Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Dari Cerpen ke Layar: Bu Wali Mau Semarang Jadi Kota Sinema
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Dari Cerpen ke Layar: Bu Wali Mau Semarang Jadi Kota Sinema

Daripada cuma scroll medsos, anak-anak Semarang sekarang diajak nulis cerita dan siapa tahukaryanya bisa nongol di film pendek! Lewat peluncuran buku antologi “Kampungku dan Kota Semarang”, Wali Kota Agustina Wilujeng pengin bikin dunia literasi di kotanya naik kelas: dari lembar kertas ke layar sinema.

T. Budianto
Last updated: November 12, 2025 11:44 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PELUNCURAN BUKU: Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kota Semarang, FX Bambang Suranggono menghadiri peluncuran buku antologi cerpen “Kampungku dan Kota Semarang” di Hall Balai Kota Semarang, Rabu (12/11). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Bayangin, tulisan kamu bisa nongol di layar lebar! Itulah ide gokil dari Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. Lewat peluncuran buku antologi cerpen “Kampungku dan Kota Semarang”, Bu Wali ngajak anak muda dan warga kota buat nggak cuma jago nulis, tapi juga berani adaptasiin karya jadi film pendek.

Acara peluncuran buku ini digelar di Hall Balai Kota Semarang, Rabu (12/11), sebagai puncak dari program Aktivitas Warga Pintar (AWP) Bercerita sekaligus perayaan Hari Literasi Nasional. Ratusan pelajar dan pegiat literasi hadir, membawa semangat baru buat bikin Semarang makin kreatif.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kota Semarang, FX Bambang Suranggono yang hadir mewakili Wali Kota bacain pesan langsung dari Agustina. “Bu Wali berharap tahun depan, cerpen-cerpen terbaik ini bisa naik level jadi film pendek. Beliau pengin Semarang dikenal sebagai Kota Sinema,” kata Bambang.

Program ini sendiri diawali dari lomba dan workshop penulisan cerpen yang diikuti sekitar 2.000 peserta dari anak SD sampai masyarakat umum. Dari ribuan karya, terpilih 90 cerpen terbaik yang akhirnya dibukukan jadi tiga antologi: kategori SD, SMP, dan SMA/Umum.

Mengerti Lingkungan

Menurut Bambang, literasi yang digagas Pemkot bukan cuma soal bisa baca-tulis. “Tema Kampungku buat SD dan SMP supaya anak-anak ngerti lingkungannya, sementara Kota buat SMA dan umum biar mereka belajar kontribusi nyata,” jelasnya.

Lucunya, ada peserta SMA yang nulis soal literasi kopi. “Padahal Semarang nggak punya kebun kopi, tapi bisa banget jadi kota budaya kafe dan barista kreatif,” tambah Bambang.

Biar makin semangat, Pemkot juga bagi-bagi penghargaan total Rp194 juta buat para pemenang dari tiga kategori. Program ini bahkan dilirik Bank Indonesia dan beberapa kampus karena dinilai bisa jadi gerakan literasi berkelanjutan tanpa ngandelin APBD.

Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Mualim, juga kasih jempol. Menurutnya, lewat menulis, anak muda bisa ikut nyiptain sejarah baru. “Cerita soal Lawang Sewu udah sering, tapi kisah kampung-kampung di Semarang tuh masih banyak yang belum tersentuh,” ujarnya. (tebe)

 

You Might Also Like

327 Desa di Jateng Pilih Jalan Antikorupsi

Semarang Zoo Bidik 60 Ribu Pengunjung Selama Libur Lebaran

Atasi Banjir Semarang, Agustina Wilujeng Bangun Rumah Pompa Baru di Petudungan

Gara-gara OTT KPK, THR ASN Belum Cair

Luthfi Sidak Proyek Perbaikan Jalan Parakan-Patean

TAGGED:agustina wilujengantologi cerpen pemkotpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pompa Baru, Harapan Baru: Semarang Gaspol Lawan Banjir!
Next Article Korupsi Cilacap Bermula dari Kebijakan Bupati Sebelum Yunita

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jateng Mau Sulap 70 Persen Sampah Jadi Listrik, Mimpi atau Jalan Keluar?

96 Ribu Pejabat “Belum Lapor”, MAKI: KPK Jangan Cuma Kasih Angka, Spill Namanya!

MBG Lima Hari Aja? Santai, Daerah 3T Dapat “Bonus Sabtu”

Bukan Sekadar Haul, Ini “Push Rank” KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional

Haji 2026 Tetap Berangkat, Meski Timur Tengah Lagi Panas-Panasnya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Sorotan Baru soal Tambang Liar di Lereng Slamet

Desember 7, 2025
Info

Bukan Sekadar Kompetisi, Christopherus Music School Cari Musisi Berkelas

Maret 19, 2026
Pemkot Semarang resmi luncurkan Lawang Sewu Short Film Festival (LSSFF) 2025 bareng sutradara Hanung Bramantyo. Festival ini jadi panggung bagi sineas muda Semarang untuk angkat cerita lokal dan dorong kota ini jadi pusat perfilman Indonesia yang baru. Foto: dok/humas
Daerah

LSSFF 2025 Resmi Meluncur! Bareng Hanung Bramantyo, Wali Kota Semarang Gas Bikin Kota Sineas

September 16, 2025
Daerah

Terus-terusan Jebol, Tanggul di Dinar Indah Semarang Diperkuat Trucuk Bambu

Maret 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dari Cerpen ke Layar: Bu Wali Mau Semarang Jadi Kota Sinema
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?