Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tia Hendi Wakili Indonesia di Forum WHO soal Kota Sehat di Malaysia
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tia Hendi Wakili Indonesia di Forum WHO soal Kota Sehat di Malaysia

R. Izra
Last updated: November 30, 2025 11:28 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
Anggota Komisi E DPRD Jateng, Krisseptiana (Tia Hendi, paling kanan), mewakili Indonesia dalam pertemuan tingkat tinggi WHO di Penang, Malaysia.
Anggota Komisi E DPRD Jateng, Krisseptiana (Tia Hendi, paling kanan), mewakili Indonesia dalam pertemuan tingkat tinggi WHO di Penang, Malaysia.
SHARE

BACAAJA, PENANG – Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah, Krisseptiana, atau yang lebih akrab disapa Tia Hendi, jadi salah satu wajah Indonesia di ajang internasional. Ia didapuk mewakili Indonesia dalam pertemuan tingkat tinggi WHO di Penang, Malaysia, pada 26 November 2025.

Tia hadir bukan sekadar sebagai politisi daerah, tapi dalam kapasitasnya sebagai Ketua Forum Nasional Kabupaten Kota Sehat Indonesia.

Bacaaja: Yellow Fun Walk: Cara Santai Wakil Ketua DPRD Jateng Ajakin Warga Hidup Sehat

Bacaaja: Konsolidasi BPR BKK Menuju BPRS, Komisi C DPRD Jateng Konsultasi ke Kemendagri

Undangan ini datang langsung dari WHO Western Pacific Region, yang berkolaborasi dengan Kantor WHO Malaysia dan Dewan Kota Pulau Penang (MBPP).

Bahas Praktik Baik “Kabupaten Kota Sehat” ala Indonesia

Di forum itu, Tia diminta sharing soal praktik baik implementasi Kabupaten/Kota Sehat di Indonesia, sejalan dengan tema kegiatan: “Kota yang Lebih Sehat, Masa Depan yang Lebih Kuat: Kepemimpinan dan Aksi di Seluruh Lembaga yang Sehat.”

Pesertanya juga bukan orang sembarangan. Hadir sejumlah pejabat publik, perwakilan masyarakat sipil, praktisi, dan akademisi dari berbagai negara di kawasan Pasifik Barat, seperti Australia, Singapura, dan Filipina.

Dalam pemaparannya, Tia menekankan bahwa bikin kota sehat itu nggak bisa cuma mengandalkan pemerintah. Partisipasi masyarakat jadi kunci.

Pengalamannya dua periode memimpin Forum Nasional Kabupaten Kota Sehat Indonesia (2022–2024 dan 2024–2026) bikin Tia cukup punya “jam terbang” untuk bicara soal ini.

“Indonesia itu terdiri dari 514 kota/kabupaten, sehingga tingkat kesehatannya pun berbeda. Maka dari itu kami dari Forum Nasional Kabupaten Kota Sehat di Indonesia selalu mengedepankan kolaborasi untuk meningkatkan komitmen penyelenggaraan Kabupaten Kota Sehat,” ujar Tia.

Ia juga cerita kalau Forum Nasional Kabupaten Kota Sehat dibentuk berlapis, dari pusat sampai tingkat desa, supaya semangat gotong royong benar-benar nyampe ke akar rumput.

“Forum Nasional sendiri ada dari tingkat pusat hingga ke tingkat desa untuk mendorong semangat bergerak bersama atau gotong royong, sehingga tumbuh kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi mengupayakan peningkatan kualitas kesehatan di wilayah masing-masing,” tambahnya.

