Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Warung Madura Menjamur di Semarang, Buka 24 Jam hingga Pelosok Permukiman
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Warung Madura Menjamur di Semarang, Buka 24 Jam hingga Pelosok Permukiman

Eksistensi warung sembako Madura di Kota Semarang kian menjamur. Mereka berani buka 24 jam meski lokasinya berada di gang sempit dan pelosok permukiman.

R. Izra
Last updated: Oktober 17, 2025 9:55 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Warung sembako Madura buka di ruko pinggir Jalan Abdurrahman Saleh, Semarang. (bae)
Warung sembako Madura buka di ruko pinggir Jalan Abdurrahman Saleh, Semarang. (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Warung Madura makin menjamur di Kota Semarang. Toko kelontong yang dimiliki perantau dari Pulau Madura ini mudah ditemui di pinggir-pinggir jalan.

Di wilayah Semarang Barat, contohnya. Dua tahun lalu sepanjang Jalan Abdurrahman Saleh belum ada toko berlabel “warung Madura”. Tapi sekarang sudah beda.

Di jalan tersebut, setidaknya ada empat warung yang mencolok. Warung Madura di dekat Kantor Kelurahan Kembangarum membuka lapak di ruko bekas toko roti.

Berjarak kurang dari 1 kilometer ada warung Madura lagi. Lokasinya tak jauh dari Puskesmas Manyaran. Baru berdiri beberapa bulan lalu.

Bergeser 700 meter ke arah selatan juga ada warung serupa. Ia menempati ruko tepat di seberang Asrama Haji Manyaran.

Lalu, ada warung Madura lain meski tokonya agak kecil. Lokasinya tepat di sebelah kantor Pengadilan Tata Usaha Negara Semarang.

Kita baru ngomongin warung Madura yang ada di Jalan Abdurrahman Saleh. Belum di jalan-jalan lain yang lebih strategis.

Bahkan warung Madura tak hanya bertengger di jalan utama. Sepertinya ada semacam tren baru. Banyak yang membuka lapak di jalan-jalan perkampungan.

Di Jalan Candi Kencana, Kelurahan Kalipancur, ada dua warung sembako Madura yang baru buka kurang dari 3 bulan.

Padahal itu jalan sempit di wilayah perumahan.

Ciri Khas Warung Madura

Gampang mengidentifikasi warung Madura. Umumnya warung ini menempati ruko pinggir jalan. Di depannya berdiri etalase kaca berisi deretan rokok dan barang lain yang ditata rapi.

Dagangan seperti sampo hingga kopi saset biasanya dipajang seperti jemuran di atas etalase. Ada pula jajan ciki yang ditumpuk lalu digantung.

Barang jualan yang berat-berat seperti galon dan air mineral kardusan ditaruh luar toko.

Dari kejauhan mudah dikenali. Tokonya terpampang spanduk sederhana bertuliskan “Warung Madura” atau tulisan sejenis.

Ada lagi yang paling menjadi ciri khas dari warung kelontong Madura. Yakni buka 24 jam non stop, nggak pernah tutup.

Tampaknya warung Madura sengaja ambil ceruk pasar berbeda. Warung kelontong lokal sangat jarang yang buka 24 jam. Paling saingannya Alfamart sama Indomaret. (bae)

You Might Also Like

Pemkot Semarang Masih Butuh 63 Dapur SPPG buat Program MBG

Erupsi Gunung Semeru, 32 Kali Gempa Guguran dalam 6 Jam

Vonis Mati Menghantui Awak Sea Dragon Kasus Sabu 2 Ton, Jaksa: Sesuai UU

Partai Orba ‘Ngotot’ Pilkada Balik ke DPRD, Ini Parpol yang Merapat Masuk Barisan

Dua Kerangka Manusia di Bekas Gedung Terbakar Kwitang, Korban Demo Rusuh?

TAGGED:headlineSemarangwarung madurawarung sembako madura
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Amar Zoni dan napi berisiko tinggi lain dipindah ke Nusakambangan. (dok Ditjenpas Jateng) Tak Kapok Jerat Narkoba, Artis Ammar Zoni ‘Dibuang’ ke Nusakambangan
Next Article Ilustrasi masyarakat adat sedang berada di hutan. Putusan MK Bikin Lega: Masyarakat Bebas Berkebun di Hutan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Pramuka Lampung Gaspol Bantu Banjir, Donasi Nyaris Setengah Miliar

Januari 11, 2026
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung pemerintah sebenarnya punya niat baik: anak sekolah kenyang, cerdas, dan sehat. Tapi realitanya, justru banyak siswa keracunan massal di berbagai daerah. Programnya keren di pidato, tapi di lapangan? Bisa bikin perut mules berjamaah.
Opini

Makan Bergizi Gratis, Tapi Rakyatnya Masuk IGD

September 21, 2025
Sirkular

PLN Gandeng Danantara, Energi Hijau Nggak Cuma Wacana

Desember 25, 2025
Daerah

Jateng Siap Bagikan 1.000 Sambungan Listrik Gratis Buat Warga Miskin

Agustus 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Warung Madura Menjamur di Semarang, Buka 24 Jam hingga Pelosok Permukiman
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?