BACAAJA, SEMARANG- Kalau biasanya meja biliar identik dengan adu skill dan adu gengsi, beda ceritanya dengan Seri II “9 Ball Fun Competition” di Ceqiu Pool & Cafe Semarang, Selasa (20/1/2026). Di sini, biliar jadi alasan buat kumpul, ketawa, dan saling sapa. Menang boleh, kalah juga nggak masalah, yang penting tetap akrab.
Meski berlabel fun competition, urusan prestasi tetap jalan. Di kategori putri, wakil tuan rumah Jirananda Anissa tampil solid dan keluar sebagai juara setelah menaklukkan sesama wakil tuan rumah Kartika Dewi dengan skor 3-1 di final. Sementara posisi peringkat tiga bersama diisi Tita Alawiyah (HBL) dan Alvita Cicilia.
Di sektor putra, giliran Valen dari Bogati yang unjuk gigi. Ia sukses mengamankan gelar juara usai menundukkan Adam dari Ceqiu. Untuk posisi peringkat ketiga bersama, ada Aldo (Ceqiu) dan Dimas Aji (Inul Vista).
Ketua Pagersemar Fic Indarto sejak awal menegaskan kalau turnamen ini memang bukan soal siapa paling jago. Yang dicari justru suasana cair dan hubungan yang makin dekat antaranggota. “Intinya ini ajang senang-senang. Biar komunikasi tetap nyambung dan silaturahmi jalan,” ujar Indarto yang juga Manager Inul Vista Karaoke ini.
Baca juga: Aji/Agus Juara Ceqiu 10 Ball Double
Menariknya, seri kali ini terasa beda. Panitia membuka pintu buat kalangan media, mulai dari cetak, elektronik, sampai online. Bukan buat liputan doang, tapi ikut main bareng. Konsepnya sederhana: ketemu, ngobrol, dan kenal lebih dekat di luar ruang kerja.
Saat ini Pagersemar punya sekitar 60 anggota, yang berasal dari berbagai usaha hiburan di Kota Semarang, mulai spa, club & bar, rumah biliar, sampai karaoke. Meski begitu, belum semua pelaku usaha tergabung. Lewat event santai seperti ini, Pagersemar berharap makin banyak yang tertarik nimbrung.
Modal Penting
Dukungan juga datang dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang. Kepala Disbudpar Indriyasari, melalui Sekretaris Samsul Bahri Siregar mengapresiasi turnamen ini. Menurutnya, kebersamaan dan komunikasi yang sehat antar pelaku usaha adalah modal penting buat menggerakkan industri pariwisata kota.
Di sisi teknis, Koordinator Biliar Pagersemar Untung Prawiro Negoro memastikan turnamen tetap berjalan fair. Peserta diverifikasi ketat, wajib karyawan aktif, plus sistem handycap maksimal 3+. Tahun ini, akan ada empat seri lagi digelar, yakni 9 Feet pada Maret, Epic (Mei), HBL (Juli) dan Bogati (September).
Baca juga: Semarang Gaspol Jadi Kota Wisata: Event Dibikin Meriah, Kotanya Dipoles Biar Makin Keren
“Selain uang tunai, pemenang dari setiap seri juga berhak atas piala bergilir Kadisporapar Kota Semarang,” jelas Untung yang juga General Manager Ceqiu Pool & Cafe Semarang ini.
Di Pagersemar, bola memang bisa meleset, stik bisa salah arah, tapi satu hal nggak boleh hilang: obrolan, tawa, dan rasa guyub. Karena di sini, biliar bukan cuma soal skor, tapi alasan biar tetap kumpul dan nggak lupa saling sapa. (tebe)


