Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Keren Nih! Buruh Ancam Mogok kalau Tuntutan Tak Digubris
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Keren Nih! Buruh Ancam Mogok kalau Tuntutan Tak Digubris

R. Izra
Last updated: Desember 9, 2025 8:07 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Buruh SPN demo soal upah di depan kantor gubernur, Senin (8/12/2025). (bae)
Buruh SPN demo soal upah di depan kantor gubernur, Senin (8/12/2025). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Capek banget rasanya kalau teriak tapi nggak didengar. Itu kira-kira curhatan buruh yang demo. Hari ini, Senin (8/12/2025), Serikat Pekerja Nasional (SPN) se-Jateng nggeruduk kantor gubernur.

Mereka nuntut upah layak. Upah harus dinaikkan agar buruh sejahtera. Tapi SPN nggak sepakat dengan rumus pengupahan yang digodok pemerintah.

Panglima Komando SPN, Buya Fauzi orasi lantang. Ia bawa narasi yang lumayan bikin dahi berkerut. Katanya, sejak putusan MK 31 Oktober 2024, Omnibus Law itu sebenarnya udah game over.

Bacaaja: Buruh Semarang Ngudoroso UMR, Wali Kota: Tenang, Tak Kawal…
Bacaaja: Buruh SPN Jebol Gerbang Kantor Gubernuran

“Semua pasal dan ayatnya gugur. Nggak boleh lagi ada outsourcing, upah murah, dan karyawan harus diangkat tetap,” ucapnya.

Buya juga nyeplos soal rancangan peraturan pemerintah (RPP) pengupahan yang lagi dibikin Kemnaker. Ia bilang itu cuma cara halus buat bangkitin Omnibus Law yang udah “dikubur mati”.

“Kami akan melawan dan kami juga akan melakukan mogok nasional jika RPP tentang pengupahan ini disahkan,” tegasnya.

Terus ada tuntutan yang lebih politis, tapi disampaikan lugas. Mereka minta Presiden Prabowo memecat Menteri Tenaga Kerja.

Alasannya? Buya bilang sang menteri sering bikin aturan yang nabrak kebijakan kerakyatan.

Bagian teknisnya juga menarik. Soal indeks upah, mereka minta angka yang logis. Indeks upah ini jadi salah satu komponen pertimbangan kenaikan upah.

“Indeks tahun lalu 0,9. Kami cuma minta 1 persen. Tambah 0,01 aja. Masa Menteri mau pasang 0,07? Sementara pertumbuhan ekonomi sama dengan tahun kemarin,” ujar Buya.

Koordinator SPN Jateng mengultimatum pemerintah agar segera menanggapi tuntutan buruh. Mereka nyatain siap nggelar aksi lanjutan dalam skala lebih besar jika permintaannya tak digubris.

“Kalau pemerintah tutup telinga, kami akan kembali dengan kekuatan yang lebih besar. Mogok daerah siap kami lakukan,” ujarnya. (bae)

You Might Also Like

Peradi SAI Kota Semarang Jalin Kerja Sama dengan BacaAja

Ditolak Balikan Lagi, Suami di Temanggung Bacok Istrinya

H-7 Lebaran, GT Kalikangkung Mulai Ramai: 1.500 Kendaraan per Jam Masuk Semarang

Begini Tampang Pria Blora Pembunuh Mozza, Statusnya Kini Tersangka

Megawati Hadiri Rakernas Hari Kedua

TAGGED:headlinemogok massalspn. buruhumk 2026upah layak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Lima Daun Herbal Ampuh Redakan Ambeien Secara Alami
Next Article Tersangka korupsi Bank Jateng keluar kantor kejaksaan langsung pakai rompi tahanan. (bae) Kasus Baru Nih, Masih Anget! Korupsi Bank Jateng Rp13 Miliar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sekda Banyumas Tegaskan Tak Ajukan Pengunduran Diri, Begini Penjelasannya

Pilkades Purbalingga Siapkan Anggaran Pengamanan Rp1,3 Miliar

Utang Menumpuk Bukan Berarti Perusahaan Harus Gulung Tikar, Ada PKPU

Jateng Siapkan 10 Ribu Vaksin Rabies Gratis

Dari Coding ke Solusi Nyata, Anak Muda Jateng Adu Inovasi AI

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Dua Putri Gus Dur Ikut Desak Bebaskan Aktivis Semarang

Desember 5, 2025
Info

Geger PBJS Kesehatan Warga Miskin, Dirut Buka Suara: yang Nonaktifkan PBI Kemensos

Februari 7, 2026
Ilustrasi kecelakaan bus penumpang. (grafis/wahyu)
Info

Terungkap! Sopir Cadangan Bus Maut PO Cahaya Trans Baru Berusia 22 Tahun

Desember 23, 2025
WADUK MENGERING: Dampak kemarau panjang di Waduk Botok, Kedawung, Sragen, Jateng beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
Info

BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih “Kering dari Biasanya”

Maret 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Keren Nih! Buruh Ancam Mogok kalau Tuntutan Tak Digubris
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?