Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ngulik Purwokerto, Sejuk, Unik, Ngapak, dan Bikin Betah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Ngulik Purwokerto, Sejuk, Unik, Ngapak, dan Bikin Betah

Bagi yang mencari keseimbangan antara modernitas dan tradisi, Purwokerto bisa jadi jawabannya. Dari alam, budaya, kuliner, sampai sejarah, semuanya ada. Kota Ngapak ini membuktikan kalau istimewa itu nggak harus selalu diumbar, cukup dirasakan.

Nugroho P.
Last updated: September 10, 2025 8:54 am
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Menara Teratai, salah satu ikon Purwokerto.
SHARE

BACAAJA, PURWOKERTO – Kalau Jogja punya tagline “Jogja Istimewa”, Purwokerto mungkin nggak punya branding sekeren itu. Tapi jangan salah, kota yang ada di kaki Gunung Slamet ini justru punya pesona lain: kenyamanan.

Contents
Kota dengan Dialek yang UnikTempat Lahirnya Tokoh BesarWisata Alam yang Bikin AdemKota Sejarah dengan Jejak PahlawanSurganya Kuliner NgapakKota Pendidikan dan Transit yang RamahKota Biasa dengan Rasa Istimewa

Bayangin aja, udara sejuk, jalanan yang masih dipayungi pepohonan rindang, lalu lintas yang relatif lancar meski jadi rumah ratusan ribu mahasiswa. Nuansa klasik dan modernnya berpadu pas, bikin Purwokerto terasa akrab dan ramah.

Buat banyak orang, kota yang terletak di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah ini jadi tempat singgah yang lama-lama bikin jatuh hati. Dari sejarah, budaya, sampai kuliner, semua punya daya tarik sendiri.

Kota dengan Dialek yang Unik

Bahasa sehari-hari orang Purwokerto adalah Jawa Banyumasan alias Ngapak. Logatnya yang khas sering dianggap lucu, padahal justru itulah daya tariknya. Banyak konten kreator sampai komika lahir dari sini karena berani bangga dengan dialek Ngapak.

Selain bahasa, Purwokerto juga punya musik khas: kentongan atau thek-thek. Dari yang dulu hanya sekadar bambu dipukul, kini berkembang jadi pertunjukan musik masif dengan puluhan pemain. Perpaduan kentongan, calung, suling, sampai angklung bikin musik ini punya warna khas Banyumas yang nggak bisa ditiru daerah lain.

Tempat Lahirnya Tokoh Besar

Jangan remehkan Purwokerto. Kota ini pernah melahirkan banyak nama besar. Dari panggung hiburan ada Mayangsari, S. Bagio, sampai Titiek Sandhora. Dunia olahraga punya legenda bulutangkis Christian Hadinata, sementara dunia politik pernah mengenal sosok menteri seperti Supardjo Rustam.

Nama besar lain adalah Ahmad Tohari, penulis Ronggeng Dukuh Paruk yang karyanya mendunia. Dan tentu saja, pahlawan nasional Jenderal Gatot Subroto lahir di tanah Ngapak ini.

Wisata Alam yang Bikin Adem

Kalau ngomongin wisata, Purwokerto nggak kalah saing. Ada Kebun Raya Baturraden yang jadi satu-satunya kebun raya di Jawa Tengah, lengkap dengan greenhouse anggrek dan koleksi tanaman langka. Dari sini, mata dimanjakan pemandangan kota, bahkan bisa melihat hingga ke Pulau Nusakambangan.

Hutan Pinus Limpakuwus juga wajib dikunjungi. Selain udara segar, ada area camping luas dan pemandangan sapi merumput yang jarang dijumpai di kota besar. Belum lagi curug-curug cantik seperti Curug Cipendok, Curug Ceheng, atau Telaga Sunyi yang bikin rileks seketika.

Kota Sejarah dengan Jejak Pahlawan

Purwokerto juga punya sisi sejarah yang kuat. Di sini ada Museum Panglima Besar Jenderal Soedirman yang megah, lengkap dengan patung kuda perunggu seberat 5,5 ton. Tempat ini bukan sekadar spot wisata, tapi juga ruang belajar tentang perjuangan bangsa.

Jangan lupa, Purwokerto juga menyimpan jejak lahirnya Bank Rakyat Indonesia (BRI). Museum BRI berdiri untuk mengenang jasa Raden Bei Aria Wirjaatmadja, tokoh lokal yang mendirikan bank rakyat pertama di tanah air.

