Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Kirab Pusaka Ketemu Pawai, Purbalingga Tumpah Budaya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kirab Pusaka Ketemu Pawai, Purbalingga Tumpah Budaya

Tahun ini, rute pawai dibuat berbeda dari biasanya. Rombongan berangkat dari GOR Goentoer Darjono, menyusuri Jalan Letkol Isdiman hingga Perempatan Banteng, lalu berhenti di Perempatan Sate Indra sebagai titik penampilan pertama.

Nugroho P.
Last updated: Desember 20, 2025 7:57 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Pawai Budaya Purbalingga.
SHARE

BACAAJA, PURBALINGGA – Alun-alun Purbalingga berubah jadi lautan warna saat Pawai Budaya digelar barengan dengan Kirab Pusaka dalam rangka Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purbalingga. Acara yang berlangsung Sabtu, 20 Desember 2025, itu sukses menyedot perhatian ribuan warga yang datang untuk menikmati pesta budaya gratis.

Aneka kostum tradisional, atraksi seni, hingga simbol-simbol sejarah Purbalingga tampil beriringan dalam satu arak-arakan panjang. Konsep pawai yang dipadukan dengan kirab pusaka memberi nuansa berbeda, bukan cuma menghibur, tapi juga mengingatkan publik pada akar budaya daerah.

Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif mengapresiasi kerja panitia dan jajaran Pemkab yang berhasil mengemas perayaan hari jadi dengan nuansa merakyat. Ia menyebut acara ini sebagai ruang temu yang hangat antara pemerintah dan masyarakat.

Menurut Fahmi, pawai budaya bukan sekadar tontonan. Lebih dari itu, kegiatan semacam ini jadi momen penting untuk memperkuat identitas budaya sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap warisan daerah.

Ia juga menyoroti dampak ekonomi yang ikut bergerak. Keramaian acara disebut memberi efek positif bagi pelaku UMKM yang ikut meramaikan area sekitar lokasi kegiatan.

Tahun ini, rute pawai dibuat berbeda dari biasanya. Rombongan berangkat dari GOR Goentoer Darjono, menyusuri Jalan Letkol Isdiman hingga Perempatan Banteng, lalu berhenti di Perempatan Sate Indra sebagai titik penampilan pertama.

Setelah itu, arak-arakan kembali bergerak melewati Jalan Jenderal Soedirman Timur menuju titik display kedua di simpang tiga SMP Negeri 1 Purbalingga. Dari sana, pawai berlanjut ke panggung kehormatan di depan Pendapa Dipokusumo sebelum akhirnya finish di Gedung DPRD Kabupaten Purbalingga.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purbalingga, Sadono, menjelaskan bahwa peserta pawai datang dari beragam unsur. Mulai dari Forkopimda, sekolah, kecamatan, hingga OPD, BUMD, BUMN, organisasi keagamaan, komunitas masyarakat, dan pihak swasta.

Menurutnya, kolaborasi lintas elemen ini membuka ruang kreatif bagi warga untuk mengekspresikan seni dan budaya lokal. Harapannya, kecintaan terhadap kearifan lokal bisa terus tumbuh dan diwariskan ke generasi berikutnya. (*)

You Might Also Like

Prabowo Naikkan Bonus Peraih Emas SEA Games

Neraka di Tengah Laut: Ketika Awak Kapal Tersiksa, Dipaksa Makan-Minum Tak Layak

Bupati Sudewo ke Pansus DPRD Pati: “Bahas PBB Aja, Jangan Kemana-Mana”

Warga Aceh Kibarkan Bendera Putih, Prabowo Singgung soal Serangan Politik

Update Banjarnegara, Tiga Korban Ditemukan Lagi

TAGGED:pawai budayapurbalinggaviral
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dari Bambu ke Beton, Jalan Sekolah Kini Lebih Aman, Ini yang Dilakukan Polres Banjarnegara
Next Article Giliran Wisata Guci Mendadak Luluh Lantak, Begini Gambarannya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Dengar Langsung Keluhan Warga, Agustina Kunjungi Rusunawa Karangroto

Oktober 9, 2025
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto. (bae)
Hukum

Polisi Klaim Kasus Iko Unnes Murni Kecelakaan, CCTV Masih Disimpan Rapat-Rapat

September 9, 2025
Ilustrasi jambret beraksi dengan mengendarai sepeda motor.
Hukum

Nolong Istri yang Dijambret, Pria Sleman Malah Jadi Tersangka: Keadilan Lagi Error?

Januari 23, 2026
Politik

Didesak Mundur Warga, Sudewo: “Saya Istikamah”

Agustus 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kirab Pusaka Ketemu Pawai, Purbalingga Tumpah Budaya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?