Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Limbah PLTU Disulap Jadi Paving Premium, Warga Binaan Ikut Cuan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tumbuh

Limbah PLTU Disulap Jadi Paving Premium, Warga Binaan Ikut Cuan

Limbah abu PLTU biasanya identik dengan polusi dan tumpukan sampah industri. Tapi di tangan warga binaan Lapas Nusakambangan, “sampah” itu justru berubah jadi produk kece bernilai ekonomi tinggi. Semua berkat kolaborasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) bareng PLN yang nyulap fly ash dan bottom ash jadi paving block premium.

T. Budianto
Last updated: September 9, 2025 11:42 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BATAKO LIMBAH: Menteri Imipas Agus Andrianto (kiri) dan Dirut PLN Darmawan Prasodjo (dua dari kiri) mendengarkan penjelasan tentang pembuatan batako berbahan baku limbah PLTU di Workshop FABA Lapas Terbuka, Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jateng, Selasa (9/9). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, CILACAP- Siapa sangka limbah abu PLTU yang biasanya cuma jadi tumpukan tak berguna, sekarang bisa disulap jadi paving block kece dan batako bernilai jual tinggi. Semua itu hasil kolaborasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) bareng PLN, plus tangan terampil warga binaan di Lapas Nusakambangan.

Program ini bukan cuma bikin lingkungan lebih ramah, tapi juga jadi ajang pemberdayaan buat para warga binaan supaya bisa produktif lagi. Menteri Imipas, Agus Andrianto, bilang model pelatihan ini sengaja dibuat supaya mereka bisa balik ke masyarakat dengan skill baru.

“Warga binaan dilatih untuk kembali produktif, dan hasilnya bisa langsung dipakai untuk mendukung program pembangunan rumah murah,” kata Agus saat meninjau Workshop FABA (Fly Ash Bottom Ash) di Lapas Terbuka Nusakambangan, Selasa (9/9).

Kerja sama ini ternyata udah jalan di 12 lapas, dan bakal terus diperluas. Fokusnya: bikin material bangunan dari abu terbang (fly ash) dan abu dasar (bottom ash) pembangkit listrik.

Pengganti Semen

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, sampai salut dengan hasil kerja warga binaan. “Produk yang dihasilkan sangat premium, kualitasnya oke banget, dan punya pasar di industri,” ujarnya.

Menurut Darmawan, limbah ini bisa jadi pengganti semen dan pasir, sekaligus membuka lapangan kerja baru. Artinya, bukan cuma solusi lingkungan, tapi juga bikin roda ekonomi jalan.

Hal senada disampaikan Deputi 3 Kantor Komunikasi Kepresidenan, Fritz Edward Siregar. Menurutnya, program ini inline dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. “Kolaborasi lintas kementerian ini jadi contoh nyata, semoga bisa diperluas ke lahan-lahan lain,” jelasnya. Dengan cara ini, limbah bukan lagi masalah, tapi peluang cuan plus kesempatan kedua buat para warga binaan. (*)

You Might Also Like

Dua Putaran, Deg-degan, Fix! Arif Rahman Nakhodai GP Ansor Kota Semarang

Portal 3,4 Meter Bikin Sopir Truk Ngeri Lewat Silayur, Jalanan Jadi Lebih Tertib

Pulang ke Rumah, Rio! PSIS Panggil Lagi Bek Andalan Lama

Tol Trans Jawa Masih Lengang tapi Polisi Udah Siaga

Prabowo di Pidato Kenegaraan: Naikin Gaji Hakim, Bongkar Korupsi, sampai Bikin Beras Surplus

TAGGED:headlinekemenimipaslapas nusakambanganwarga binaan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dana Seret, Venue Minim: PR Berat Jateng Buat Jaga Prestasi Olahraga
Next Article Kondisi hutan yang sudah diubah menjadi lahan sawit. Sayangnya, lahan-lahan ini dikuasai oligarki dan sekarang dalam kondisi mangkrak. Menteri Nusron hanya menonton?. Foto: Greenpeace Indonesia 3,1 Juta Hektar Lahan Sawit Ilegal Dibiarkan Mangkrak! Menteri Nusron Cuma Nonton?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Isu Rusuh Agustus Jilid II, Publik Diminta Waspada

Hanura Desak Prabowo Kejar Dalang Karhutla

Budai Award 2026 untuk Gus Yasin

Kacamata Pintar Jadi Alat Bully, Tren TikTok Disorot

HP Murah Makin Seret, Harga Memori Jadi Biang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

DPR: Mudik 2026 Jangan Jadi Ajang Uji Nyali

Februari 1, 2026
Kondisi hutan yang sudah diubah menjadi lahan sawit. Sayangnya, lahan-lahan ini dikuasai oligarki dan sekarang dalam kondisi mangkrak. Menteri Nusron hanya menonton?. Foto: Greenpeace Indonesia
Info

Gila! Penebangan Hutan Indonesia Nomor 2 di Dunia, Paru-paru Dunia Dibabat

Desember 2, 2025
Massa aksi demonstrasi Pati kocar-kacir berlari setelah polisi menembakkan gas air mata.
Daerah

Aksi Demontrasi Pati Tuntut Bupati Sudewo Mundur Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Agustus 13, 2025
Ekonomi

Bayar Pajak Kendaraan Tak Jauh Lagi, Samsat Corner Juwana Resmi Dibuka

Agustus 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Limbah PLTU Disulap Jadi Paving Premium, Warga Binaan Ikut Cuan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?