Ketemu Wali Kota, Pejabat Kesehatan, dan Akademisi dari Berbagai Negara

Tia Hendi nggak sendirian jadi narasumber. Sejumlah tokoh lain juga mengisi forum ini, di antaranya:

  • Wali Kota Pulau Penang Rajendran P. Anthony
  • Wali Kota Kuching Selatan Wee Hong Seng
  • Perwakilan Departemen Kesehatan Filipina Anthony B. Cu
  • Akademisi dari University of New South Wales Jinhee Kim

Tia sendiri hadir sebagai bagian dari delegasi Indonesia, didampingi:

  • Sekjen Forum Nasional Kabupaten Kota Sehat Yuni Dwi Purwani
  • Akademisi Universitas Hasanuddin Prof. Sukri Palutturi

Target Lebih Jauh: Kuatkan Jejaring di Kawasan Pasifik Barat

Nggak cuma soal tampil di forum internasional, Tia juga bawa pulang target jangka panjang. Ia berharap Forum Nasional Kabupaten Kota Sehat Indonesia bisa menguatkan jejaring kerja sama di kawasan Pasifik Barat.

Menurutnya, keterlibatan aktif di forum regional bikin Indonesia punya lebih banyak dukungan, terutama dari para pemangku kepentingan lintas sektor di bidang kesehatan.

“Forum ini penting karena membangun Indonesia, khususnya di sektor kesehatan, perlu keterlibatan multi sektor dan multi stakeholder,” tegas Tia.

Singkatnya, lewat forum ini, Indonesia nggak cuma belajar dari negara lain, tapi juga nunjukin bahwa praktik kota sehat ala Indonesia sudah cukup kuat buat dijadikan rujukan di level internasional. (*)

You Might Also Like

Banjarnegara Siaga, Alam Mulai Kasih Tanda Serius Nih

Alissa Wahid Sambangi Rumah Iko Unnes yang Berpulang dalam Prahara Agustus

Pemprov Dorong Penggunaan Bioplastik

Drama Nasi Dingin di Aceh: Emosi Wakil Bupati yang Berujung Tinju

Cek Kesehatan Gratis Dukung Generasi Emas 2045

TAGGED:anggota komisi e dprd jatengpenangtia hendi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ketua DPR RI Puan Maharani. Banjir Parah di Sumut Tewaskan 34 Orang, Puan: Negara Harus Hadir
Next Article Ilustrasi keracunan MBG. (wahyu/grafis) 204 Siswa SMPN 1 Blora Keracunan MBG, 20 Dirawat di RS

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kerusakan Jalan Pascabanjir di Silayur Langsung Diperbaiki

556 KK Terdampak Banjir Ngaliyan-Tugu

TEMAN DEKAT -Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) di Washington, D.C, pada Jumat (20/2/2026). (Kemenko Perekonomian)

Rupiah Melemah Makin Nyungsep di ‘Kaki’ USD, Prabowo: Orang Desa Gak Pakai Dolar

KORBAN BANJIR--Tim gabungan mengevakuasi korban hanyut banjir Semarang, Sabtu (16/5/2026). (ist)

Nasib Tragis Maryam, Lansia Semarang Tewas Terseret Banjir Imbas Tanggul Mangkang Jebol

Pemkot Salurkan Bantuan Korban Banjir Tugu dan Ngaliyan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

TERDAKWA KORUPSI - Eks Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng, Hanawijaya (ubanan) menjalani sidang dakwaan di Semarang, Kamis (7/5/2026). (bae)
Hukum

Waduh! Eks-Bos Bank Jateng Keseret Kredit Siluman Proyek Bandara Internasional

Mei 7, 2026
Warga ramai-ramai menyelamatkan pengendara motor yang terseret derasnya arus banjir di Kawasan Industri Candi Semarang, Kamis (26/2/2026).
Info

Banjir Parah Terjang Kawasan Industri Candi Semarang: Mobil Terendam, Motor Terseret Arus

Februari 27, 2026
Daerah

Banjir dan Longsor Kudus: 2 Tewas, 1 Balita dalam Pencarian

Januari 12, 2026
Ekonomi

Koperasi di Jateng Didorong Naik Kelas

April 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tia Hendi Wakili Indonesia di Forum WHO soal Kota Sehat di Malaysia
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?