Surganya Kuliner Ngapak

Kalau soal kuliner, Purwokerto juaranya. Tempe mendoan hangat dengan cabai rawit jadi ikon kota ini. Ada juga sroto Sokaraja yang gurih dengan bumbu kacang, tahu brontak, sampai empal basah yang bikin nasi nambah terus.

Buat yang suka unik, coba keong kuah pedas atau dage goreng tepung yang renyah. Makanan-makanan ini nggak cuma bikin kenyang, tapi juga jadi bagian dari identitas kota.

Kota Pendidikan dan Transit yang Ramah

Dengan banyaknya kampus besar, Purwokerto jadi magnet mahasiswa dari berbagai daerah. Atmosfernya hidup, tapi nggak bikin sesak. Banyak yang menyebut Purwokerto sebagai “kota transit” karena letaknya strategis di jalur selatan Jawa Tengah. Tapi buat sebagian orang, transit itu justru berubah jadi “betah menetap”.

Itulah kenapa Purwokerto juga dikenal sebagai kota pensiunan. Banyak pejabat atau perantau memilih menetap di sini karena suasana yang damai dan fasilitas kota yang cukup lengkap.

Kota Biasa dengan Rasa Istimewa

Purwokerto memang nggak pakai tagline “istimewa” kayak Jogja. Tapi justru karena kesederhanaannya itulah kota ini terasa lebih hangat. Nggak terlalu ramai, nggak terlalu sepi, tapi pas buat hidup nyaman.

Bagi yang mencari keseimbangan antara modernitas dan tradisi, Purwokerto bisa jadi jawabannya. Dari alam, budaya, kuliner, sampai sejarah, semuanya ada. Kota Ngapak ini membuktikan kalau istimewa itu nggak harus selalu diumbar, cukup dirasakan. (*)

You Might Also Like

Tikungan Bromo Bikin Heboh, Kuda Lepas Hantam Kijang Innova

Lampung Tuan Rumah Porwanas 2027

Benteng Pendem Ambarawa: Kini Tak Lagi Sunyi

Tragedi Haji Ilegal, 1 Warga Madura Meninggal Kehausan di Padang Pasir

Semarang Zoo Carikan Jodoh Orang Utan

TAGGED:banyumaskota ngapakpurwokertosejarah purwokertotentang purwokerto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sejumlah lembaga dan universitas di Jawa Tengah yang bekerjasama dengan Pemprov Jateng terkait pengadaan lapangan kerja di Jawa Tengah Lowongan Kerja Kekinian di Jawa Tengah? Intip AyoKerjo Jateng, Solusi Cari Kerja Anak Muda
Next Article Menteri Purbaya, ya? Mungkinkah dia cuma jadi bayang-bayang Luhut Binsar Panjaitan, ikut-ikutan tanpa suara sendiri? Atau malah jagoannya Luhut yang siap jadi pemain cadangan di panggung besar?. Gambar ilustrasi: Tim Kreatif/dok.  Dari Bayangan Luhut ke Menteri Keuangan: Purbaya Si Anak Buah Kini Jadi Bos

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

JALAN RUSAK - Beberapa titik Jalan Untung Suropati Kalipancur yang rusak dan menimbulkan banyak debu dan membahayakan pengendana, Selasa (7/7/2026). Menurut warga, jalan baru diperbaiki lalu rusak lagi setelah terus-terusan dilintasi truk pengangkut galian C. (dul)

Warga Keluhkan Jalan Kalipancur Rusak Lagi: Baru Ditambal 3 Hari, Dihajar Truk Langsung Jebol!

PANTAU SAMPAH--CCTV berbasis AI milik Pemkot Semarang bisa mendeteksi volume sampah di setiap tempat pembuangan sampah. (ist)

Kreatif! AI Pemantau Sampah Semarang Dilirik Ajang Inovasi Dunia

Mahasiswa KKN Jadi Mitra Pemprov Bangun Desa

Bandara Ahmad Yani Kini Dilengkapi Penunjuk Digital

Sobo Roworejo, Cara Warga Wonolopo Rawat Tradisi Kampung

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Tidur Orang Indonesia Paling Buruk di Asia, Ada Apa?

September 12, 2025
Unik

Bobby Kertanegara Dapat Sorotan Tajam!! Ketika Kucing Presiden Mendapat Perlakuan Berlebihan

Juli 17, 2025
Ilustrasi berbagai jenis gula.
Tips

Lebih Aman Pakai Gula Buatan atau Gula Murni Saat Buka Puasa? Simak Ini Bedanya

Februari 26, 2026
Viral

Langkah Dua Raja, Duka Satu Keraton yang Menyatu

November 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ngulik Purwokerto, Sejuk, Unik, Ngapak, dan Bikin Betah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?