Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bos-Bos Tionghoa Diminta Gas Ekonomi Jateng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Bos-Bos Tionghoa Diminta Gas Ekonomi Jateng

Dari Semarang, sinyal kolaborasi baru buat kebangkitan ekonomi Jawa Tengah dikirim langsung oleh Gubernur Ahmad Luthfi. Ia berharap pengusaha Tionghoa bisa jadi motor penggerak ekonomi lokal yang lebih kuat dan inklusif.

T. Budianto
Last updated: Oktober 19, 2025 10:44 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PELANTIKAN PENGURUS: Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng foto bersama pada acara pelantikan pengurus Persatuan Pengusaha Indonesia Tionghoa (Perpit) Jateng periode 2025-2030 di PO Hotel Semarang, Sabtu (18/10) malam. (Foto: Humas Pemprov)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kayaknya nggak mau ekonomi Jateng jalan di tempat. Dalam momen pelantikan pengurus baru Persatuan Pengusaha Indonesia Tionghoa (Perpit) Jateng, ia langsung “nglempar tantangan” ke para pengusaha Tionghoa: ayo dong, ciptain ekonomi baru yang bikin Jawa Tengah makin ngebut!

Acara yang digelar di PO Hotel Semarang, Sabtu (18/10) malam dihadiri juga Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Ketua Kadin Jateng, sampai para pelaku usaha top di daerah ini. “Saya yakin dan percaya pengurus baru Perpit bisa menumbuhkan ekonomi baru, bukan cuma di Semarang, tapi di seluruh Jawa Tengah,” kata Luthfi dalam sambutannya.

Luthfi bilang, Jawa Tengah sekarang udah jadi episentrum pembangunan nasional dan magnet buat investor. Berdasarkan data, realisasi investasi di provinsi ini sampai kuartal III 2025 tembus Rp57 triliun. Menariknya, 65 persen di antaranya berasal dari penanaman modal asing (PMA).

“Perpit hari ini harus bisa ikut mewarnai pembangunan di Jawa Tengah, bahkan menyaingi investasi asing dengan kekuatan lokal,” tegasnya. Menurut Luthfi, Jateng punya banyak keunggulan yang bikin investor betah diantaranya tenaga kerja yang kompetitif, keamanan yang kondusif, izin usaha yang makin cepat, dan yang paling penting bebas dari premanisme. Ia juga mendorong agar makin banyak industri padat karya biar lapangan kerja makin luas.

Siap Bersinergi

Tokoh Perpit Jateng, Iwan Santoso, menyebut Perpit siap bersinergi dengan pemerintah buat ningkatin kerja sama ekonomi, baik di dalam negeri maupun dengan komunitas Tionghoa di luar negeri. “Kami ingin jadi jembatan antara dunia usaha dan pemerintah, biar ekonomi Jawa Tengah bisa tumbuh bareng-bareng,” katanya.

Sementara itu, Ketua Perpit Jateng periode 2025-2030, Siek Siang Yung alias Ayung juga nyalain semangat yang sama. Ia apresiasi langkah Gubernur Luthfi yang terus buka ruang investasi dan permudah perizinan.

“Sekarang iklim usaha di Jateng tuh bagus banget, izinnya cepat dan lebih gampang dari sebelumnya. Ini bentuk dukungan nyata Gubernur buat pengusaha,” ujarnya. Dengan semangat bareng-bareng antara pemerintah dan pengusaha, Luthfi berharap Jateng bisa makin kenceng gasnya di lintasan ekonomi nasional. Nah, menurut kalian gimana, gengs? Bisa nggak nih kolaborasi pengusaha Tionghoa dan Pemprov bikin Jateng jadi pusat ekonomi baru Indonesia? (tebe)

You Might Also Like

Jateng Kejar Swasembada: Produksi Digenjot, Irigasi Diperbaiki, Petani Dapat Asuransi

Dor! Eksperimen Brutal Tiga Remaja Grobogan: Coba Bikin Bubuk Petasan, 3 Rumah Meledak

Kasus Influenza A Naik Drastis, Puan Minta Pemerintah Jangan Kecolongan

Jadi Langganan Bencana Alam, Jateng Masuk Prioritas DPN

Pesawat ATR Indonesia Air Transport Rute Jogja-Makassar Hilang Kontak di Maros

TAGGED:ahmad luthfiheadlinepemprov jatengperpit jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Duit Seret, Semangat Tetep Ngegas
Next Article Agustina Tanam Batu, Nyalain Ekonomi Rakyat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Menengok Ulang Kontroversi “Wonderland Indonesia” yang Mengubah Cara Kita Melihat Budaya

Warga Binaan Lapas Purwodadi Belajar Jadi Barista

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

PANIC BUYING: Antrean panjang warga di sebuah SPBU di kawasan Ngaliyan, Kota Semarang, Selasa (31/3/2026). Isu kenaikan harga BBM membuat warga panic buying. (dul)
Ekonomi

BBM Aman, Elpiji Nggak Langka, Pemprov: Tenang, Nggak Usah Panik

April 2, 2026
Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda menilai usulan Cak Imin soal Gubernur dipilih atau ditunjuk Presiden berpotensi menyalahi konstitusi. Foto: dok/ist
Nasional

KPU Rahasiakan Ijazah Capres-Cawapres, DPR Geram: Transparansi Demokrasi Dipertaruhkan

September 16, 2025
Opini

Cukai Khusus Rokok Ilegal: Menimbang Jalan Tengah antara Penertiban dan Keadilan Fiskal

Januari 18, 2026
GAJI - Ilustrasi uang rupiah sebagai gaji bulanan.
Ekonomi

THR Perangkat Desa Purworejo Mundur, Cairnya Baru Tengah Tahun, Sabar ya Bos..

Maret 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bos-Bos Tionghoa Diminta Gas Ekonomi Jateng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?