Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Genjot Industri Hijau: Panel Surya & Gas Alam Jadi Andalan Transisi Energi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sirkular

Jateng Genjot Industri Hijau: Panel Surya & Gas Alam Jadi Andalan Transisi Energi

Masa depan industri di Jawa Tengah mulai diarahkan ke energi bersih. Pemprov Jateng menargetkan panel surya dan gas alam jadi bahan bakar utama transisi menuju kawasan industri hijau.

T. Budianto
Last updated: Oktober 2, 2025 9:17 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Sekda Jateng, Sumarno. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG–  Pemprov Jateng mulai serius dorong industri hijau. Langkah awal transisi energi itu dengan memakai energi alternatif. Sekda Jateng, Sumarno bilang, panel surya dan gas alam bisa jadi pilihan untuk digunakan di industri.

“Transisi energinya bertahap. Kita dorong di beberapa kawasan industri juga menggunakannya,” katanya usai Rapat Koordinasi Bidang Indag di Kabupaten Semarang, Kamis, (2/10).

Ia menyebut, pemakaian gas alam atau CNG sudah mulai dijalankan di Jateng. Pemasangan transmisi gas dari Cirebon-Semarang (Cisem) juga sedang proses. “Selain lebih ramah lingkungan, sebetulnya CNG itu produk dalam negeri,” lanjutnya.

Jateng punya BUMD yang siap ikut main. PT Jateng Petro Energi didorong memperbanyak produksi CNG. Gas itu bisa dipakai industri kecil sampai besar. Sumarno juga wanti-wanti soal izin usaha dan Amdal. Katanya, semua harus patuh biar lingkungan tetap aman. Apalagi Jateng punya dua beban: pangan dan industri.

Rengganis Pintar

Kepala Disperindag Jateng, July Emmylia, ikut nimbrung. Ia bawa program Rengganis Pintar buat percepat industri hijau. “Market driven sekarang sudah wajib sertifikat IUDR dan FSC. Kalau tidak kita segera kejar, kita akan kehilangan market,” kata Emmy.

Ia sebut green market action sudah di angka 79,12 persen. Artinya, harus segera digenjot biar ekspor tidak anjlok. Program Rengganis Pintar bantu IKM. Mulai dari forum konsultasi, komunikasi, sampai indeks siap hijau.

Pelaku IKM juga dikasih sertifikat gratis. “Target jangka pendek, tambah jumlah pelaku industri bersertifikat hijau. Jangka panjang bikin roadmap,” jelasnya. Menurut Emmy, arah kebijakan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi sudah jelas. “Pada 2028 nanti, pembangunan daerah didorong lewat potensi lokal dan industri hijau,” tegasnya. (bae)

You Might Also Like

Lebaran ke Solo? Jangan Lupa Mampir ke Safari Raya Festive

Pantura Kebanjiran: BBM dan Gas Aman

Wagub Jihan Minta Orang Tua Melek Digital

Gereja Blenduk Comeback! Jadi Ikon Kota Lama, Makin Kinclong dan Sarat Makna Toleransi

Ramadan Fest Jateng: 52 Stand UMKM Buka Lapak di Halaman Gubernuran

TAGGED:energi hijauheadlinepemprov jatengsekda jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PLTSa Jatibarang, Impian Besar yang Tumbang Gara-Gara Gas Seret
Next Article Polisi menangkap pemuda berinisial WFT yang disebut sebagai 'Bjorka'. Polisi Tangkap Bjorka, tapi Gak Yakin Sosok Itu ‘Bjorka’ yang Pernah Hebohkan Indonesia

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Asyik Joget Dangdut, Motor Dibawa Kabur

Sekda Minta Satpol PP Lebih Humanis

Suami di Kebumen Ngamuk: Istri dan Mertua Tewas Dianiaya

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Jalan Undip-Unnes Akhirnya “Naik Kelas”

April 29, 2026
Viral

Stop Ngabuburit di Rel! KAI Daop 4 Semarang: Itu Zona Merah

Februari 26, 2026
BGN mengajukan anggaran untuk program MBG tahun 2026 sebesar Rp 335 triliun. Sasaran 82,9 juta penerima. Dalam setiap bulan sebesar Rp25 triliun.
Unik

BGN Ajukan Anggaran MBG 2026 ke DPR Sebesar Rp 335 Triliun

Juli 15, 2025
Wali Kota Solo, Respati Ardi, turun langsung memimpin kerja bakti massal di kawasan Pasar Gedhe hingga bantaran Sungai Kalipepe, Senin (9/2/2026).
Info

Pimpin Kurvei Pasar Gedhe Solo, Respati Sorot Buruknya Manajemen Sampah

Februari 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Genjot Industri Hijau: Panel Surya & Gas Alam Jadi Andalan Transisi Energi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?