Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ribuan Kasus Anak Keracunan MBG, Puan Ngegas: Harus Dievaluasi Total!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

Ribuan Kasus Anak Keracunan MBG, Puan Ngegas: Harus Dievaluasi Total!

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta program MBG dievaluasi total. Menilik, lebih dari 5.000 anak telah menjadi korban keracunan MBG.

R. Izra
Last updated: September 24, 2025 12:44 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ketua DPP PDIP Puan Maharani.
Ketua DPP PDIP Puan Maharani.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG), mendapat sorotan lebih tajam belakangan ini.

Sudah ribuan kasus keracunan MBG terjadi. Berdasarkan data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) lebih dari 5.000 anak jadi korban.

”Dalam pemantauan kami, 5.360 anak mengalami keracunan. Jumlah ini bahkan bisa lebih seiring kasus yang terus terjadi dan sebagian ditutupi,” kata Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji, Kamis (18/9/2025).

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani, turut memberikan sorotan. Gak tanggung-tanggung, Puan minta program MBG dievaluasi total.

“Evaluasi itu harus dilakukan secara menyeluruh, jangan cuma saling lempar kesalahan. Harus dibenahi bareng biar gak keulang lagi,” kata Puan di DPR, Selasa (23/9/2025).

Puan menekankan, MBG itu penting banget buat ningkatin gizi anak Indonesia.  Jadi bukan sekadar ‘program bagi-bagi makanan’, tapi investasi buat masa depan generasi muda.  Karena itu, soal keamanan & kualitas gizi gak boleh main-main.

“Fokus kita adalah memperbaiki, bukan mencari kambing hitam,” ujar Puan.

BGN akui ribuan kasus keracunan MBG

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyampaikan, sebanyak 4.711 porsi MBG telah menyebabkan gangguan kesehatan hingga ditetapkan menjadi kejadian luar biasa (KLB) hingga 22 September 2025.

BGN membagi 4.711 kasus tersebut ke tiga wilayah, yakni Wilayah I mencapai 1.281 kasus, Wilayah II mencapai 2.606 kasus, dan Wilayah III meliputi 824 kasus.

“Jadi total catatan kami itu ada sekitar 4.711 porsi makan yang menimbulkan gangguan kesehatan,” ujar Dadan dalam konferensi pers di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025).

“Dan perlu Anda ketahui bahwa sampai hari ini BGN sudah membuat 1 miliar porsi makan,” sambungnya.

Menurut Dadan, penyebab keracunan MBG macem-macem. Mulai dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum terbiasa masak dalam porsi besar, hingga supplier bahan baku gonta-ganti yang bikin kualitas gak terkontrol.

Anggaran MBG 2026 gede banget

APBN 2026 udah ketok palu, anggaran MBG tembus Rp 335 triliun. Berdasarkan fungsi, anggaran Makan Bergizi Gratis bersumber dari tiga sektor, yaitu pendidikan Rp 223 triliun (83,4 persen), kesehatan Rp 24,7 triliun (9,2 persen), dan ekonomi Rp 19,7 triliun (7,4 persen).

Adapun berdasarkan jenis belanja, 97,7 persen atau Rp261 triliun diarahkan untuk belanja barang, terutama pengadaan makanan bergizi. Belanja pegawai tercatat 1,4 persen atau Rp 3,8 triliun, sedangkan belanja modal hanya 0,9 persen.

Duit segede itu tapi kualitasnya masih bikin trauma anak sekolah.

Semua pihak harus komit buat beresin masalah ini, dari dapur umum sampai pengawas

“Program ini jangan sampai cacat gara-gara kelalaian teknis. Anak-anak kita bukan kelinci percobaan,” tegas Puan.

Intinya, Puan minta reset total buat MBG. Karena kalau ribuan anak masih terus keracunan, gimana mau disebut makan bergizi gratis? Yang ada malah makan bergizi gratis + bonus masuk IGD. (*)

You Might Also Like

Listyo Sigit Absen Sambut Prabowo, Ngambek karena Isu Pergantian Kapolri Makin Panas?

THR 13 Ribu PPPK Paruh Waktu di Jateng Cair 13 Maret

ARPI Sorot Status Karyawan SPPG: Itu Masuk Kategori Pekerja, Kenapa Disebut Relawan?

Lahan 16,4 Hektare yang Bikin Heboh, Siapa Sebenarnya Pemiliknya? Ini Suara Nusron

Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2025, Kapolres Banjarnegara Ingatkan Soal Ini

TAGGED:evaluasi totalheadlinekeracunan MBGMBGpuan maharani
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi Hutan Tanaman Industri (HTI), solusi untuk lahan kritis plus dukung EBT. Hutan Tanaman Industri untuk Biomassa, Kemenhut: Rehabilitasi Lahan Kritis dan Dukung EBT
Next Article Cuma Dua Nama Masuk Bursa Ketua KONI Jateng, Siapa yang Bakal Menang?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Walhi: Banjir Itu Bukan Takdir

Oktober 30, 2025
Fokus

MTQ Rampung, Simpang Lima Langsung Dibersihkan

September 20, 2026
Kepadatan di Stasiun Tawang menjelang nataru Minggu (21/12/2025). (dul)
Info

Stasiun Tawang Semarang Mulai Sesak, Pemudik Nataru 2025 Gas Lebih Awal

Desember 22, 2025
Info

Ironi Gempa NTT! Korban Meninggal di Pengungsian Lebih Banyak daripada saat Kejadian

September 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ribuan Kasus Anak Keracunan MBG, Puan Ngegas: Harus Dievaluasi Total!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?