Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Rekahan Baru Mengintai, Ancaman Banjir Pandanarum Menggila
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Rekahan Baru Mengintai, Ancaman Banjir Pandanarum Menggila

Ia juga ngingetin warga supaya nggak beraktivitas di bawah tebing, pinggir sungai kecil, lembah sempit, atau jalur yang rawan jadi aliran banjir bandang. Hujan lagi sering, debit mata air naik terus, dan tekanan air pori di dalam lereng pasti nambah

Nugroho P.
Last updated: November 21, 2025 2:28 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Prof. Dwikorita Karnawati
SHARE

BACAAJA, BANJARNEGARA – Ancaman banjir bandang di area longsor Pandanarum makin bikin waswas, apalagi setelah tim Geologi–DERU UGM nemuin tanda-tanda baru yang nggak bisa dianggap sepele. Tim bareng Kodim dan BPBD menemukan rekahan tanah yang terus melebar plus mata air baru dengan debit cukup besar di puncak bukit Desa Pandanarum, Banjarnegara.

Temuan ini nunjukin kalau tubuh lereng di bagian tengah lagi jenuh-jenuhnya oleh air. Kondisi kayak begini gampang banget bikin tanah longsor tiba-tiba, apalagi aliran mata air itu berpotensi kumpul di balik material longsor lama lalu bikin kolam darurat yang bisa jebol kapan saja.

Prof. Dwikorita Karnawati bilang, “Ancaman longsor susulan masih ngintip warga Pandanarum, dan risiko banjir bandang makin naik drastis,” ucapnya.

Menurutnya, rekahan yang makin terbuka itu bikin air hujan gampang meresap ke tanah. Begitu tekanan air porinya naik, tanah yang tadinya stabil bisa langsung melorot dan menutup alur sungai kecil di bawahnya. Ini skenario klasik terbentuknya bendungan tanah yang super rawan jebol.

Kalau dinding bendung itu nggak kuat nahan air yang ngumpul terus, pelepasannya bakal kayak air bah yang ngerjang dengan kecepatan tinggi menuju pemukiman di bawah.

“Kalau jebol, alirannya bawa lumpur campur material longsor sebelumnya. Dampaknya bisa lebih parah dibanding longsor pertama, karena dorongannya dari kolam seluas lapangan bola dengan kedalaman sekitar 1,5 meter,” jelasnya.

Bahaya makin nambah karena tim juga nemuin lapisan lempung biru alias blue clay di bawah rekahan. Lapisan ini ngalamin perubahan ekstrem kalau kena air—jadi licin kayak pasta gigi.

“Lempung biru ini jenis serpih yang gampang banget melemah kalau basah. Jadi tumpukan tanah di atasnya cepat gerak dan bikin longsoran berulang,” terang Dwikorita.

Makanya, meski longsor besar udah lewat, gerakan tanah di Pandanarum masih terus jalan. Kombinasi rekahan baru, mata air deras, dan lempung biru bikin lereng super labil.

Melihat situasinya yang makin kritis, Tim Geologi UGM bilang langkah darurat paling penting sekarang adalah mencegah air makin numpuk di balik material longsor.

“Sudetan darurat di tumpukan endapan longsor harus dibuat secepatnya biar tekanan air turun. Kalau nggak, risiko bendungan tanah jebol makin besar,” tegasnya.

Ia juga ngingetin warga supaya nggak beraktivitas di bawah tebing, pinggir sungai kecil, lembah sempit, atau jalur yang rawan jadi aliran banjir bandang. Hujan lagi sering, debit mata air naik terus, dan tekanan air pori di dalam lereng pasti nambah.

“Keselamatan nomor satu. Jangan mendekat ke bawah lereng, dan segera lapor kalau ada rekahan baru atau aliran air yang aneh,” katanya. (*)

You Might Also Like

Jalan Kaki ke Mekah, Hendy Sumedang Buktikan Rp50 Ribu Bisa Jadi Tiket Iman

Nobar Pesta Babi, Kampus Ini Didatangi Sosok Berseragam TNI

Viral Video Pengasuh Ponpes di Jepara Bilang MBG Haram! Alasannya Menohok Banget

Setelah Pocong, Giliran Kuntilanak Palsu Ditangkap

Teror ke Ketua BEM UGM Bertubi, Giliran Dituding Gelapkan Uang

TAGGED:banjarnegaradwikoritapandanarumProf. Dwikorita Karnawati
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KPK pinjam uang ke bank untuk dipamerin saat jumpa pers ungkap kasus. Lucunya KPK, Pinjam Bank Rp 300 Miliar untuk ‘Flexing’ Jumpa Pers
Next Article Drama Uang Pinjaman KPK yang Bikin Publik Kepo

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PENGENALAN DUNIA KERJA - PLN Icon Plus ajak siswa SLB B Yakut Purwokerto kenali ekosistem dunia kerja melalui program program BERDAYA.

PLN Icon Plus Ajak Siswa SLB B Yakut Purwokerto Kembangkan Kemampuan melalui Program Magang Industri

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Golkar, Andhika Satya Wasistho. (ist)

Perpres Ojol Jadi UMKM Disoal Mas Dewan RI, Andhika Soroti Perlindungan dan Jaminan Sosial

Ilustrasi anak korban kekerasan. (ist)

Mengerikan! 1.778 Anak di Jateng Jadi Korban Kekerasan, DP3AKB: 47 Persen Kasus Seksual

MANIFESTO PETANI NAHDLIYIN - Pembacaan manifesto petani Nahdliyin di Ponpes Al Itqon, Bugen, Semarang, Senin (10/8/2026). (ist)

7 Poin Manifesto Muktamar Petani Nahdliyin di Semarang, akan Dibawa ke Muktamar NU di Jombang

MENGENAL TEKNOLOGI - Siswa SLB B Yakut Purwokerto mengenal teknologi komunikasi lewat Program BERDAYA dari PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Rabu (5/8/2026).

PLN Icon Plus Kenalkan Teknologi Telekomunikasi kepada Siswa SLB B Yakut Purwokerto melalui Praktik

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

HukumViral

Libur Usai, ASN Jambi Malah Kena Sanksi Tegas

Maret 31, 2026
Peristiwa viral di Blora insiden pria menendang kucing. Foto: ist
Viral

Viral! Pria Tua Tendang Kucing sampai Mati di Blora, Polisi: Pelaku Diduga Lawyer

Februari 2, 2026
Viral

Gelombang Job Scam Makin Liar, Indonesia Jadi Target

November 27, 2025
POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).
Viral

Polisi Lagi Polisi Lagi, Viral 26 Detik, Senior Pukul Siswa SPN Tanpa Ampun

November 14, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Rekahan Baru Mengintai, Ancaman Banjir Pandanarum Menggila
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?