Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Eks Bos BMKG Pernah Kasih Peringatan ke Bobby Nasution Soal Bencana Banjir Dahsyat, Tapi…
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Nasional

Eks Bos BMKG Pernah Kasih Peringatan ke Bobby Nasution Soal Bencana Banjir Dahsyat, Tapi…

Bukan hanya soal cuaca. Dwikorita menyebut ada faktor antropogenik—campur tangan manusia—yang ikut mengacaukan kondisi lahan. Ia tak merinci bentuknya, tapi cukup menegaskan bahwa perubahan pada ekologi adalah pemicu yang tak boleh disepelekan.

Nugroho P.
Last updated: Desember 6, 2025 5:07 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Gubernur Sumatra Utara (Sumut), Bobby Nasution.
Gubernur Sumatra Utara (Sumut), Bobby Nasution.
SHARE

BACAAJA, YOGYAKARTA – Eks Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, sebenarnya sudah pasang alarm keras jauh sebelum banjir dahsyat menerjang Sumatera Utara. Bersama Wamen PU Diana Kusumastuti, ia turun langsung ke Tapanuli pada Oktober 2025, memetakan potensi bahaya, dan memberi tahu Gubernur Sumut Bobby Nasution soal ancaman banjir bandang yang bisa muncul di November.

Saat itu, peringatannya terdengar jelas, tapi mungkin tidak banyak yang membayangkan skala kejadiannya bakal sedahsyat itu.

Dalam sebuah diskusi di UGM, Dwikorita bercerita bahwa fenomena siklon yang muncul saat itu ternyata jauh lebih “bandel” dari perkiraan. Meski pemerintah daerah sudah diajak koordinasi, dan sudah siap siaga, besarnya gelombang bencana tetap melampaui apa yang mereka hitung.

Ia menjelaskan bahwa peringatan dini memang sudah ditindaklanjuti, bahkan Bobby Nasution sempat menggelar pertemuan daring untuk menyusun langkah-langkah awal. Namun, kali ini tantangannya bukan hanya satu titik, melainkan banyak daerah aliran sungai (DAS) yang terpukul bersamaan.

Dampaknya pun makin meluas, waktunya lebih cepat, dan intensitasnya menyalip siklus 50 tahunan yang selama ini jadi acuan risetnya.

Bukan hanya soal cuaca. Dwikorita menyebut ada faktor antropogenik—campur tangan manusia—yang ikut mengacaukan kondisi lahan. Ia tak merinci bentuknya, tapi cukup menegaskan bahwa perubahan pada ekologi adalah pemicu yang tak boleh disepelekan.

Baginya, sehebat apa pun teknologi peringatan dini, kalau ekologi terus diacak-acak, bencana akan selalu datang dengan cara yang lebih sulit ditangani. Kesiapan manusia akan selalu kalah dari cepatnya perubahan alam yang sudah terganggu.

Dwikorita lalu memperingatkan daerah lain yang punya kontur mirip Bukit Barisan—Jawa, Sulawesi, Maluku, sampai Papua. Menurutnya, semua wilayah itu punya potensi mengalami kejadian serupa jika tak menjaga keseimbangan ekologinya.

Ia juga menyebut periode Desember 2025 hingga April 2026 sebagai masa “tumbuhnya” siklon di selatan garis ekuator. Bahkan bibit siklon saja, ujarnya, sudah cukup memicu hujan ekstrem yang berujung tanah longsor dan banjir bandang—seperti yang terjadi di Sumut.

Kalimat penutupnya sederhana, tapi menampar: kita bisa punya kesiapan, tapi tanpa ekologi yang benar, semua itu tak akan pernah cukup. (*)

You Might Also Like

Bencana di Mana-mana, Rencana Energi Indonesia Dinilai Nggak Nyambung

Puan: Natalan Tetap Hangat, Rayakan Tahun Baru Jangan Berlebihan

BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih “Kering dari Biasanya”

Apakah Aliran Dana Korupsi Bakal Diselidiki Sampai ke Bobby Nasution? Ini Kata KPK

Kutuk Serangan ke Iran, MUI Desak Pemerintah Pertimbangkan Mundur dari BoP

TAGGED:bencanabmkgbobby nasutiondwikoritamedansumatera utara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Partai Golkar kembali dilanda wacana Munaslub, dengan target lengserkan Bahlil Lahadalia dari posisi Ketua Umum. Foto: dok. Ssst…Ternyata Menteri Bahlil Pernah Busung Lapar
Next Article Begini Lho Cerita Becak Listrik Baru yang Bikin Sumringah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KIRAB BUDAYA - Kirab budaya dalam peringatan Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Kajen, bikin suasana tetap meriah tanpa dentuman sound horeg.

Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Bikin Kajen Bergetar, Satukan Tradisi dan Harmoni Budaya

Latsarmil SPPI Resmi Dihentikan

Bejatnya Psikolog Gadungan, Tipu dan Cabuli Korban di Hotel Semarang

Kemarau Datang, BPBD Jateng Siaga Salurkan Air Bersih ke Warga

Sumarno Ingin Trail Run Menyebar ke Seluruh Jateng

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Nasional

Begini Gerak Cepat TNI AD Ringankan Chaos Bencana Sumatera

Desember 1, 2025
Presiden Prabowo Subianto diwawancara wartawan saat menghadiri acara di SRMA 10 Margaguna, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025).
Nasional

Prabowo Minta Bersabar Soal Menteri Polkam & Menpora, “Biar Kalian Ada Semangat!”

September 11, 2025
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi meninjau kawasan terdampak longsor di Jepara, Selasa (13/1/2026). (ist)
Info

Walhi Ungkap Akar Masalah Banjir Jateng, Tata Ruang Semrawut Banget

Januari 20, 2026
Tim Sar Sidoarjo sedang mengevakuasi reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny Buduran Sidoarjo Jawa Timur yang ambruk. dari 42 ribu pesantren se_indonesia, hanya 51 pesantren yang bangunannya memiliki ijin atau legal. Foto: dok/PemkabSidoarjo
Nasional

Setelah Tragedi Ponpes Al-Khoziny, Istana Kaji Rencana APBN untuk Bangun Pesantren 

Oktober 13, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Eks Bos BMKG Pernah Kasih Peringatan ke Bobby Nasution Soal Bencana Banjir Dahsyat, Tapi…
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?