Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: 119 SPPG di Jateng Gandeng BUMDes dan Koperasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

119 SPPG di Jateng Gandeng BUMDes dan Koperasi

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jateng ternyata nggak cuma soal anak-anak dapat lauk ayam dan telur. Di balik satu porsi makan, ada roda ekonomi desa yang ikut muter. Total 119 dapur layanan gizi sudah gandeng BUMDes dan koperasi desa. Jadi yang kenyang bukan cuma siswa, tapi juga ekonomi lokal.

T. Budianto
Last updated: Maret 4, 2026 1:36 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PELUNCURAN KOPDES: Para lurah se-Kota Semarang yang diberangkatkan untuk menghadiri peluncuran koperasi desa/kelurahan Merah Putih, di Kabupaten Klaten, Senin (21/7). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Program MBG di Jateng mulai terasa efek gandanya. Sedikitnya 119 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sudah menjalin kemitraan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Rinciannya, 53 SPPG bekerja sama dengan BUMDes dan 64 lainnya bermitra dengan KDKMP. Komoditas yang disuplai pun nggak main-main: ayam, telur, sayur, bumbu, sampai bahan pangan lain, semuanya dipasok dari desa-desa di 35 kabupaten/kota.

Baca juga: Luthfi Klaim Koperasi Merah Putih di Jateng Mampu Serap 68.000 Tenaga Kerja, Bagaimana Perhitungannya?

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, MBG bukan sekadar program bagi-bagi makan. “Program MBG ini bukan sekadar soal makan bergizi. Di dalamnya ada investasi strategis, membangun SDM, sekaligus efek berganda terhadap perekonomian daerah,” ujarnya saat Rakor MBG di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa (3/3/2026).

Integrasi MBG dengan koperasi desa diminta makin dikuatkan. Dari total 8.523 desa/kelurahan di Jateng, sebanyak 6.217 KDKMP atau sekitar 73 persen sudah operasional. Anggotanya tembus 200.007 orang.

Saling Menguatkan

Bahkan, Jateng menyumbang 598 gedung KDKMP, sekitar 35 persen dari total nasional. Angka yang cukup bikin percaya diri. “Saya minta para bupati dan wali kota melakukan konektivitas antara MBG dengan koperasi di daerah masing-masing. Ini harus linear dan saling menguatkan,” tegas Luthfi.

Sebagai lumbung pangan nasional, Jateng juga menargetkan produksi padi 2026 sebesar 10,55 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), naik 12,22 persen dari tahun sebelumnya. Target ini dipasang bukan cuma buat stok beras aman, tapi juga buat jaga napas ekonomi desa tetap panjang.

Baca juga: Sekda: Jangan Sampai Koperasi Merah Putih Ikut “Rontok

Sementara itu, Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas mengingatkan agar SPPG nggak ambil jalan pintas dengan belanja ke grosir besar di luar daerah. “Jalannya ekonomi UMKM di desa itu ya lewat SPPG. Jangan lagi cari grosir jauh-jauh. Libatkan koperasi desa, BUMDes, petani, peternak, dan nelayan,” tegasnya.

Menurutnya, koperasi desa harus jadi agregator sekaligus penyangga harga. Kalau harga gabah, jagung, atau ikan anjlok, koperasi bisa menyerap lalu menyalurkannya lewat skema MBG. Artinya, satu piring makan siang bisa jadi “jalur distribusi” ekonomi rakyat.

Tinggal konsistensinya yang diuji. Karena kalau belanjanya tetap ke pemain besar, ya yang kenyang tetap yang itu-itu saja. Desa cuma kebagian aroma dapurnya. (tebe)

You Might Also Like

Perdana! Flight Internasional Kuala Lumpur-Semarang Ludes Terjual

Bajaj Lagi Naik Kelas: dari Kendaraan Jadul ke Transportasi Digital

Heboh! Bupati Pati Sudewo Dikabarkan Kena OTT KPK, Camat & Kades Ikut Terseret?

Lowongan Kerja Kekinian di Jawa Tengah? Intip AyoKerjo Jateng, Solusi Cari Kerja Anak Muda

Dua Kerangka Manusia di Bekas Gedung Terbakar Kwitang, Korban Demo Rusuh?

TAGGED:headlinekopdes merah putihMBGpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 274,7 Kilometer Tanggul Raksasa Bakal Bentengi Pantura Jateng
Next Article OTT Lagi, OTT Lagi… Luthfi Ingatkan Jangan Main Api di Birokrasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Berompi Oranye, Fadia Bantah Terjerat OTT: “Demi Allah, Enggak Ada Serupiah pun”

Wali Kota Solo Respati Ardi bertemu perwakilan Kementerian Haji dan Umrah serta Perhimpunan Pengusaha Biro Ibadah Umrah dan Haji Indonesia (Perpuhi) Solo, Rabu (4/3/2026).

Respati Janji Kawal Kepulangan, 120 Jemaah Umrah Solo Tertahan Imbas Perang Iran-AS

OTT Lagi, OTT Lagi… Luthfi Ingatkan Jangan Main Api di Birokrasi

119 SPPG di Jateng Gandeng BUMDes dan Koperasi

274,7 Kilometer Tanggul Raksasa Bakal Bentengi Pantura Jateng

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Opini

Banjir Pesisir dan Dinding Raksasa yang Belum Menjawab

Oktober 25, 2025
Unik

Bandara A Yani Kembali Buka Rute Internasional, Jateng Siap Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Juni 18, 2025
Ilustrasi TikTok.
Tumbuh

Viral Uninstall Massal TikTok, Gara-gara Pengendali Baru ‘Orang Dekat’ Presiden

Januari 31, 2026
Info

Perbaikan Jalur Pantura Dikebut

Februari 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 119 SPPG di Jateng Gandeng BUMDes dan Koperasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?