Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Satu Masjid Dua Raja, Mode Airplane
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Satu Masjid Dua Raja, Mode Airplane

Ada momentum ketika sunyi lebih berisik daripada keramaian, dan Masjid Agung Solo baru saja membuktikannya saat pelaksanaan salat Jumat, Jumat (21/11). Dua pria yang sama-sama mengklaim takhta PB XIV duduk dalam satu ruang ibadah, satu waktu, satu tujuan… tapi hatinya kayak lagi unfriend permanen. Jumat itu, yang hadir bukan cuma jamaah, tapi juga ketegangan tipis yang bikin suasana serasa “drama keluarga versi syariah”.

T. Budianto
Last updated: November 22, 2025 12:30 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
SALING KLAIM: Dua putra SISKS Pakubuwono XIII, KGPAA Hamangkunegoro Sudibyo Rajaputra Narendra Mataram atau Gusti Purbaya (kiri), serta KGPH Hangabehi atau Mangkubumi (kanan) yang saat ini sama-sama mengklaim takhta Keraton Surakarta sepeninggal Pakoe Boewana XIII. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SURAKARTA- Suasana Salat Jumat di Masjid Agung Solo mendadak punya “plot twist” ketika dua orang yang sama-sama mengklaim gelar Pakoe Boewono XIV hadir… tapi tak saling nyapa. Iya, satu masjid, satu saf, satu keluarga, tapi vibe-nya kayak stranger yang ketemu di lift.

Kakak beradik Purbaya dan Mangkubumi, yang saat ini kompak untuk nggak kompak soal siapa pewaris sah PB XIII, duduk berdekatan dengan jarak emosional setebal drama epik.

Purbaya duduk tepat di belakang imam, sementara Mangkubumi mengambil posisi di sisi selatan imam. Tetap dekat, tetap dingin.

Setelah salat, Purbaya masih sempat mampir ngobrol dengan pengurus masjid di kantor Masjid Agung Solo. Sedangkan Mangkubumi langsung cabut tanpa banyak basa-basi.

“Ini saya cuma mau menjalankan ibadah salat Jumat saja,” ujarnya singkat ke media, sangat main aman vibes.

Jumat Kedua

Buat Mangkubumi, ini Jumat kedua dirinya salat di masjid tersebut setelah didapuk sebagai PB XIV versi Lembaga Dewan Adat (LDA). Sementara itu, Purbaya baru pertama kali salat Jumat di Masjid Agung Solo setelah ia dinobatkan sebagai PB XIV versi trah ayah.

Secara garis keluarga:, Purbaya anak bungsu, satu-satunya putra dari istri ketiga PB XIII. Sedangkan Mangkubumi adalah anak sulung dari istri kedua PB XIII.

Keduanya resmi “clash” setelah Purbaya mendeklarasikan diri sebagai penerus takhta tiga hari setelah PB XIII wafat. Tak lama, Mangkubumi dinobatkan sebagai Pangeran Pati, alias kandidat raja versi kubu lain.

Dua versi raja, dua kubu, dua jalur legitimasi. Tapi yang paling nyata hari ini: dua orang… satu masjid… nol sapa-sapaan. Keraton mungkin punya dua “raja”, tapi Masjid Agung Solo cuma nyatet satu fakta: bahkan sinyal salam pun bisa hilang kalau hatinya masih no service. (tebe)

You Might Also Like

Mantan Menag Yaqut Cholil Jadi Tersangka Kuota Haji 2023-2024

Geger Rencana Pindahan PKL ke Alun-alun yang Menggoda

Pengamat Sebut Rismon Dipermalukan Gibran: Disuruh Pegang Parcel, lalu Ditinggal

Investasi Jateng Ngebut Tembus Rp48,54 Triliun

Sugeng Kondur Ki Anom, Dalang Legendaris Anom Suroto Wafat

TAGGED:headlinekeraton surakartamangkubumipakoe bowono xiiipurbaya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Risalah Rapat Bocor, Rais AM Minta Gus Yahya Mundur Atau Dipecat
Next Article 300M Viral? KPK Bantah Isu Pinjem Bank

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BARONGSAI - Sejumlah pemain barongsai mengenakan baju hijau, tengah memegang kepala barongsai dan memegang dupa, Jumat (25/9/2026). Mereka baru saja mengikuti atraksi untuk meramaikan gelaran Mooncake Festival di Kawasan Pecinan Semarang. (dul)

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Opini

Satu Tahun Agustina-Iswar: Saatnya Melompat Lebih Tinggi

Februari 22, 2026
Ilustrasi polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP.) (grafis/wayu)
Hukum

Fakta Baru Kematian Diplomat Arya Daru: Misteri 4 Sidik Jari di Lakban

November 27, 2025
Info

Kemkop Gandeng Kementan Perkuat Koperasi Menuju Swasembada Pangan

Juli 15, 2026
Dito (berkaus tahanan) kembali ditangkap karena menjadi begal di Semarang. (bae)
Hukum

Begal Sadis Halmahera Memang Gak Ada Kapoknya, Dito Sudah 4 Kali Masuk Penjara

April 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Satu Masjid Dua Raja, Mode Airplane
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?