Meski Timur Tengah Lagi Panas-Panasnya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi kritik yang disampaikan melalui medsos. (grafis/wahyu)
Hukum

KUHP Baru vs Gen Z Digital: Kritik di Medsos Bisa Antar Kamu ke Penjara?

Januari 5, 2026
Info

Buya Yahya Ingatkan Buka Bersama Jangan Sampai Lupa Ibadah

Maret 6, 2026
Info

Balon Udara Bawa Petasan? Ending-nya Dimusnahkan Gegana

Maret 23, 2026
Ilustrasi pembayaran tunai menggunakan mata uang rupiah.
Daerah

Gara-gara OTT KPK, THR ASN Belum Cair

Maret 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mendes Minta Warga Ikhlaskan Lahan untuk Bangun Koperasi Desa Merah Putih
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?