Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Empat Presidennya Dipenjara, Politik Peru Makin Ngeri
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Empat Presidennya Dipenjara, Politik Peru Makin Ngeri

Di balik semua keributan itu, satu hal yang paling menyita perhatian dunia adalah Barbadillo—penjara yang kini diisi empat mantan presiden Peru sekaligus. Tempat itu awalnya dibuat untuk tokoh berisiko tinggi, namun justru berubah menjadi “klub eks presiden terjerat kasus”.

Nugroho P.
Last updated: November 29, 2025 3:55 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
mantan Presiden Pedro Castillo
Mantan Presiden Pedro Castillo
SHARE

BACAAJA, PERU – Peru lagi-lagi bikin dunia geleng kepala. Negara yang terkenal dengan Machu Picchu itu justru makin dikenal karena “kutukan kursi presiden”. Terbaru, Pedro Castillo resmi dijatuhi hukuman 11 tahun, lima bulan, dan 15 hari penjara setelah dianggap mencoba membubarkan Kongres pada 2022 lalu.

Vonis itu seolah menambah daftar panjang presiden Peru yang berakhir di balik jeruji. Dengan keputusan ini, Castillo menjadi presiden keempat yang dipenjara di fasilitas khusus Barbadillo, sebuah penjara elite yang isinya justru mantan-mantan pemimpin negara.

Castillo awalnya terpilih pada 2021 lewat kemenangan mengejutkan. Mantan guru dan aktivis serikat pekerja itu dianggap membawa harapan baru dari kalangan kecil dan pedesaan. Namun pemerintahannya hanya bertahan 16 bulan karena konflik dengan legislatif dan berbagai gejolak politik.

Puncaknya terjadi pada 7 Desember 2022, saat Castillo tampil di televisi sambil mengumumkan keadaan darurat dan menyatakan akan membubarkan Kongres. Keputusan itu langsung dianggap sebagai bentuk “kudeta diri”. Tak butuh waktu lama, Kongres memakzulkannya, dan ia ditangkap beberapa jam kemudian.

Jaksa menyebut tindakannya sebagai upaya merusak konstitusi. Meski begitu, Castillo berkukuh bahwa pernyataannya cuma “dokumen tanpa konsekuensi”. Argumen itu tidak mengubah arah putusan.

Setelah penangkapannya, protes besar meledak di berbagai wilayah, terutama dari warga pedesaan dan masyarakat Pribumi yang dulu menjadi basis dukungannya. Blokade jalan, bentrok, dan demonstrasi berlangsung berbulan-bulan.

Namun gelombang protes itu justru dibalas dengan tindakan keras oleh Dina Boluarte, yang menggantikan Castillo sebagai presiden. Sedikitnya 50 orang tewas, dan pemerintah mendapat kritik internasional.

Komisi Hak Asasi Manusia Inter-Amerika menuding pemerintah menggunakan kekuatan secara brutal dan tidak proporsional. Tuduhan itu ikut memperlebar jurang ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah.

Boluarte akhirnya ikut tumbang. Ia dimakzulkan pada Oktober lalu, setelah dibayangi kasus hukum dan naiknya tingkat kriminalitas. Posisinya digantikan Jose Jeri, politisi sayap kanan yang sebelumnya memimpin Kongres.

Di balik semua keributan itu, satu hal yang paling menyita perhatian dunia adalah Barbadillo—penjara yang kini diisi empat mantan presiden Peru sekaligus. Tempat itu awalnya dibuat untuk tokoh berisiko tinggi, namun justru berubah menjadi “klub eks presiden terjerat kasus”.

Selain Castillo, ada nama Ollanta Humala yang dijatuhi 15 tahun penjara untuk kasus pencucian uang. Lalu Alejandro Toledo yang dihukum 20 tahun karena suap, serta Martin Vizcarra yang baru divonis 14 tahun atas kasus penyuapan.

Fakta bahwa empat mantan presiden berada dalam satu fasilitas penahanan menegaskan betapa kacau politik Peru dalam dua dekade terakhir. Negara itu telah berganti delapan presiden dalam sepuluh tahun, sebagian besar tersandung kasus hukum.

Tak hanya itu, drama persidangan Castillo juga sempat memicu ketegangan diplomatik. Kedutaan Meksiko memberi suaka kepada mantan perdana menterinya, Betssy Chavel, yang juga terlibat dalam kasus ini—yang kemudian membuat Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum dicap persona non grata oleh pemerintah Peru.

Castillo sendiri sudah mencoba mengajukan tahanan rumah, namun ditolak. Akhirnya ia resmi menyusul tiga mantan pemimpin Peru lainnya yang lebih dulu mendekam di Barbadillo.

Dengan vonis terbaru ini, Peru kembali membuktikan bahwa jabatan presiden di negara itu bukan cuma singkat, tapi juga penuh jebakan. Banyak warganya bahkan mulai bergurau, “Jadi presiden Peru itu karier tercepat menuju penjara.”

Namun di balik gurauan itu, krisis politik Peru masih jauh dari selesai. Dan kehadiran empat presiden di penjara hanyalah cerminan betapa dalamnya masalah yang belum terselesaikan. (*)

You Might Also Like

Eks Ketua DPRD Pasaman Tewas Tertimpa Alat Berat

Kasus Viral Polisi Muda Berujung Pemecatan Tak Hormat

Nama Aura Kasih Terseret Kasus Ridwan Kamil, Nah Lho… Netizen Auto Ribut

Tidur Orang Indonesia Paling Buruk di Asia, Ada Apa?

Libur Nataru Wonosobo Adem, Telaga Menjer Justru Signifikan

TAGGED:perupresidenpresiden dipenjara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dualisme Cabor, Wamenpora Pimpin Penyelesaian Biar Nggak Drama Terus
Next Article Indonesia Gaspoll! Sabet Juara Umum ASEAN School Games 2025

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sekda Jateng: Inspektorat Harus Jadi “Alarm Dini” Korupsi

Magang Bukan Cuma “Numpang Lewat”, Menaker: Fresh Graduate Harus Siap Tempur di Dunia Kerja

Libur Usai, ASN Jambi Malah Kena Sanksi Tegas

Mulai April BBM Dibatasi, Pengisian Kini Ada Aturannya Baru

Terbaru, Kontrak PPPK Terancam Diputus, BKN Buka Suara Soal Ini

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Viral! Maps Ngaco Bikin Ratusan Mobil Nyasar ke Sawah Sleman

Maret 29, 2026
Viral

Aktivitas Kawah Sileri Naik, Warga Diminta Tetap Waspada

Desember 8, 2025
Presiden RI, Prabowo Subianto saat rapat bersama dengan menteri dan kepala lembaga usai meninjau pembangunan huntara di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1/2026).(Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Politik

Pemerintah Tutup Pintu Bantuan Asing, Prabowo: Bodoh Sekali Kalau Kita Tolak!

Januari 1, 2026
Viral

Barangkali Gus Elham Yahya Juga Raja Jalanan, Penunggang RX-King Bro!!

November 13, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Empat Presidennya Dipenjara, Politik Peru Makin Ngeri
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?