Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jadi Langganan Bencana Alam, Jateng Masuk Prioritas DPN
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Jadi Langganan Bencana Alam, Jateng Masuk Prioritas DPN

Provinsi Jawa Tengah lagi jadi sorotan. Bukan karena kulinernya yang juara, tapi karena statusnya yang rawan bencana. Makanya, Dewan Pertahanan Nasional (DPN) langsung tancap gas membahas pertahanan non militer di provinsi ini. Dari ancaman siber sampai tanah longsor, semuanya masuk radar.

T. Budianto
Last updated: November 27, 2025 5:07 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
KUNJUNGAN DPN: Deputi Geostrategi DPN, Mayjen TNI Ari Yuliyanto melakukan kunjungan ke Pemprov Jateng, Kamis (27/11). (Foto: Humas Pemrov)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pertahanan non militer di Jawa Tengah resmi masuk daftar prioritas Dewan Pertahanan Nasional (DPN). Alasannya simpel: Jateng punya paket lengkap ancaman, terutama bencana alam yang dianggap paling menonjol dibanding ancaman nir militer lainnya.

Deputi Geostrategi DPN, Mayjen TNI Ari Yuliyanto menyampaikan hal itu saat audiensi dengan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, di Kantor Gubernur Jateng, Kamis (27/11).

“Jawa Tengah menjadi salah satu daerah yang kami sasar dalam rangka sosialisasi kebijakan umum ketahanan negara,” ujar Ari. Menurutnya, ancaman non militer bukan sekadar soal penyalahgunaan teknologi informasi, perdagangan manusia, atau narkoba. Ancaman yang paling nyata dan sering muncul di Jateng adalah… bencana alam.

“Kami melihat potensi ancaman di Jawa Tengah lebih banyak ke bencana alam. Ini sangat menonjol,” tegasnya. Ari menjelaskan, meski bukan serangan bersenjata, bencana tetap menjadi bagian dari ancaman pertahanan karena dapat mengganggu kedaulatan, keutuhan wilayah, dan tentu saja keselamatan masyarakat.

Gelar Sosialisasi

Untuk itu, DPN bakal menggelar sosialisasi kebijakan umum ketahanan negara di Jawa Tengah. Kegiatannya bakal melibatkan TNI, Polri, dan pemerintah daerah demi menciptakan tata kelola pertahanan nir militer yang kompak dan solutif.

Sekda Jawa Tengah, Sumarno menyambut baik rencana tersebut. Dia menyebut Jateng sebagai penyangga pangan nasional sekaligus pusat industri, sehingga perlu sinergi lintas lembaga untuk menjaga stabilitas daerah.

Sumarno juga berharap sosialisasi ini bikin Jawa Tengah makin kondusif, tanpa drama, tanpa gaduh. “Lebih baik energinya dipergunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kalau bencana bisa datang kapan saja, semoga sosialisasi ini bukan cuma formalitas pakai mikrofon dan spanduk. Jateng butuh solusi, bukan sambutan. (tebe)

 

You Might Also Like

Tanpa Solar, Nggak Berisik: Pompa Rob Demak Kini Ngandelin Matahari

Baru Tahu Ada Lapor Semar? Sama, Bro!

2025 Panen Piala, Pemkot Semarang Lagi On Fire

Kelihatannya Sepele, tapi Jadi Beban Banget Buat Pelaku UMKM: Harga Plastik Naik Gila-gilaan

Efek Domino Kasus Hogi: Kasat Lantas Sleman Dicopot

TAGGED:bencana alam jatengBPBD jatengDPNm pemprov jatengheadline
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Semarang Gaspol Bikin 177 Koperasi
Next Article Doa Terakhir di Atas Lumpur, Haru yang Menutup Pencarian Pandanarum

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SINDIR PEMERINTAH--Warga Kandri saat upacata HUT RI cosplay mengkritik ucapan Prabowo soal pengupas bawang. (bae)

Warga Kandri Cosplay Jadi Juragan Bawang saat HUT RI, Sindir Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu

BANGUNAN ROBOH - Sebuah bangunan di NTT roboh setelah diguncang gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026).

Update Gempa NTT: BNPB Nyatakan Korban Tewas Bertambah Jadi 68 Jiwa

UPACARA UNIK--Emak-emak Kampung Gang Presiden, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, mengenakan kostum daur ulang sampah plastik saat menggelar upacara bendera HUT Kemerderkaan ke-81 Republik Indonesia (RI), Senin (17/8/2026). (ist)

Bukan Upacara Biasa! Emak-emak Gang Presiden Puntan Pakai Kostum Daur Ulang Sampah

Bidan Ngada Berjuang Terangi Persalinan Pakai HP

Kenapa Perempuan Lebih Rentan Cedera ACL?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Nipah Belum Masuk Jateng, Luthfi: Aman Iya, Lengah Jangan

Februari 4, 2026
KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)
Info

Terus Bertambah, Korban Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi Jadi 16 Orang

April 29, 2026
SPBU di Ngaliyan, Kota Semarang, dipadati antrean warga yang hendak mengisi BBM, Selasa (31/3/2026).
Info

Harga BBM Terbaru Per 1 April 2026: Pertalite Tidak Naik, tapi Dibatasi

Maret 31, 2026
Pendiri SMRC, Saiful Mujani.
Politik

Viral Video Makzulkan Prabowo, Saiful Mujani & Islah Bahrawi Dilaporkan ke Polisi

April 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jadi Langganan Bencana Alam, Jateng Masuk Prioritas DPN
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?